
Diandra menatap heran jalanan yang sedang mereka lewati saat ini, Karena jalan yang mereka lewati bukan jalan menuju kerumah.
Kini tatapan Diandra tertuju pada suami nya yang terus saja memeluk nya saat ini, Dimana mereka baru saja pulang dari acara pesta tadi.
" Sayang, Kita mau kemana ? Ini bukan jalan pulang. " Tanya Diandra.
Kini kedua bola mata nya memicing menatap ke arah suami nya yang hanya menyunggingkan senyuman nya saja.
" Sayang..."
" Kita akan ke apartemen Princess, Kenapa ???" Kini kecurigaan Diandra semakin menjadi pada suami nya.
Ke apartemen ? Mau apa mereka ke apartemen ?? Tanya Diandra dalam hati.
Namun saat melihat senyum suami nya, Diandra pun sadar, Bahwa dia tidak akan selamat malam ini.
Dia benar benar tidak akan selamat dan keluar dari jerat Matheo malam ini.
" Jangan bilang kalau kita mau ---?" Anggukan dari kepala Matheo membuat Diandra melengos begitu saja.
Dia sudah tau akal bulus suami nya ini, Yang tingkat kemesuman nya di luar akal sehat nya Diandra jika mereka sudah berdua di dalam kamar.
" Ayo princess. " Ajak Matheo menggandeng tangan istri nya untuk masuk ke apartemen milik nya yang sama sekali tidak pernah di pakai nya, Atau pun di tempati nya.
Hanya selalu rutin di bersihkan saja.
Dan ini adalah kali pertama nya Diandra melihat tempat mewah di ketinggian milik suami nya itu.
" Aku sudah mensetting nya sayang, Pin nya tanggal pernikahan kita, Dan ini hadiah untuk kamu, Dan selamat hari jadi pernikahan yang ke 17 tahun sayang, " Diandra langsung kaget saat mendengar kata kata yang keluar dari bibir suami nya.
Apa kata nya Hari jadi pernikahan yang ke 17 tahun ?
__ADS_1
Ya Tuhan,...kenapa Diandra baru menyadari nya ? bahwa hari ini adalah hari pernikahan nya yang ke 17 tahun, Dan kenapa dia bisa melupakan nya ??
Sadar akan kesedihan istri nya yang seperti menyesal karena melupakan hari ini, Matheo pun berinisiatif untuk mengalihkan pikiran istri nya agar tidak sedih lagi.
Karena dia juga tau, bahwa istri nya mungkin sedang banyak pikiran karena kepergian Prince Alta yang kuliah ke London.
" Bersihkan diri kamu princess, Aku tunggu kamu di balkon, Dan pakaian kamu sudah di siapkan sayang. " Diandra dengan perasaan rasa bersalah nya langsung pergi meninggalkan suami nya.
Dia membersihkan diri nya, dan berganti pakaian nya di kamar mandi.
Dia begitu menyesal kenapa bisa melupakan hal ini ? Hal dimana ini sangat penting bagi nya, Walau dia dulu saat menikah belum mencintai suami nya, Tapi Matheo begitu tulus mencintai diri nya tanpa pamrih, Tanpa meminta balasan.
Apalagi saat dia mengetahui, Bahwa Matheo yang menabrak nya malam itu hingga dia buta dan lumpuh waktu itu.
" Sini princess, Aku bantu membersihkan wajah kamu. " Lihat lah, Betapa hafal nya Matheo dengan kebiasaan nya setiap malam atau setiap habis memakai make up.
Diandra pun datang pada suami nya, Dan duduk di pangkuan Matheo, Kapas wajah yang telah di basahi dengan cairan removed make up itu kini menyapu permukaan kulit wajah nya dengan lembut.
" Kenapa melihat ku seperti itu sayang ? Apa ada yang salah ?" Tanya Matheo dengan lembut, Tapi tatapan mata nya serta gerakan tangan nya masih di tujukan nya di wajah cantik itu.
Wajah yang telah menemani nya selama 17 tahun ini, Wanita pertama yang di lihat nya saat bangun tidur, Dan wanita terakhir juga yang di lihat nya saat hendak memejamkan mata nya sebelum terlelap dalam gelap nya malam.
