Mawar Merah(Sarangheo)

Mawar Merah(Sarangheo)
HIDUP BARU


__ADS_3

5 tahun kemudian,


Winda dan siti terlihat menunggu nya di depan rumah,gadis itu sudah lulus s2 beberapa bulan yg lalu. Dia sudah melalui begitu banyak perubahan yg spt bukan dirinya yg dulu,termasuk mewarnai rambutnya dgn warna hitam ke emas an.ia sendiri tak tau kenapa ia memilih warna itu,apakah krna rasa sakit hati nya di tinggal holeh radit,atau kah krn ia ingin jadi spt gadis impian pria itu.


"Lama bgt sih lo war"ucap siti saat sepeda motor putih parkir di halaman,sepeda motor yg sampe saat ini masih awet."Kita hampir telat nih"winda menambahi.


"Ya sabar namanya bukan perusahaan gue...lagian g terlalu penting kan ,jadi telat dikit g masalah".


"Gua ambil tas dulu"ia masuk rumah begitu saja."Kelamaan di luar negri buat dia jdi menjengkel kan ya"desis siti lirih.Dan winda hanya menambahi itu dgn senyuman.Baginya perubahan itu penting dan termasuk utk mawar agar ia terlihat kuat dari luka-luka dimasa lalunya.


"Ayo"mawar muncul dgn tas putih favoritnya dan terlihat lebih sedikit bergaya elegan.


Ketiga gadis itu kemudian meluncur ke SMA cahaya dan berhenti di parkiran,ketiganya memasuki gerbang berlahan.


"War lo tau Riky se sukses apa sekarang....behhh makin kren tau g',,"ujar siti memulai."Syukur lah" jawab mawar spt tak perduli.


"Percaya lo liat aja nanti"tambah siti."Hhhh mudah-mudahan g' ketemu"ujar winda terdengar tak suka.


"Hai"


Rasya mendekati ketiganya,"hampir telat 10 menit ya"ujar nya mencium kening mawar yg kini berstatus sbg tunangan nya.Sudah hampir 1 tahun kedus nya bertunangan dan akan segera masuk ketahap pernikahan dan semuanya sudah di bicarakan dgn matang.


"Hai"


Kali ini ayu yg menegurnya."Hai"blas mawar dgn senyuman pula.Lalu gadis itu berlalu begitu sja."Huhh dasar bule kesasar,kerjaan lo cuma mepetin orang"gerutu siti jengkel.


"Hus g' baik ngomongin orang"sela mawar seperti melerai.


"Hahh jgn-jgn bu anis mau ngumumin pernikahan anaknya dan bule kesasar itu war"Fikiran kotor tiba-tiba menyerbu otak siti."Ia soalnya gosip yg gua denger begitu,bu anis mepet desak anaknya merid"tambahnya.


"Ya bagus dong"jawab mawar terlihat biasa sja."Ia sih"desis siti sambil memasuki aula bersama yg lain."War liat"bisik siti menunjuk ke Panggung,wanita itu dgn gemulai nya berdiri bersama anaknya. Dan lagi-lagi ia terpaku akan paras pria itu yg sekarang terlihat dewasa dan lebih berkharisma.tapi,Rasya menutup matanya.

__ADS_1


"Jngan di liatin lama-lama...bisa jadi bius buat kamu"ucapnya pelan.Mendengarnya mawar menunduk dan tak berani menoleh ke panggung lagi.Radit yg mulai memperhatikan keberadaan mawar menyunggingkan sedikit senyuman nya saat menyadari perubahan yg begitu pasat pada gadis iti.


"Langsung saja ya akan saja panggilkan calon menantu saya utk mendampingi saya di panggung ini"bu anis menyeru.


"Ya tuhan sanggup kah aku menyaksikan siapa yg akan jadi calon istinya,kenapa rasanya sakit"ucap mawar dlam hati.


