
mobil mewah itu berhenti di depan sebuah perusahaan yg tak kalah besar nya dgn eldax comporation.
quentar buanà adalah perusahaan eldax comporation dari dulu dan milik pria yg telah berani menghancurkan keluarga mattew.
"tuan muda apa kau yakin akan melampiaskan kemerahan mu disini?" ardi spt mencegat.
tapi radit malah mendorong ardi dgn kasar dan melangkah masuk di ikuti para pengawal."bisa-bisa ini menghaancurkan mu tuan muda" desis ardi terlihat cemas.
"baaar"
para pengawal mendorong pintu keras sambil menyodor kan pistol nya yg membuat para karyawan berlarian dan bersembunyi.
"jgan ada yg bergerak" ardi terpaksa mengikuti aba- aba dari radit,ia tak ingin mendapat masalah.
"suruh atasan kalian keluar" ardi melanjutkan kata-kata nya.
tek tek tek
seseorang menuruni tangga berlahan."ohhh ada arwah yg sedang mencari ku,senang bertemu lagi dgn mu anak bakicot"pak anton menunjuk kan senyum semringah nya.
" oh ya dari mana kau dpt nyawa tambahan, bukan kah kau sudah tertanam 17 tahun yg lalu"pak anton semakin memperbanyak ledekan nya.
dgn santai radit mem dekat sambil menghisab rokok nya lalu di tiup nya kearah pria itu.
gumpalan- gumplan asap tipis itu berputar- putar di sekitar pria yg sudah berumur itu.
__ADS_1
"kau spt nya masih kuat tua bangka"radit memutar-mutar dagu pria itu spt anak kecil." kau masih cukup banyak kekuatan utk melawan ku"
pak anton sedikit terkejut melihat aura menakutkan dari lawan bisnis nya itu."haha cukup mengejutkan"pak anton bertepuk tangan utk menyembunyikan kegugupan nya.
"apa ayah mu rizal mattew mewaris kan kelicikan itu pada mu"lanjut pak anton lagi.radit menanggapi nya dgn senyuman.
"bukan hanya itu dia juga mewariskan ku cara membunuh mu dan semua keturunan mu"balas radit tersenyum menakutkan.
raut wajah pria itu memerah."bagaimana kalau aku membunuh mu sekarang"radit langsung mengarah kan pistol tepat di kening radit.spontan para karyawàn menjerit.
haha... " pak anton tertawa terbahak."kau yakin bisa membunuh ku"ucap nya terdengar meremeh kan.radit tersenyum dan menarik platuk pistol nya berlahan yg membuat pria itu manalan saliva nya.
"sebutkan saja apa yg kau inginkan"ucap pak anton mulai menciut."wow!amazing,tthe is perpect"senyuma radit mengembang.
"tapi sYang nya aku sudah cukup banyak uang dan aku tak butuh uang mu" jawab radit."your wrong master"sambung nya.
"and...you now aku hanya ingin nyawamu utk membayar kematian my dad my brather"berlahan ia menunjuk kan katru nama nya.
"raditya rizal mattew"pak anton membaca nama yg tertera di kartu nama itu.raut wajah nya kian memerah."yes..and you tlah membunuh saudara ku riky fahrizal mattew"radit menjelaskan secara detail.
"and kau melupakan 1 pewaris keluarga mattew master"lanjut nya.pak anton benar-benar terkejur,bagaimana gisA ia melupakan 1 keluarga mattew.dan bagainama ia bisa lupa kalau rizal memiliki putra kembar,dia bahkan ikut melihat persalinan nyonya mattew di rumah sakit,saat itu hubungan nya dan rizal masih terjalin baik sebelum akhirnya ia menghianati rizal.
"bagaimana?aku hitung mundur mulai sekarang"jari-jari radit mulai bergerak lagi."three....two...and..."
"tolong kita bicarakan ini baik- baik"pak anton tiba-tiba bersujut."tolong jgn bunuh aku,ampuni aku,aku minta maaf...kau bisa mengambil perusahaan ini kalau kau ingin"pak anton tersedu-sedu.
__ADS_1
radit menendang pria itu tanpa iba sedikit pun."apa kau merasa iba saat memisah kan istri dari suami nya,ibu dgn anak nya hah"radit menggertak pria itu.
"ampuni aku, aku janji akan menyerah kan diri ku ke polisi, tolong jgn bunuh aku" pak antOn semakin merendah."bahkan penjara saja tak cukup utk mu"
dooorrr...
ia menembak kaki pria itu."papa..."seorang pria turun dari tangga.terlihat lebih dewasa dari radit.
"ampuni aku"pak anton meraih kaki radit dgn tangisan nya.
"dont tuch me"radit kembali menendang pria itu.tangan pria bdi atas tNgga mengepal penuh dendam.
"angkat tangan"
beberapa polisi tiba-tiba memasuki ruangan itu dan mengarah kan pistol nya ke arah radit.
andrew putra sulung pak anton sudah terlebih dahulu menelpon polisi aebelum ia turun.ia tersenyum puas saat melihat para polisi menodong pistol kearah saingan nya itu.namum senyum nya tiba-tiba padam...
" kalian yakin akan menangkap ku"radit menoleh dgn senyuman nya."tuan muda" para polisi itu menunduk dan menurun kan pistol nya.
"good"ucap radit dgn senyum smirk nya.tangan andrew kian mengepal."penjarakan pria menjijik kan ini dan jangan coba-coba mengeluarkan nya tanpa seizin ku kalau ingin masih bekerja"ia lalu melangkah melenggang.
ppaaak
ia masih sempat melempatkan pistol itu kearah para polisi sebelum para pengawal mengikuti nya.
__ADS_1
🌹🌷⚘