Diandra Anindita, Wanita yang begitu di cintai nya, Wanita yang selalu membuat nya jatuh cinta di setiap saat nya.
Wanita yang membuat hidup nya semakin bahagia dan merasa sempurna karena di sempurna kan oleh hadir nya buah cinta mereka.
Prince Alta King Alexander, Putra pertama mereka yang hadir di tengah badai rumah tangga mereka.
Dan mereka berhasil melewati nya, Seiring dengan berjalan nya waktu.
Lalu, Sih kembar Ars,.
__ADS_1
Arsheila Theora King Alexander dan Arsheela Theora King Alexander.
Sih kembar dengan segala tingkah laku nya yang meramaikan hari hari mereka dirumah besar itu.
Matheo sangat bersyukur atas apa yang di dapatkan nya saat ini, Dia begitu merasa di sempurnakan dengan sosok Diandra yang menyempurnakan diri nya yang terlalu jauh dari kata sempurna.
Dan Diandra lah kesempurnaan itu, Kesempurnaan yang begitu indah di hidup nya.
" Kenapa memperlakukan ku seperti ini ? Kenapa bisa sebegitu luas nya cinta kamu untuk ku ? Bukan hanya untuk ku saja, Tapi untuk anak anak kita ? Kenapa tidak meninggalkan ku saat aku membenci mu dulu ? Saat aku ingin kamu pergi jauh dari hidup ku ?" Gerakan tangan Matheo di wajah Diandra terhenti.
Dia menatap serius pada wajah cantik di depan nya saat ini.
" Dalam cinta, Tidak ada kata kenapa dan mengapa princess, Karena pada dasar nya, Cinta itu Sebuah keharusan. Jika kamu memutuskan kan untuk mencintai seseorang, Berarti kamu harus menerima konsekuensinya, Apapun itu ! "
" Tapi kenapa harus aku ?? Kenapa memilih ku ?? Pada saat itu aku bukan wanita yang sempurna, Walau kamu yang menyebabkan itu terjadi, Tapi kamu bisa memilih untuk tidak bersama ku dan memilih ku. Banyak wanita di luar sana yang lebih dari ku. " Matheo menghapus air mata yang mengalir deras di mata istri nya.
Dia tidak suka melihat mata indah itu menangis, Dia hanya ingin mata itu terus memancarkan cinta untuk nya, Bukan kesedihan seperti ini.
" Jika kamu bertapa kenapa harus kamu ? Jawaban nya hanya satu ! Karena cinta ! Aku mencintai mu karena itu kamu, Diri mu, Dan seluruh hati mu, Aku bisa mendapatkan wanita mana pun yang ku ingin kan hanya dengan sekali tunjuk, Bahkan hingga saat ini, Tapi aku tidak melakukan nya, Karena kamu adalah wanita pertama yang membuat hati ku bergetar untuk pertama kali nya, Kamu Diandra, Kamu, Dan aku hanya ingin kamu yang selalu ada di sisi ku, aku hanya ingin kamu dan diri mu serta anak anak kita yang ingin ku lihat sampai akhir hidup ku ! Kelak jika aku yang lebih dulu meninggalkan mu, Tolong, Jangan pernah buka hati mu untuk orang lain, Karena demi Tuhan, Aku tidak akan tenang nanti nya. Aku hanya ingin, Hanya ada diri ku di sini, Di hati mu, Di hidup mu, Dan di setiap hembusan nafas mu, Aku hanya ingin kamu selalu menjadi milik ku sampai kapan pun, Selama nya !" Diandra langsung memeluk tubuh suami nya.
Di malam ini, Malam yang sangat indah dimana langit begitu indah dengan hadir nya bintang di langit gelap itu.
Kedua nya di temani cahaya-cahaya lampu di luar sana.
Cinta mereka begitu indah, Tida, Bukan cinta mereka tapi cinta Matheo untuk nya, Untuk seorang Diandra Anindita King Alexander.
" Terus lah bahagia, Karena jika kamu bahagia, maka aku juga akan ikut bahagia bersama mu, Karena aku mencintai mu, dengan seluruh hidup ku Diandra. "
...**End ...
...🌼🌼🌼🌼**...
__ADS_1