
Seperti dugaan nya mawar bersembunyi di rumah winda yg kini tlah menikahi putra.
"mawar lagi keluar cari kerja,tdk ada orang disini mas putra juga lagi kerja"ujar winda seraya memperhatikan ardi yg sejak tadi mematung di belakang.
"ok"riky membalas nya dgn senyuman lalu berbalik.tapi...
"papa"
gibran berlari dan memeluk nya."mama sedang di luar pa"ucap nya."yes my son nanti papa balik lagi ya"jawab nya jongkok dan mensejajarkan diri nya dgn gibran.
"minjam hp pa"bocah itu mengulurkan tgn nya.dgn santai seolah tak ada beban riky menyerahkan ponsel mewah dari kantong nya.
"yeee makasih pa"bocah itu kegirangan kemudian berlari masuk.
"wahh gampang bgt dia biarin ponsel semewah itu,apa tdk ada hal penting disana"batin winda.
berlahan riky melangkah di ikuti ardi."aneh...menakutkan,dan spt..."
"jadi-jadian"winda berubah merinding krn tingkah pria itu lebih absur dari biasa nya,malah lebih mwnyerupai mahluk astral.
🌹
jam 5 sore mawar kembali.
"aku pulang..."ia masuk dgn lesu."hai ma"tegur gibran sibuk dgn hp mewah di tangan nya.
"ya"mawar menjawab dgn simgkat seolah tak menghiraukan putra nya itu.ia mulai memganggap gibran adalah 1 kesalahan.
"gimana war?"winda muncul."zonk"jawab nya."tadi radit kesini"ujar winda.mawar terkejut dan langsung memeriksa ponsel di tgn putra nya.
hhhh
__ADS_1
badan nya terlihat lesu."hp papa ma"ujar bocah itu pula."dia sih g ngomong apa-apa cuman ya...agak aneh"cetus winda.
"menakut kan"lanjut nya.berlahan mawar duduk di kursi."kan dulu udah aku kasih tau war,keluarga nya tuh aneh dan si riky itu kembar dan terbukti kan hg nikahin lo malah si radit itu dan riky bahkan uda maati g ada org yg tau.."winda mulai memhumgkit masa lalu.
tak ada jawaban dari mawar.ia merasa semua ini adalah kebodoban nya sendiri."malam semuanya"putra sudah pulang kerja.
"uda pulang mas,tumben cepat"winda menyambut suami nya itu dgn senyuman."aku kangen sama kamu"balas puta mencubit hidung istri nya.
"aaaa"winda bergelut manja."yo"putra melangkul winda dan sam-sama ke kamar.
"hhhh dasar penganten laknat"mawar mengumpat pelan."gibran kamu ikut papa yg nak"ia kini beralih pada anak nya."ia maa gibran mau"jawab gibran tak ada beban sama sekali.
"hhhj anak ku sendiri bahkan lebih milih dia,apa kurang nya aku?apa krna aku miskin?"batin mawar.
"hmmm"
tiba-tiba riky sudah berdiri di pintu.spontan mawar berdiri."papa"lain hal nya dgn gibran,bertemu dgn ayah nya selalu membuat nya girang.
"tapi"riky spt ragu apa lagi mawar terlihat menjauh kan pandangan nya."mama g mau pa,biarkan aja mama disini,ada om putra disini"ucap bocah itu dgn polos nya.
riky mendesah pelan lalu duduk di sisi mawar.pelan-pelan winda dan putra mengintip dari pintu kamar nya.
"rsa nya aku penasaran apa alasan si radit ini mau menggantikan posisi saudara nya"cetus winda pelan.
sssttt
putra memberi isyaran diam padanya."pulang yo"riky memulai."tidak,aku tdk mengenalimu"mawar bicara dgn nada ketus.
"lagi pula aku mau cerai,berikan surat cerai ku secepat nya"mawar menambahi.
"kamu yakin dgn keputusan mu?"riky spt menggoyah kan hati nya."yakin ga yakin sih,tapi...pokok nya aku mau cerai"mawar mencoba menguat kan hati nya.
__ADS_1
"aku janji akan menjelaskan apa yg sebenar nya terjadi,tapi pulang lah"riky bicara lagi.
"kamu pasti lagi kumat kan?aku tau kok kamu itu aneh"bals mawar."kumat?emang aku sakit apa"riky tertawa kecil.
"gibran ayo"mawr berdiri."bentar ma tanggung nih"jawab bocah itu pokus dgn hp.
"gibran"mawar berubah jengkel."udahan main game nya,ini uda malam"mawar menggerutu.
"achhh mama sih,tuh kan gibran jadi kalah"bocah itu terlihat kecewa.
"tuh lihat hasil didikan kamu,dia berputar hanya di sekitar dunia game,dia bahkan tak perduli jam istirahat nya"mawar berubah menyalah kan pria itu.
"emang main gable bagus,apa didikan mu dan sahabat mu itu uda benar"riky menantang."itu sahabat mu"mawar melotot.
hmmm...
putra dan winda menampak kan diri."selamat malam kak"riky langsung beralih pada abang ipar nya itu."ya"putra membalas nya dgn senyuman.
"mawar kalau da masalah itu jgn di hindari,bicarakan baik-baik"putra spt menasehati.
"ihhh mawar kan uda cerita kemaren"gerutu nya pelan."lebih baik besok kamu pulang ikut suami mu,dan malam ini sebaik nya kalian tidur"putra menambahi.
mawar memutar bola mata malas samil mengucap kan sumpah serapah beberapa kali pada abg nya itu.
"ayo gibran"ujar riky pada putra nya itu.dan apt magnet sang anak langsung menuruti nya.mawar sudah larut malam,tidur lama-lama tak baik buat kamu"putra seolah memberi kode.
tapi adik nya itu spt enggan."buruan"kali ini ia melotot."dasar abg laknat"mawar balik melotot pula lalu mengikuti anak dan suami nya ke kamar.
"hahaha "kedua nya tertawa.
🌹🌷⚘
__ADS_1