Mawar Merah(Sarangheo)

Mawar Merah(Sarangheo)
RESTU


__ADS_3

Pagi ini malam masih terbuai di kamarnya.


"aaaaa......"


Sesekali ia merengek lalu duduk,adegan ciuman semalam membuatnya terjaga semalaman.


"kenapa sih otak ku g bisa di ajak diskusi...."gerutunya marah2 sendiri.


Pelan-pelan ia menuju dapur baju tisur tipis berwarna senada kesukaannya.Berlahan ia meraih air mineral dari dalam kulkas.


"he-he kesambet setan apa...."ujar putra menegur dari meja makan.


"kesambet nyi roro kidul...."jawabnya melotot.


"nyi roro kidul kok baju pink..."desis putra ketularan oon tiba2.


Berlahan mawar duduk di sampingnya.


"dek ntar temeni ya..pacaran ke rumah winda...."ujar putra agak pelan.


"hahhhh kak putra pacarin dia..."


Mawar malah sengaja mengencangkan suaranya.


"ssßttttt....."


Putra memberi isyarat dgn jarinya.


"lo aman kakak aman..ok...."ungkap nya layaknya penawaran kerja sama yg akhirnya di setujui oleh sang adik.


🌹


Setiba di rumah winda.


"tok-tok-tok....."


Putra mengetuk pintu rumah sederhana itu,


"tok-tok-tok...."


Mawar spt tak sabar ia mengencangkan ketukan itu menjadi suara gedoran.


"sabar dek namanya bertamu...."sela putra menahan tingkah mawar selanjutnya.


"reeekkkkk....."


pintu itu berlahan dibuka dan ,


"ngapain lo pacarin kakak gue hah...."


Bukan nya bicara dgn ramah tapi mawar langsung menyerang sahabatnya itu.Auto winda bersembunyi di belakang pria yg kini berstatus kekasihnya itu.


"uda kayak anak kecil aja lo...ayo...."


Ia mebawa keduanya masuk.


"katanya selera lo tinggi...org kaya...selevel oppa korea...apaan.... hhh...."cetus mawar mencibir sambil duduk di kursi.


"emang kakak belum masuk dlm kategori tinggi...."


Kali ia putra menyerang adiknya itu.


"ya hampir sih..tapi...g' se level cowok gua lah...."ucap nya pelan.


"Mawar..cowok lo tuh pria bule...jgn lo banding-banding in sama cowok2 pribumi....lagi pula oppa koreanya juga uda ol embat....."


winda terlihat jengah dgn ulah my soulmate nya itu.


"hahhh...jadi cowok gue masuk dalam nominasi cowok impian lo...."pekik mawar spt tak percaya.


"uda2...kenapa jdi bahas cowok lo sih.."sela putra melerai keduanya.


"eh....rumah cowok gua mana...."ujar mawar memulai lagi.


"cari aja rumah paling gede...nangkring di depan bak istana maemun...sunyi dan horor....."cetus winda spt menakut-nakuti.Pandangan mawar langsung tertuju pada rumah besar bak istana raja yg sejajar dgn rumah winda.


"srius lo yg itu...."


Mawar hampir berteriak histeris.


"ya ia....kenapa...g percaya....beneran mirip istana maemun ya...."balas winda seperti meledek.


"oh my good....bahkan di mimpi pun aku g niat tinggal di rumah se gède ini...."desis nya terperangah.


"makanya lo siap-siapin tissu buat lap ingus lo kalau ntar status lo berubah jadi mantan...."


"apa lagi yg gua dengar oppa korea itu banyan peminat nya....siap-siap patah tulang lo bro...."


Winda terkekeh melihat perubahan raut wajah mawar saat mendengar penuturan singkat dan menyakitkan nya itu.


ting.


pesan radit di Waasapp nya masuk.


"selamat pagi sayang...."


Berlahan ponsel itu di letak kan nya di meja.


"gua jadi mender...g jdi ah...putus aja..."ucap nya tiba-tiba.


"yeè belum apa2 lo uda nyerah...."guman putra heran.


Kembali pesan radit masuk.


"ngapain di rumah kak winda...."


kali ini winda yg membaca pesan itu.


"dia tau lagi war lo disini...jgn2 dia para normal lagi...hiii...."ujar winda kian menjadi.


sekali lagi pesan radit masuk,


"aku jemput ya . ..mama mau ketemu katanya...."


"ya....dia bawa mama nya war..."guman winda semakin menakut-nakuti."hati-hati di gulung jadi tikar"lanjut winda cekikikan.Ia ingin melihat sampai dimana keberanian sahabatnya itu utk memperjuangkan cintanya.


beberapa menit kemudian,


"assalamu alaikum...."


Radit mengetuk pintu dan masuk.