"Lo liat war dia bakal jemput ayu"bisik siti lagi.Dan final perasaan sakit itu tlh sampai di ubun-ubun.Wajahnya pucat pasih ternyata ia belum bisa menerima org lain utk menggantikan posisinya.


"Ya langsung saja,ini dia menantu saya"jantung mawar berpacu dgn cepat dan rasanya mau meledak.


"Mawar ayunda"


Ya bu anis menyebut namanya,Raut wajahnya berubah lagi."Oh my good bu anis manggil lo war"pekik siti kegirangan.


"Mawar kemari sayang"seru bu anis masih dgn senyuman nya.Mawar semakin gugup apalagi kini mata kini terarah padanya."Jgn kesana"rasya menggenggam tangan nya seolah menyadar kanya.


Yaa menyadarkan nya kalau kini ia tlh jadi tunangan seorang rasya,rasya rahardian pria yg tengah memegang erat tangan nya.2 cincin yg kini tlh menyatu.Tapi di luar dugaan,


"Ummuch...lama kita g ketemu sayang"wanita itu mengecup keningnya spt dulu.Masih dlm keadaan spt tadi,mawar terlihat spt mahluk tak bernyawa.


"Nah ini dia calon menantu saya dan insya alloh minggu depan akan saya resmikan"ucap bu anis lagi."Tapi maaf ibu tdk bisa seenaknya mengambil tunanga saya"seru rasya tiba-tiba mendekat,otomatis semua pandangan kink terarah padanya.Suasana berubah horor.


"Tunangan"desis bu anis heran."Ia dan kami akan menikah minggu depan"jawab nya menunjukkan cincin yg sama di jari mawar.Buru-buru bu anis memeriksa tangan putranya lalu jari mawar,dan tdk ada cincin yg di berikan nya beberapa tahun yg lalu,malah cincin di jari mawar tlh berganti dgn cincin yg sama dgn org lain.


Setelah itu ia menarik mawar turun dari panggung,tapi,


Radit menahan tangan mawar,"lepasin tangan lo"ucap rasya terdengar kasar."Ohhh atau lo sama sekali g' kasih tau nyokap lo kalau hubungan lo dan mawar uda berakhir 6 tahun yg lalu"lanjut rasya.


"Dan harus nya lo malu memperkenalkan org yg slah sbg calon istri lo"tambah rasya lagi.2 pengawal langsung memeganginya."Lepasin gue"ujar rasya tdk mau kalah.


"Lo fikir lo bisa apa hah,lo sendiri yg lepasin mawar jdi jgn salahin gue kalau sekarang dia milik gue"rasya semakin berani saja.

__ADS_1


Buk


Radit manendang wajah rasya lalu mencengkram leher baju pria itu."Lo itu g' ada apa-apanya,lo lemah dan cuma bisa ngandalin pengawal lo dan kekuasaan bokap lo"


Buk


Kembali radit menendang wajahnya."Cukup riky aku mohon lepasin dia"sela mawar melindungi rasya.Bu anis meninggalkan tempat itu begitu saja.


"Singkirkan dia dari hadapan ku"ucap radit kemudian.Dgn sigap kedua pengawal itu menyeret rasya dari tempat itu.


"Lo liat aja ya gua bakal nikahin mawar secepatnya,lo denger itu"rasya masih sempat menyeru dan melawan.


🌹


Kini terlihat mawar dan rasya duduk di gerbang.


"Au"rasya merintih saat mawar mengobati luka-luka nya."Pasti sakit ya"ucap mawar lirih."G' kok asal kamu selalu ada buat aku"balas rasya menggenggam tangan nya,


"kamu tenang aja,g akan ada yg bisa ngambil aku dari kamu,krna dia itu cuma masa lalu"cetus mawar dgn senyuman nya.Rasya tersenyum pula dan membawa gadis itu kepelukan nya.


🌹


Nahhh ini dia sosok raditya dalam halu



Dan ini sosok rasya dlm halu ku berikut dgn sosok mawar .



u

__ADS_1



__ADS_2