Mawar Merah(Sarangheo)

Mawar Merah(Sarangheo)
SANG PENDONOR


__ADS_3

Tok tok tok


pintu ruangan di ketuk."Masuk"sahut Radit kemudian.Buru-buru Mawar berdiri dari pangkuan suami nya.


Rekkkk!!!


Pintu ruangan di buka menampilkan sosok Rasya.


"Dia"desis nya menoleh kearah suami nya seakan ingin bertanya kenapa suami nya itu tak menuntut rasya padahal sudah jelas-jelas pria itu terlibat dlm kasus penculikan itu.


"Ini berkas-berkas nya pak"Rasya meletak kan beberapa map di meja.


"Dan terima kasih krna tlah membiarkan ku menghirup udara spt ini"lanjut rasya.


Radit hanya menjawab nya dgn senyuman sambil memutar-mutar kursi nya."Akhir nya saya sadar kalau saya melepas kan tunangan saya pada orang yg tepat,krna kalau saya jadi anda saya tdk mungkin bisa melakukan hal yg sama"tutur nya lirih


"Meskipun sakit kamu masih bisa memaafkan orang lain"


"Yang pasti nya kau tak seburuk dan sekejam yg orang-orang katakan"


Ia menutur kan semua isi hati nya saat itu."it's ok,no problem,berhenti lah memuji ku sebelum aku berubah fikiran dan mengirim mu menyusul andrew"balas Radit terdengar menakut kan.


"Aku membiar kan mu bebas krna kau masih punya kebaikan utk ku,bukan krna aku memaaf kan mu"lanjut nya.


Rasya menunduk.Ia memang menyadari hal itu.


"Ok sekarang saya juga memaksa mu utk jadi tangan kanan saya disini"

__ADS_1


"Tapi...!"


Rasya menyela kalimat nya sebelum ia menyelesaikan nya.


"Jangan memghindari ku atau menolak tawaran ku,krna konsekwensi nya sgt berat"Radit menggeprak meja dan menatap Rasya dgn tajam.


Sedetik kemudian Rasya tertawa kecil."Jadi spt ini cara mu membuat orang-orang itu patuh pada mu"ucap nya.


"Mereka berbeda dgn mu"Radit lagi-lagi membentak nya spt masih menyimpan dendam.


"Ok !! tapi beri aku waktu 1 minggu utk berfikir"balas nya kemudian.


"Krna jujur saya sudah terlanjur membenci mu dari belasan tahun lalu,dan tiba-tiba bekerja dgn mu membuat hati ku...luka ku kembali terasa"lanjut nya.


Radit menarik 1 sudut bibir nya."Ok aku menunggu mu disini minggu depan"guman Radit pula.


"Saya akan menyuruh seseorang utk membawa kan anda minuman"Rasya mundur berlahan.


"Silah kan kalau itu tak merepot kan mu"balaz Radit pula.


"Kasian Rasya ya,aku yakin andrew yg mempengaruhi nya"ujar Mawar usai mantan tunangan nya itu keluar.


"Jangan membela nya"sela Radit spt tak suka.


"kenpa?aku bicara apa ada nya,memang nya ada yg salah?"jawab mawar lirih.


"Dia tetap saja salah"balas Radit sedikit menekan kata-kata nya.

__ADS_1


"Trus kenapa kau membiarkan nya bebas?"Mawar spt menyudut kan suami nya itu.


"Karna...!"


"Karna aku tau dia membantu mu disana"Radit mengucap kan kalimat itu spt tak iklas.


"Tuh kan...kau mengakui nya"goda Mawar kian menjadi.


"Tapi apa kau tak tau dia juga hampir memperkosa ku"


Brakkk!!!


Radit memukul meja tiba-tiba."Aku akan bmemenjara kan nya sekarang"ucap nya terlihat emosi.


"Hahaha"


Tapi Mawar malah menertawa i nya."Hei tenang lah,dia hanya berusaha melindungi ku dari andrew,dia tak sungguh-sungguh,aku melihat keraguan di mata nya"tutut Mawar menenangkan suami nya yg hampir naik pitam.


Kembali Radit duduk dgn nwajah lesu.


Tok tok tok


keduanya menoleh saat ketukan di pintu.Tapi...


"Haaaah!!!!"


🌹🌷⚘

__ADS_1


__ADS_2