"hallo kak...."ucap nya menjabat tgn putra dan wida dgn sopan.


"astaga***......"ucap mawar beberapa kali membentur-benturkan kening nya ke meja.


"boleh minjam mawar nya bentar kan...."ucapnya lebih sopan lagi.


"boleh..."balas putra menjawab dgn suka rela.yg membuat mawar melotot ke arah abg nya itu.


"ayo...."ajak nya dgn begitu manis.


"sana...."


Kali ini putra yg balik melotot kearah nya.Dgn wajah cemberut yg ia punya mawar berdiri dan mengikuti radit.


"Dikasih cowok bener dan hidup enak ehhh masih ngeyel...."desis putra agak pelan lalu melanjutkan ritual nya dengan sang kekasih baru nya itu.


🌹


Saat gerbang di buka 2 org lelaki menyambut keduanya dan memberi hotmat.Kembali mawar terperangah ia seakan dlm drama-drama klosal yg sering di tontonnya di tv.


"silah kan...."


2 orang maid membuka kan pintu utama.


"Apa ini yg winda bilang rahasia dlm keluarga ny...kalau keluarganya tdk normal....apa dia seorang pangeran.. milyader atau....sultan"


Beribu pertanyaan berpacu di otak mawar saaat ini mengenai siapa diri pria ini sebenarnya.


"Tunggu disini ya....aku panggilin mama dulu..."ucap radit meninggalkan nya.


Lagi-lagi mawar terperangah dgn mewahnya isi ruangan itu.

__ADS_1


"silahkan duduk nona...."


Seorg maid muncul dan memberikan minuman utk nya di meja.


mawar belum juga berkutik


"ehhh...ada tamu...."ujar bu anis muncul bersama radit.


Dengan sopan mawar menjabat tgn wanita itu dgn perasaan yg tdk menentu.


"kalau g salah mawar ya...."tebak bu anis lagi.


"ia bu..."balas nya malu-malu


"aduh....ibu lagi sibuk lagi....kalian lanjut aja ya... kapan2 kita ngobrol banyak...."ucap wanita itu terlihat ramah.


Wanita itu melangkah gemulai dgn gaun mewah yg ia kenakan,mawar semakin merasa minder,ia memegang dress hitam nya berlahan.Radit tersenyum dan menggenggam tangan nya seolah mengerti.


"semua nya baik2 aja ok.."ucap nya pelan.


"mama kamu cantik...."ujarnya lirih.


"Tapi g' mengalahkan kecantikan kamu...."balas radit pula.


"ya alloh...apa ini...kenapa aku jdi tdk tau diri...sungguh ini bukan tempat ku....aku g pantas bersama mereka...."batin nya.


sini jgn melamun aja...."ujar radit menarik gadis itu ke pangkuan nya.


"kamu tau sayang...aku g bisa tidur semalam...kefikiran kamu tus...."bisikny mencium wangi badan mawar yg membuat sang empunya meremang.


"jangan lagi....nanti aku begadang lagi...."sela mawar menghindar saat sang kekasih ingin mencium nya lagi.


Radit sekedar tertawa lalu membungkam bibir gadis itu dgn ciuman nya.Spontan mawar terkejut dan meremas sofa berlahan sambil meresapi ciuman nakal radit.pelan-pelan di lepaskan nya dan membersihkan sedikit sisa saliva nya di bibir mawar.


"besok-besok biasain dgn ciuman ku ya..."ucapnya.


Mawar berubah gugup,kenapa tidak pria ini adalah pacar pertama nya.Dan berarti ciuman yg baru saja mereka lakukan bukan cuma utk hari ini saja,bisa jadi akan terus berlanjut.


cup


Setelah itu ia mengecup leher mawar dan menciptakan kissmark disana.


"tau artinya apa.."


Mata mawar melotot sempurna


"artinya....kamu milik aku...selamanya...."lanjutnya mendekat lagi,tapi,


"hmmm...."


Seseorg pria menuruni tangga.


"hari minggu dit...pacaran di luar napa...."ucap pria bernama rahmat itu.


"brisik...."balas radit spt tak suka.


Pria ber penampilan dewasa itu menjawab nya dgn tawa.


"Bisa g' nyebut nama gua dgn benar...."ucap radir agak kasar.


"ya nama lo radit kan...salah nya dimana.."pria itu menimpali.


"brisik lo..."ucap nya menarik mawar ke arah kolam renang.keduànya duduk di pinggir kolam.


"Kenapa org-orang selalu manggil kamu radit..."sapa mawar sambil mengayun-ayunkan kakinya di air.


Spontan cowok 15 tahun itu menoleh,


"papaku juga katanya nama kamu raditya..."lanjut mawar lagi.


