Mawar Merah(Sarangheo)

Mawar Merah(Sarangheo)
PERTEMUAN


__ADS_3

"kamu siap"ujar paul dari mobil.


mawar mengangguk,ia mendekat bersama anak nya yg kini berusia 4 tahun yg di beri nama gibran airlangga mattew.


"mawar kau yakin"pak yanto mendekati nya."paman"ia mencium tangan pria itu dgn sopan."kau yakin akan menyerah kan gibran pada ayah nya"pak yanto terlihat ragu.


"ia paman,minggu depan aku berangkat dan gibran membutuh kan nya"balas mawar."lagi pula gibran memang hrs ketemu ayah kandung nya"lelaki itu tak ada alasan lagi utk menahan keponakan nya itu.


"aku pergi paman"mawar kemudian memasuki mobil paul di ikuti gibran."ayo anak om duduk disini"paul menunjuk di samping nya dgn senyuman.


bocah itu menurut saja,krna hanya paul pria yg di kenali nya,yg memberi nya kasih sayang layak nya seorang ayah.


"hati2 kalau ada apa2 kabari paman"pak yanto masih sempat menyeru sebelum mobil itu meluncur.


🌹


mobil itu berhenti di depan gedung eldax comporation.gedung mewah nan tinggi bak istana.


"aku antar sampai sini ya,aku belum siap berdebat dgn kekonyolan nya lagi"ujar paul keluar dari mobil.mawar terkekeh karna nya.


ke2 nya berlahan memasuki masuk dan menuju lift,paul menekan tombol angka 5."ma apa ini rumah papa?waw!berarti papa ku orang kaya"wajah gibran terlihat berbinar.


"bukan sayang"mawar mengelus rambut putra nya itu dgn lembut.


ting


lift berhenti dan pintu terbuka,"sampai disini ya,ruangan nya ada di ujung sana,"paul menunjuk lurus ke depan.mawar mengangguk dan melangkah di ikuti gibran.


saat mawar ingin memegang gagang pintu....


"maaf pak prisedir sedang ada tamu,tak bisa di ganggu"seorang gadis berpakaian **** mendekat.mawar yakin itu sekretaris nya.


"tolong sampaikan kalau istri nya ingin bertemu"ucap mawar lirih.gadis bernama alena itu meraih telpon


alena:maaf pak disini ada seorang wanita yg ingin menemui anda,katanya istri bapak


radit:suruh dia masuk


"silah kan"alena menunjuk ke pintu ruangan.seorang gadis **** keluar dari riangan itu,kancing baju gadis itu masih terbuka.

__ADS_1


"eh sorry"ia terkekeh kemudian pergi,hati mawar beriubah sakit,kelakuan suami nya ternyata tak pernah berubah.pelan2 mawar masuk


"aku kan uda bilang jgn menyusul ku,kenapa kamu tdk mendengar kan"radit marah2 sambil merapikan jas nya dan menoleh.


"mawar"ia terkejut.ia tak mengira gadis itu akan menemui nya."soŕry aku fikir"ia terlihat gugup.


"itu"mawar menunjuk kancing celana nya yg masih terbuka."ehh maaf"ia semakin gugup.


"salim papa nak"mawar langsung pada maksud tujuan nya.lagi2 radit terkejut,ia bahkan tak menyadari ada anak kecil bersama mawar yg bermajah sama dgn nya.


papa...


radit menelan saliva nya kasar,ia bahkan tak tau kalau mawar hamil,dan sekarang tiba2 ada anak yg memanggil nya papa.


"salim nak"mawar mengulangi kalimat nya.tapi bocah itu menggeleng dan memegang baju nya kuat."kapan kamu hamil mawar,kenapa tak ada yg memberitahu ku"desis nya.


"itu tanda nya kau tak penting bagi kami"jawab mawar dgn pedas.raut wajah radit berubah.


"ayo ma kita pulang"tiba2 gibran merengek tak spt biasanya."dia bukan papa gibran,dia org jahat"


baarrr


radit memukul meja kuat,ia tak terima kalau anak kandung nya malah tak mengakui nya."apa yg kamu ajar kan sampai anak ku sendiri membenci ku"emosi nya meledak.


"aku mengajari nya dgn kelembutan,bicara lah lebih lembut lagi"mawar menambahi.


"ma ayo pulang,gibran takut,dia org jahat"bocah itu merengek lagi."sebentar ya sayang"mawar mengelus kepala putra nya dgn senyuman.


"harus nya kamu sdar kenapa dia spt itu"mawar kembali bicara pada pria yg sebentar lagi mungkin akan menjadi mantan suami nya .


