
"baaarrr..."
mawar membuka pintu rumah dgn kasar."mawar kamu tidak apa-apa sayang,riky tidak menyakiti kamu kan?"bu anis mendekat dgn wajah cemas nya.
accchhh...
ia mendorong bu anis dgn kasar."aku muak dgn kalian semua,aku muak dgn sandiwara kalian"ia benar-benar marah kali ini.
"bertahun-tahun kalian menipu ku,membiarkan ku menikahi orang yg sama sekali tak ku kenal,masih bisa kalian bilang tak tau apa-apa"mawar mengutarakan semua kemarahan nya.
" kenapa mama biarin radit nipu aku,kenapa mama terlibat dlm sandiwara nya"ia melemah dan menangis.
raut wajah wanita itu memerah."aku sudah tau semua nya ma,pria yg menikahi 7 tahun yg lalu itu orang lain,itu bukan riky ku"rintih nya.
"sayang dengar kan mama ya"wanita itu memegang ke2 bahu nya."tidak ada sandiwara sayang,termasuk rasa sayang mama sama kamu semua nya benar"bu anis mencoba menjelaskan.
"ia mawar selama ini kamu sama radit,riky sedah meninggal 17 tahun yg lalu"rahmat menambahi pula.
"acchhh...kalian semua penipu"mawar menaiki tangga berlahan."mawar kau mau kemana nak,kita bicara kan ini baik-baik ya"bu anis masih mencoba membujuk.
"tidak ada yg perlu di bicara kan lagi,semua nya sudah jelas,dan aku tdk mau hidup dgn org yg tak ku cintai"ucap nya mengumpulkan semua baju-baju nya.
"ayo gibran"ia manarik bocah itu yg sejak tadi mematung memperhatikan ke gaduhan mu itu.
__ADS_1
"aku mau sama papa ma"mawar berhenti karna ucapan sang anak."gibran mau disini,disini gibran tenang dan hidup enak,disana tak ada susu tak ada makanan enak dan..."
"diam...ikut mama sekarang"mawar menarik bocah itu sgn paksa."mau kemana kau bawa gibran"ke2nya di hadang radit di pintu.
"terserah mau ku"mawar menjawab dgn nada ketus."kamu fikir ini lelucon terima kasih krna tlh berpura-pura mencintai ku"mawar kemusian melangkah.
"aku tdk pernah menganggap mu lelucon mawar"seru radit yg menghntikan langkah gadis itu.
"aku tdk pernah berpura-pura,aku menikahi mu krna keinginan ku sendiri"radit membela diri.
"kau masih bisa menyangkal nya"ucap mawar dgn emosi yg meletup-letup.
"ok,mungkin aku menikahi mu krna keinginan riky,tapi...apa kau tak bisa bertanya lagi apa yg aku rasakan setelah nya,coba kau tanya sama ayu biar kau tau semua kejelasan nya"radit mencoba menutur kan
"oh ya 1 hal lagi,aku pasti melupakan mu dan lenyap selama nya dari hidup mu"sambung nya.
"ok,silahkan,tapi jgn harap bisa membawa anak ku,gibran adalah tanggung jawab ku"ia menarik gibran kearah nya.
"kamu fikir aku tak bisa mendapat kan gadis lain lagi,10 kali lipat bisa ku dpt kan jika aku mau"ucap radit dgn amrah nya.
"achhh kembalikan anak ku"mawar balik menarik gibran.sedangkan bocah yg di perebutkan itu menangis,memilih antara ke2nya benar-benar sulit bagi nya.
braakkk
__ADS_1
radit mendorong mawar kelantai."anak ku adalah hak ku,wanita spt mu tak akan bis memberi nya kehidupan yg layak,keturunan ku tdk akan ku biarkan terlantar di jalanan"ucapan radit berubah semakin kasar.
"ardi,,,seret dia keluar"ia kinj beralih pada sang ajudan."lepaskan,kembalikan anak ku"mawar meronta sekuat tenaga nya.
achhhh
mawar menjerit saat ia di seret keluar."kamu kejam radit "teriak nya histeris.
"maaf nona muda silah kan anda pergi"ardi masih sempat memberi hormat sebelum ia menutup pintu.
🌹
mawar menelusuri jalanan dgn tangjsan nya,hatinya terluka krn pilihan nya sendiri.tangisan nya berakhir di makam riky yg bersebelahan dgn makam mertua nya rizal mattew.
"riky...kenapa rasa nya sesakit ini,kenapa kamu membiar kan ku bersama nya,kenapa kau tak membawa ku bersama mu riky..."
"tidak ada guna nya lagi hidup ku ini,kenapa aku tdk mati saja"ia mengadu pada makam itu dgn tangis yg menderu-deru.
tdk ada pengaduan yg tepat kali ini bagi nya.berlahan ia menoleh krna menyadari seseorang berdiri di belakang nyasejak tadi.
dan....
🌹🌷⚘
__ADS_1