Tapi kekasihnya itu hanya menghela napas dan tak memberinya jawaban.Mawar tak bicara lagi ia sibuk membenahi rambut panjang nya yg terurai.Berlahan radit merangkulnya dan mengecup pipinya.


cup


"aku tak ingin kau terlalu banyak bertanya.."ucap nya meraih tengkuk mawar lalu mencium gadis itu dgn ciuman yg memabuk kan,hingga mawar lupa caranya bernapas,ia terhanyut dlm pelukan hangat radit.


"raditt...."


"ayo..."ajak nya membawa mawar kembali masuk.


"ayu mawar kita makan sama-sama...."cetus bu anis masih dgn senyuman nya.


"duduk disini.."ucap radit menatik 1 bangku utk kekasih nya itu.


Mawar menurut saja disitu juga sudah ada rahmat.


"ayo mawar g usah sungkan...anggap sja rumah sendiri..."lanjut bu anis masih dgn senyuman nya.Dan ritual makan pun di mulai.


"jadi ini pacar lo dit...cantik...."ujar rahmat memulai.


Tapi sepertinya tdak di respon radit.


"tumben suka cewek indonesia...bukan nya cita-cita lo cari istri bule,kapan berubah nya.."lanjut rahmat memancing lagi.


"mat....jgn trus meledek adek mu...dia bukan anak kecil lagi....."sela bu anis memotong.


Rahmat masih terlihat menahan tawanya.


"dimakan ya sayang...."ujar bu anis tersenyum pada mawar lagi.Ada sedikit yg terlihat aneh rahmat kerap kali memanggil nya radit dan bu anis spt membeda kan kedua putranya itu.


Sesaat bu anis kembali ke masa lalu saat mendiang putranya meluncur dari bibir tangga.


"riky....jgn di biasa in...ada jalan benar jgn membelok...."


"no problem mommy...."jawab nya biasa saja.


"oh ya ma anak guru kesiswaan itu cantik kan...."ucap riky lagi


"jadi bunga itu utk nya...."


Bu anis memperhatikan setangkai mawar merah di tangan putranya itu.


"yes mom...it is beautipul...."riky menjawab tanpa beban.


"Berarti di bisa masuk dlm daftar menantu dong...."lanjut nya.


"riky....jgn ganggu in kakak kls...cari yg seumuran...."seru bu anis jengkel.


"no comen mom..."."aku suka yg lebih tua" sahut riky dari kejauhan.Itulah sedikit kilasan kisah hidup putra nya itu beberapa bulan yg lalu.Dan kini gadis itu jelas di depan matanya tapi bersama putanya yg lain.


Lamunan bu ania berpindah pada hari penembakan itu, saat riky menjemput radit kebandara tapi malah menerahkan nyawa nya.Dada bu anis berubah sesak, rasa perih menggerogoti hatinya lagi ntah kapan org-orang itu berhenti mengusik kehidupan keluarga nya.Itulah 1 alasan kenapa hinggan saat ini bu anis masih memperkerjakan org-orang suaminya di lingkungan nya walaupun pria itu sudh lama tiada.


"ma...aku antar mawar ke depan ya...."


Lamunan bu anis terbuyar.


"uda sore ma..mawar mau balik kata nya..."tambah radit lagi.


"oh ia....ayo mama antar..."balas bu anis berdiri dan mengikuti keduanya.


"hhhh...g' riky g' radit ...sama aja...sama-sama bikin semak..."gerutu rahmat pelan.


"Padahal selangkah lagi....dan aku....akan jadi penguasa di rumah ini.."lanjutnya.


"hhh aku sih tidak yakin anak manja dan cengeng itu bisa mewarisi sifat papa,dari wajah saja dia cendrung mirip mama,g' ada bule nya sama sekali"ucap rahmat cekikikan.


"kapan2 kesini lagi yg sayang...."ujar bu anis merangkul gadis pilihan putranya itu.


"insya alloh bu..."balas nya dgn suara emas nya.


"dit...kamu g anter...."sapa bu anis beralih pada putranya.


"ohhh kebetulan kakak saya ada di depan kok bu...jdi g perlu repot2...."sela mawar menimpali.


"ya sudah.."


"tit-tit...."


Putra menyembunyikan kalakson motor nya da dari luar pagar.


"pamit ya bu..."ucap nya mencium punggung tgn bu anis dgn sopan.


"hati-hati ya...."guman bu anis lagi.

__ADS_1


2 pengawal langsung membuka kan pagar dan mawar keluar.


"Jadi mama g punya alasan kan utk memaksa radit balik ke itali..."ujar putranya itu tiba-tibamenunjuk kan senyum semringah nya.


Bu anis terpaku jdi ini maksud dari wasiat riky,ia ingin bersama gadis itu melalui tubuh saudara nya.Barulah bu anis menyadari kalau yg bersama mawar tadi bukan lah putranya radit.


