Matheo King Alexander ( Look At Me Dear )

Matheo King Alexander ( Look At Me Dear )
Papa Mertua


__ADS_3

Diandra terus saja mengangguk erat tangan suami nya saat mereka sampai di meja makan, Dimana disana sudah ada Papa mertua nya yang sangat menyeramkan bagi nya.


" Its oke Princess, Papa tidak akan menganggu mu, Berikan senyum yang indah untuk Papa..." Diandra melihat ke arah suami nya, Dan tatapan Matheo membuat nya tenang.


" Salam kenal Papa Mertua, Nama Saya Diandra Anindita, Senang bisa bertemu dengan Papa Mertua. " Diandra ketakutan saat Papa mertua nya tidak merespon apapun .


" Di belakang nama mu sudah harus tersemat nama suami mu ! Jadi jika berkenalan dengan orang lain, Sebut nama suami mu di belakang nama mu ! Kau menantu pertama di keluarga ku. Jadi Kau yang memiliki wewenang tertinggi disini !" Demi Tuhan, Ini sangat menyeramkan bagi nya.


Bagaimana cara Papa mertua nya bicara, Dan tatapan nya membuat lawan bicara nya langsung menciut.


" Panggilkan Anak itu ! Jika dia tidak mau keluar dari kamar nya seret dia !"


" Sayang..." Diandra menatap wanita cantik yang menenangkan Papa mertua nya, Yang dia ketahui adalah Mama Risa.


" Mau sampai kapan dia seperti itu Tarisa ! Sudah seminggu ini dia tidak keluar dari kamar nya ! Katakan pada nya untuk turun menyambut kedatangan Kakak dan ipar nya !" Pelayan tersebut langsung pergi melaksanakan tugas nya.


Disini, Diandra melihat ada Pria muda berwajah Asia seperti nya, dan juga anak bule usia 8 tahunan menatap kagum ke arah nya.


" Hallo Sister, Im Jupiter Mars Alexander, Nice to meet you..." Diandra pun membalas senyuman dari adik bungsu suami nya yang berwajah bule seperti suami nya, Tapi kenapa adik bungsu nya tidak berani menatap ke arah suami nya ?


Apa suami nya begitu menyeramkan ? Hingga adik nya tidak berani menatap suami nya ?


" Hallo, Aku Thunder Alexander Guero, Nice to meet you..." Diandra kembali tersenyum membalas ucapan adik suami nya.


Lalu tak lama datang lagi seroang Pria Asia yang sangat tampan tapi tidak ada aura sedikit pun di dalam diri nya.


Apa ini adik pertama suami nya ? Pria bernama Galaxy Sky Alexander ? Bahkan tanpa memikirkan mereka semua, Pria itu langsung duduk di kursi nya dan mengambil minuman nya


Brak !


Diandra sampai kaget, Bahkan sangking kaget nya, Dia sampai memeluk lengan suami nya.


Ya Tuhan, Menyeramkan sekali keluarga suami nya ini ? Jauh banget dari pandangan dan angan nya selama ini.

__ADS_1


Yang di kira nya Papa mertua nya seperti Matheo penuh kehangatan, Ini sangat jauh berbeda .


" Bisakah kita makan dengan tenang ? Jika tidak bisa kami akan pergi makan di luar saja, Sekalian kami juga akan menginap di hotel saja. " Matheo harus bisa menjadi penengah disini.


Karena saat ini dia menjadi anak paling tua disini, Maka dia harus bisa menempatkan diri nya sesuai tempat nya.


" Tolong ! Istri ku tidak terbiasa dengan bentakan dan suara yang tinggi ! Karena di tempat tinggal kami, Tidak akan yang meninggikan suara nya saat di meja makan !" Sebenar nya Matheo juga tidak tega berbicara seperti ini .


Tapi jika dia tidak melakukan ini, Akan banyak hati yang akan tersakiti nanti nya.


" Disini ada Jupiter yang masih kecil, Apa dia juga harus ikut menanggung kesalahan para orang dewasa ? Jika iya, Maka dengan senang hati Theo membawa nya ke Indonesia. " Melihat istri nya yang mulai mengeluarkan air mata nya, Alex hanya bisa menghela nafas nya disini.


Jika dia terus berada disini, Maka dia tidak bisa menjamin lagi emosi nya tidak di pancing oleh Sky lagi.


Karena putra nya sudah seperti mayat hidup yang kehilangan segala gala nya.


