
DI dalam kamarnya radit terlihat tertunduk di atas sajadahnya setelah merampungkan shalat isha.Ia seolah meratapi diri akan hidup nya sekarang setelah nekad menerima wasiat konyol dari almarhum saudaranya itu.
Hidup nya kini seolah berantakan dan terjebak dlam lubang ilusi yg ia sendiri tak tau kapan bisa keluar dari sana.
Disisi lain ia begitu mencintai ayu angelina chalista gadis yg nekad mengejarnya dari italia,tapi membayangkan masa depan sang tunangan yg kini bertumpu padanya membuatnya tak bisa mundur lagi.
Berlahan ia merapikan sajadahnya,meraih jaket dan langsung menuju rumah pak hamit,ia harus menyelesaikan ini,tak ingin berlarut-larut lagi krn ia tak ingin menjadi orang bodoh yg bersembunyi dari perbuatannya sendiri.
"eh....nak radit...masuk nak...."
Wanita itu menyambutnya dengan senyuman.Tak tega ia menghapus senyuman itu hanya cuma krna pengakuan nya.
"mawar..ini ada radit...."
Wanita itu memanggil putrinya lagi.Mau tidak mau radit terpaksa duduk dan mulai dgn peran nya lagi. Dgn wajah yg kurang bersahabat mawar keluar dan duduk tidak jauh dari radit.
"selamat ulang tahun ya...."ucapnya berbasa-basi.
"uda telat.."kali ini mawar melotot.Radit mencobanya lagi dan meraih tangan mawar tapi malah di tepiskan gadis itu.
"keluar yuk...ada fllm bagus malam ini..."
Ia mulai mengeluarkan jurus yg lain."g..."jawab mawar memalingkan wajah.Terlihat masih jelas ada kemarahan disana.
"wahhh fllm nya bagus ya pa..apa kita g nonton aja pa...ini fllm terbaik nya RANGGA AZOF loh..."
Bu hamit terdengar sengaja memancing nama aktor pavorit mawar.
"aduhh gimana ya....ikut males,Gua masih bt bgt sama dia tapi kalau g...sayang kan...uhhhh....g bisa liat wajah unyu-unyu nya rangga azof"batin mawar.
"gimana.."sapa radit memastikan."ya uda deh tunggu aja di luar...aku siap2 dulu..."ujar mawar akhirnya membuang egonya.Dgn patuh radit mengangguk dan berdiri.
"maaf kan mawar ya dit...sikap nya harap di maklumi... biarpun sudah 19 tahun tapi fikirannya masih spt anak2..."ucap bu hamit spt menjelaskan.
"ia bu g pa2"balas nya dgn senyuman termanis yg ia punya.Berlahan mawar keluar,
"mawar jangan- jangan kasar-kasar g'ada cowok yg tahan di kasarin..."
Tapi spt nya mawar tdk memperdulikan nasehat ibunya itu,ia berlalu begitu saja.
πΉ
__ADS_1
"kok diam aja sih...masih marah ya..."ujar radit saat di perjalanan.Tapi mawar spt tak perduli.
Kembali radit meraih tangan nya,tapi,
"g usah pegang-pegang..aku g mau berdamai sebelum kamu jelasin ayu itu siapa...."
Kali ini mawar marah-marah,dan radit memilih diam krna memang ia belum siap menjelaskan apapun saat ini.Setibanya di bioskop,
"aku masuk duluan..."
Ia meninggalkan kekasihnya itu saat lagi menunggu pop corn pesanan nya.Berlahan radit mengikutinya dgn 2 box pop corn di tangan nya.
"sendiri ya...sama kita aja yok...kita juga g ada teman nih..."2 orang gadis nekad menggoda nya.Tapi radit spt tak perduli ia trus mencari-cari keberadaan gadis yg tadi bersamanya.
"hai....joya..."
gadis itu nekad mengulurkan tangan nya tapi sebelum sempat radit menerima nya,
"ngapain lo godain tunangan gue...."mawar muncul dan menampar tangan gadis itu.
"kamu juga dari tadi di tunnguin..."mawar beralih pada tunangan nya itu."ohhh....jadi si rempong ini tunangan nya mas...sayang sekali ya..ap g da pilihan lain selain cewek Galak ini...."gadis bernama joya itu mencibirnya.
"sayang uda jgn malu-malu in.."selanya memegangi mawar."kamu yg jgn cari gara-gara...."balas mawar tak mau kalah.
"Tapi aku tadi nyari bin kamu...ayo... kamu duduk dimna biar kita kesana...."bujuk radit mengalah."pegang tanganku"ia berubah jadi cewek fosesip tiba-tiba seraya mengulurkan tangan nya.Berlahan di terima radit.
