Mawar Merah(Sarangheo)

Mawar Merah(Sarangheo)
MENUJU ENDING 2


__ADS_3

Passback on...


"Spt nya aku harus membuka otak mu itu agar kau sadar !!!"


Mawar menyeret Paul keluar dari ruangan Radit.


"Mawar ayolah...bersikap dewasa lah sedikit aku tdk ingin timbul gosip baru lagi"sela Paul dgn tubuh yg trus di seret-seret.


"Apa peduli ku"Mawar melotot.


"Mawar kau harus menjaga harga diri mu,kau itu istri direktur apa kata karyawan nanti kalau melihat mu menarik- narik ku spt ini"Paul mulai mencari alasan.


Dan berhasil genggaman Mawar terlepas.Paul memberikan senyuman termanis nya,semanis lolipop.


"Ok !! tapi bukan berarti aku melepas kan mu"Mawar melotot lagi.


"Yaaa !!!"balas Paul terlihat pasrah.


"Dan sekarang ikut dgn ku !!"kembali Mawar melangkah.Tak ada yg bisa di lakukan Paul lagi selain mengikuti nya.


"Kau mau bawa aku kemana Mawar"Paul menggerutu sambil trus mengikuti nya.


"Ke suatu tempat"


"Dan kita harus menyelesaikan masalah kita secepat nya"ungkap Mawar lagi.


"Masalah apa lagi !!! ayolah bukan kah kau sudah menolak ku dan itu arti nya kau memilih Radit kan??"Paul menggerutu lagi.


Mawar tak lagi menjawab.Kedua nya kini memasuki kantin khusus petinggi-petinggi eldax com.


"Dan aku bahkan tau diri kalau aku tak boleh mencintai istri orang ia kan??"lanjut Paul dgn bibir yg di kerucut.


"Apa kami lama??"


Mawar menegur seseorang.


"Lumayan"


Seorang gadis cantik dan **** menyahut nya.


"Nah Paul apa kau mengenali nya ???"cetus Mawar bertanya pada pria di dekat nya.


"Tentu saja dia kan direktur montano group,kami sering bertemu,apa kabar bu???"Paul menyahut dgn enteng nya dan menjabat tangan gadis itu.


Pookkkk !!!!

__ADS_1


Mawar memukul pria itu dgn pelan.


"Maksud ku bukan itu...!!!"Lagi-lagi Mawar melotot.


"Apa kau mengenali nya dan jati diri nya sebenar nya...?"


"Aku tdk tau"Jawab Paul spt tak tertarik.Mawar malah menertawai ke konyolan pria itu.


"Apa kau ingat gadis bodoh yg selalu mengejar-ngejar mu dari kita Smp??"Mawar tertawa dgn geli nya.


Raut Wajah Paul berubah,seorang gadis cupu,berkaca mata,rambut di kepang 2,dan kutu buku melintas di fikiran nya.


"Kau jgn mengada-ngada,aku tak ingin mengingat nya lagi,gadis konyol dan menyebal kan itu"Paul mencubit lengan Mawar dan bicara lebih pelan.


"Kau benar-benar tidak mengingat ku kak Paul?"Gadis itu berucap tiba-tiba.


"Ok mungkin spt ini kau bisa ingat !!"gqdis bernama Vani itu memakai kaca mata tebal nya spt dulu.


"Hahahah !!!!"


Paul tertawa dgn garing nya.baru lah i mengenali wajah itu.


""Kau tdk spt gadis menyebalkan itu"Jantung Paul spt melompat-lompat,gadis masa lalu nya sgt berbeda dgn gadis di hadapan nya ini.


"Berarti kau menolak ku krna penampilan ku yg tidak trend"Vani bicara lagi.


Ia memukul-mukul Mawar dgn kekesalan nya.


"Paul hentikan sikap kekanak-kanakan mu itu"gertak Mawar melotot.


"Vani jadi rekan Eldax com krna diri mu " mawar semakin membulat kan mata nya.


"Krna ingin mamantau mu spt dulu"Mawar melanjut kan lagi.


"Selama 17 tahun ini dia tdk pernah sedikit pun meninggalkan 1 hari tanpa mu,apa kau tak bisa membuka mata mu"


"Kau lihat ini !!!!"Mawar kemudian mengeluarkan banyak foto-foto dari dlm tas Vani.


"Jgn berlebihan spt itu Mawar,jgn paksa kalau dia tdk ingin"sela Vani merasa tak enak.


berlahan Paul meraih foto-foto itu,ia juga ingin tau se dlam apa gadis itu mengingin kan nya.


Ada seutas senyum di bibir nya melihat deretan foto-foto yg bahkan ia sendiri sudah lupa kejadian nya.


"Hari sudah jauh berlalu dan kau masih saja dgn sikap menyebal kan mu?"

__ADS_1


"Kau pilih mana mencintai tapi tak bisa kau miliki atau di cintai sampai sedalam itu"Mawar menatap nya tajam.


"Aku bisa memiliki mu kalau kau meninggalkan suami mu"Paul balik menatap Gadis itu spt ingin mengintrogasi.


Glekk !!!


Setelah itu ia menyeret Mawar agak jauh.


"Jadi kau memaksa ku melupakan mu dan begini kah cara mu?"berganti Paul yg melotot.


"Bukan memaksa mu tapi harus !!!"


Raut wajah Paul tiba-tiba berubah menyedih kan.


"Ayo lah Paul jgn psang wajah itu,aku sudah menikah dan kau harus melupakn ku"


"Spenuh nya ini slah mu krna kau gak ada nyali sma sekli,kalau saja..."


"Cukup !!!!"


Paul menyela."Kalau kau masih saja spt ini kapan cerita ini selesai ,author nya pasti sudah bosan begitu juga dgn para pembaca nya,apa lagi yg me like ny tdk seberapa😂"


"Aku ingin kita menyelesaikan cerita kita dan menammat kan cerita ini"


"Tdk bisa,krna aku lah pemeran utama nya"kedua nya masih berdebat.


"Tidak pemeran utama nya adalah suami ku"Mawar melotot lagi.Kedua nya kini saling melotot.


"Baik lah ,kalau itu yg kau ingin kan,tapi berikan aku ciuman terakhir"ucap Paul tiba-tiba.


"Apa ??? di tempat ini?apa kau waras?kau ingin Radit mencekik mu"Mawar sedikit memberi ancaman.


"Tak masalah krna aku bahkan sudah pernah masuk ruang ICU krna nya"Paul terkekeh.


"Sekarang temui dia aku akan keruangan suami ku"lanjut Mawar.


Raut wajah Paul memerah,jadi Mawar srius dgn kata-kata nya.


"Tapi 1 hal yg hrus kau ingat,meski kita tak bisa bersama tapi kau lah pria terhebat ku,kau lah hiro ku penyelamat ku selama nya dan kau punya tempat special di hati ku"


Sekali lagi Mawar menarik napas dan meyakinkan hati nya dan melangkah pergi.


Sedangkan Paul masih terpaku di tempat nya, berusaha meyakin kan hati nya utk tindakan nya saat ini.


"Ok ! mari kita lihat bagaimana cara si cupu itu utk menarik perhati an ku"

__ADS_1


Kemudian ia kembali menemui Vani dgn wajah cool nya seolah tak terjadi apa-apa dgn hati nya.


🌹🌷⚘


__ADS_2