"gibran itu papa nak,dan papa bukan org jahat,cium tangan nya dulu baru kita pulang"mawar berusaha membujuk putra nya.


berlahan bocah itu menoleh kearah ayah nya,2 org yg mempunyai wajah sama kini saling menatap,"kemari nak"radit bicara dgn mata berkaca.


dgn berlahan gibran mendekat dan mencium tgn pria itu,radit tdk akan melewat kan kesempatan itu,ia memeluk gibran dan menciumi nya bebrapa kali,akhir nya mimpinya selama ini jdi kenyataan,memiliki keturunan dari rahim mawar.


"kenapa baru muncul sekarang"radit memeluk gibran di pangkuan nya."krna sudah saat nya gibran tau siapa ayah nya,dan....aku ingin memberikan mu hak asuh atas gibran"mawar bicara dgn mata berkaca.


"aku ingin pergi"lanjut nya,"kemana?"radit berubah panik."tak perlu kamu tau,cukup kamu menerima gibran itu saja"

__ADS_1


"ardi bawa anak ku jalan2"tiba2 ia menyeru."siap tuan muda,ayo tuan muda kecil kita jalan2"ardi berkata dgn senyuman nya dan akhir nya di setujui gibran.


"menyuruh anak ku pergi itu sudah cukup,krna aku tdk mau dia melihat ku memarahimu krna sifat mu yg masih membangkang"radit mulai bicara.


"memang nya siapa dirimu smpai aku mematuhi mu"mawr melawan spt dulu."tapi aku tak mengizin kan mu pergi kemana pun"radit membentak.


"tapi aku tak butuh izin mu,krna kita bukan siapa2,dan sudah ku katakan aku hanya menyerah kan hak asuh gibran pada mu krna kau ayah kandung nya,walaupun tak bertanggung jwab"tak henti2 nya mawar melontrkan kata pedas pada pria yg masih ber status suami nya itu.


"apa kamu tau berapa hal yg ku lakukan utk menyelamatkan mu dari si hartono sialan itu,dan berapa nilai cek yg ku keluar kan"radit mencengkram tangan nya.


"lepaskan"mawar melepaskan tgn nya dgn kasar."aku bahkan tak pernah memintamu menolong ku,aku tak pernah menyuruh mu memberi nya cek apapun,apa peduli mu kalau pun aku menikah dgn nya toh kita juga akan bercerai kan"mawar semakin melawan.


"aku tdk akan memceraikan mu,kamu mengerti"kali ini radit membentak."aku bahkan tak perduli,krn bagi ku kau bukan siapa2 lagi"


"apa yg membuat mu jdi spt ini,krna uang?aku bisa memberimu segalanya,apapun yg kau minta"radit membentak lagi.


"aku tak butuh uang mu"mawar kian kasar,"lebih baik aku hidup miskin,dari pada hidup di bawah siksa an mu"lanjut mawar.


baaaar


radit memukul dinding keras tepat di samping kepala mawar."kamu fikir kamu sudah lepas dari ku"radit mendorong nya ke dinding.


"hrs nya kamu sadr klau kau milik ku selama nya"radit menambahi dgn nada berbisik."kegila an mu memang tak pernah berubah"mawar balik mendorong nya.


"apa belum puas dgn wanita tadi,berapa banyak lagi wanita yg silih berganti kamu tiduri,berapa lagi"mawr terlihat berapi2.


"jawab aku riky"gertak nya merasa pria itu mengacuh kan nya."kamu fikir aku tdk sakit melihat mu spt ini,aku tdk marah"kali ini ia menangis,pertahanan nya roboh,hrs nya ia tak selemah ini.


"jgn menyentuh ku"mawar menghindar saat radit hendak mendekati nya."aku tdk sudi di sentuh pria spt mu".tangis nya semakin pilu.


"kenapa,,,,kenapa aku sebodoh ini,kenapa aku tak bisa melupakan pria menjinik kan spt mu"ia merintih dgn tangisa yg semakin pilu.


"tolong ajari aku bagaimana cara membenci mu"ia kini terlihat mwnyedih kan di hadapan suami nya itu.


riky!


mawar membentak saat pria itu meninggalkan nya."bodoh"radir memukul cermin di kamar mandi hingga pecah.ia merutuki diri nya sendiri yg tak bisa bersikap lebih lembut.


"jemput istri ku ke kantor dan antar ke apartemen"ia menghubungi salh satu pengawal nya.

__ADS_1


setelah itu ia mencuci darah di tangan nya,lalu di balut nya dgn perban.


🍒🍒🍒


__ADS_2