"ingat...jgn di lepas...aku g mau ntar ada yg keganjenan lagi...."lanjutnya mencibir kearah gadis bernama joya itu.Radit jadi bingung sendiri bukannya tadi mawar yg menolak di sentuh oleh nya,kenapa sekarang jadi kebalikan nya.
"huhhh makanya punya pacar tuh di jaga jgn di biarin berkeliaran sendirian..."seru joya kearah keduanya yg sudah menjauh.
saat fllm usai,
"jadi ini alasan kamu ngajak aku nonton,kamu mau jelasin kalau kamu sama-sama ingin memiliki aku dan bule kesasar itu..."mawar marah-marah tak jelas saat keluar dari bioskop.
"sayang dengerin dulu aku g ada maksud kek gitu,aku jga g tau fllm nya akan spt ini"desis radit spt menyesal krn tlah mengajak mawar menonton."ihhhh nyebelin"gerutu mawar meninggalkan nya.
"mawar tunggu dulu,jgn marah-marah trus"selanya mengejar."aku g peduli pkok nya kamu nyebelin"sergah mawar trus melangkah.Tapi setelah itu ia tak mendengar suara radit mengejarnya lagi."kemana dia"fikirnya menoleh kebelakang,dan,
"haahhh"
Pria itu sudah di kerumurni para gadis-gadis yg terlihat menggodanya,termasuk joya."astaga riky...."jeritnya lalu menarik pria itu dari tengah-tengah mereka."harusnya kamu marah,kamu tolak,jngan mau di nikmatin spt makanan kucing"ocehnyam
__ADS_1
"kok kucing sihh"desis radit jadi bingung sendiri."sekarang pulang"lanjutnya menarik radit kearah mobil.
πππ
Siang ini keduanya terlihat menembus hujan dan sampai di kediaman rizal mattew.
"tuh kan gara-gara kamu jdi basah...lelet bgt...sibuk main hp trus"gerutu mawar kecut."bawel lo jdi cewek"balas radit sambil menyapu rambutnya dgn tangan."uda kok malah berantem sih,gimana kalau uda nikah kalau kerjaan kalian tiap hari berantem trus"sela bu anis muncul.
Dgn segera seorang maid memberikan nya handuk dan baju hangat,setelah itu ia langsung menuju kamar mandi dan mengganti bajunya dgn pakaian hangat tadi.Barulah ia duduk santai di ruang tamu dan sibuk menggeser-geser layar hp nya.pelan-pelan radit mendekat dan duduk di sisi tunangan nya itu.
"dari tadi pelototin hp ngapain aja"ujar radit memulai memecah hening di antaranya."liat-liat foto sexinya oppa korea"jawab nya antusias dan menunjuk kan foto-foto radit di ponselnya.
"hmmm"
"g deng..aku lagi liatin fotonya lee min ho,tadaaaa"kali ini ia benar-benar menunjuk kan foto aktor drame korea pavorit nya itu.Kembali radit mencibirnya.
"cemburu ya,merasa ada yg saingin.."godanya tertawa.Tapi tawanya berlahan mereda krn spt nya tak ada reaksi dari cowok itu.
"hahhhh"
Kembali mawar fokus dgn ponselnya,ia sudah memaklumi sifat radit yg terkadang sering mengabaikan nya dan tak menjawab ucapannya.
"hei"
Pria itu menegurnya lagi."apa sayang"balas nya menoleh dan menekan kedua pipi radit dgn senyum menggemaskan.
"main hp aja dari tadi"ucap radit
cup
mawar mengecup bibir **** milik sang kekasih."sana ambil aku cemilan"lanjutnya
"bi ambilin cemilan utk istriku"ia kemudian menyeru pada si maid.Dgn cepat pesanan itu muncul di hadapan keduanya."makasih suami kecilku"goda nya memeluk sang kekasih.
Hampir 1 menit hening di antara ke2nya."ayu pernah kesini"ujar mawar memecah."akan aku bawa kalau aku selalu di anggap anak kecil"jawabnya melotot.Mawar terkekeh krnanya.
"selalu bilang anak2 tapi tiap di kelonin uh ah uh ah"ledek radit agak pelan."ihhhh apaan sih...malu tau..."gerutu mawar menjambak rambut tunangan nya itu.
"ohhh atau jgn-jgn ,uda kelonin ayu jga"kali ini mawar melotot lagi."mama denger aku g' tanggung jwb loh"ujar radit semakin menggoda.Kali ini mawar memalingkan wajahnya ke samping.
πππ
__ADS_1