" Kalian makan lah ! Selera makan ku hilang !" Papa mertua nya langsung meninggalkan meja makan.


Apa setiap hari nya selalu begini Meja makan rumah ini ? Tidak ada kehangatan sedikit pun ? Yang ada hanya ketegangan seperti ini ?


" Bawakan makanan nya meja makan di belakang ! Biarkan kami makan disini bertiga. "


" Princess, Bawa Mama bersama mu, Kalian akan makan di belakang oke..." Diandra mengangguk saat Matheo mengelus kepala nya dengan sayang.


Risa merasa bahagia dengan perlakuan lembut Matheo pada istri nya.


Setelah kepergian istri dan Mama nya, Berserta Jupiter, Tinggal lah Matheo, Sky dan Thunder di meja makan ini.


" Apa yang membuat mu seperti ini ?" Tanya Matheo pada Sky.


Sementara yang di tanya tidak bereaksi apa pun, Hanya fokus pada cangkir yang di pegang nya saat ini.


" Sky ! Hidup mu bukan hanya terpaku pada satu titik ! Ada Mama, Pikirkan bagaimana perasaan Mama pada mu ! Kau lihat, Hubungan Mama dan Papa merenggang. Tidak kah kau kasihan pada mereka ? betapa mereka sangat menyayangi mu, Bahkan aku berani bersumpah atas nama ku sendiri, Bahwa kau lah satu satu nya putra yang di banyak di pegang dan di urus oleh Papa. Kau adalah anak Terhebat mereka ! Jadi tolong, Jangan biarkan Langit mereka hancur karena mu yang seperti ini. !"

__ADS_1


" Aku selesai !"


" Sky ! Berhenti di tempat mu ! Kita belum selesai !!"


" Tapi aku sudah selesai ! Selamat malam !"


" Galaxy Sky Alexander !!!" Emosi Matheo Benar benar di uji saat ini.


Adik nya ini benar benar membuat nya marah saat ini, Dimana Sky tidak lagi memperdulikan orang orang di sekitar nya dan hanya berteman dengan kesedihan nya sendiri.


" Jangan pernah menganggu ku ! Urus saja urusan kalian masing masing !"


" Sky !!!!" Bentak Matheo menggelegar.


Diandra langsung berlari saat mendengar suara suami nya yang begitu sangat mengerikan, Dan saat Matheo ingin menghentikan Sky, Diandra yang lebih dulu menghentikan langkah nya.


" Sayang..." Tatapan Tajam siap membunuh nya langsung berubah seketika saat melihat kedua mata bening istri nya yang seperti nya juga takut mendengar suara nya tadi.


" Maafkan aku Princess, Maafkan aku sayang..." Matheo langsung memeluk tubuh istri nya dan menghujani nya dengan pelukan dan ciuman yang bertubi tubi di seluruh wajah istri nya dan puncak kepala nya juga.


Hal itu membuat Risa semakin bahagia di saat kesedihan lain nya, Dia bahagia karena Matheo, Pangeran Es keluarga nya bisa menikah dan bersikap begitu lembut dan hangat nya pada seorang wanita yang juga tak kalah lembut nya.


Tapi, Disisi lain, Tarisa merasakan kesedihan nya karena langit terindah nya tengah berduka dan hancur.


" Mama ikut bahagia melihat kalian berdua, Jangan pernah khianati pasangan kalian, Jujurlah dalam berumah tangga, Itu adalah pondasi awal dari sebuah ikatan suci pernikahan, Karena saat keluar bersaksi di depan Tuhan, dan berjanji atas nama kalian sendiri, Maka saat itu lah kalian memegang kewajiban kalian masing masing, Dan Kamu sayang...." Risa mendekat ke arah Diandra menantu nya dan menggenggam erat tangan nya.


Diandra yang di perlakukan seperti itu pun merasa sangat bahagia dan tersentuh oleh perhatian nya.


" Apapun kesalahan suami mu kelak, Jika dia berbuat salah pada mu, Tolong maafkan kesalahan nya, Dan Mama akan mengajarkan nya lagi jika dia bersalah !" Tanpa terasa air Mata Diandra dan Tarisa jatuh dengan sendiri nya.


Kedua wanita beda generasi itu saling memeluk dan mencurahkan kasih sayang mereka masing masing.


...🌼🌼🌼...

__ADS_1


__ADS_2