🍒🍒🍒


Pagi ini di sma cahaya,


"tit-tit-tit..."


Mobil bu anis melewatinya di gerbang,berlahan kaca mobil mewah berwarna silver itu terbuka.


"Jadi kamu ke sekolah naik angkot sayang.."ucapnya.


Mawar mengngguk dgn senyuman dan menjawab dengan apa ada nya.


"ya uda ini kunci motor kamu..lihat di parkiran ya...."lanjut wanita itu dgn manis nya.


"tapi bu...."


"di ambil ya sayang...."bu anis berlalu begitu saja tanpa menunggu kata protes dari nya.


Berlahan mawar menggenggam kunci motor di tangan nya.pelan-pelan ia menuju parkiran,dan benar sepeda motor itu di sana.Motor metik berwarna putih spt keinginan nya.


"ciahhh....yg dpt motor baru...."goda siti.


"mertua idaman...hahaha...."tambah winda lagi yg membuat wajah nya merona.


"tapi srius....bukan gua yg minta...."ucap nya menjelaskan sebelum terjadi kesalah pahaman.


"santai aja kali....kita mah bebas,kamu minta juga itu lebih bagus"sambut siti pula.


Di lain sisi,


"Lo liat itu...."ucap ayu menarik radit utk melihat adegan itu.


"your mommy hon...your mommy grazy..."


"ini uda kelewatan....g ada di kesepakatan kita...kamu uda buat seolah-olah ini nyata....bangun sYang....come on..."desis gadis berdarah blas teran prancis itu lirih.


"trus salah nya dimaana..salah kalau mommy gue baik sama calon menantunya...."balas radit spt tak ada beban dan tak spt dirinya.


"you grazy radit,kamu gila"oceh ayu meninggalkan nya dgn kemarahan.


🌹


"Pak hamit....keruangan saya...."cetus bu anis saat melewati lelaki paruh baya itu.


Lelaki itu berubah gugup,tdk biasa nya ia di panggil spt ini tanpa aba-aba dari guru yg lain.


"ini pasti gara2 mawar...hhhhh...."gerutinya merutuki dlm hati.


Dgn perasaan berdebar pak hamit duduk di hadapan atasan nya itu.Tapi spt nya wanita itu belum ber geming,ia sibuk menggeser-geser layar hp nya.


"Sebelumnya saya minta maaf bu kalau tujuan ibu memanggil saya krna kelakuan putri saya...saya sudah berulang kali menasehatinya bu agar melupakan cinta bodoh ya tapi..ya yg nama nya anak-anak masih membangkang...beri saya waktu sedikit lagi bu.... "tutur pak hamit merendah.


Mendengar itu bu anis menoleh,pria itu tlh bicara panjang kali lebar di hadapan nya.


"Apa saya semenakutkan itu...."ujar bu anis heran.


Raut wajah pak hamit berubah.


"saya hanya ingin mengajak bapak sekeluarga utk makan malam di rumah saya....bukan utk tindak pemaksa an spt yg bpak tutur kan...."lanjutnya.


"dan sptnya....saya menyukai putri bapak...."sambungnya lagi.


Raut wajah pak hamit berubah lagi.


"nanti supir saya akan menjemput...dan saya akan memecat bapak kalau bapak berani menolak.... "tambah nya lagi.


"maaf kan saya bu krn sudah salah faham...."ucap pak hamit lirih.


🍒🍒🍒


Tepat jam 7 malam,


Mobil mewah bu anis tiba di halaman dan si supir membungkuk dan mempersilahkan pak hamit dan keluarga nya masuk.


"waahhhh mobil nya bagus ya pa..."ujar bu hamit terlihat kampungan.Berulang kali ia menepuk-nepuk kursi mobil itu yg terasa empuk.


"husss malu2 in kamu.."sela pak hamit melotot.


Berlahan mobil itu memasuki gerbang rumah kediaman keluarga rizal mattew.


"wahhhh ini rumah nya pak...."ucap bu hamit mulai lagi.


Kembali pak hamit melotot.


"selmat datang pak bu...silahkan..."


Bu anis menyambut tamu nya itu di pintu.


"ayo sayang..."ucap nyya merangkul mawar masuk.


"wahhhh...."ucap bu amit benar-benar tak bisa menyembunyikan expresi nya saat melihat kemewahan tiap sudut ruangan itu.


"Silahkan pak bu...g usah sungakn...."ujar bu anis membawa tamunya itu ke meja makan.


Suasana mulai hening dan semua sibuk dgn makanan nya.


"Mawar sukan kan sayang sama hadiah nya...."ujar bu anis memulai.


Gadis itu menangguk malu-malu.


"di pake ya biar kesekolah g naik angkot...."lanjutnya


Kembali mawar mengangguk.


"pak bu...tujuan saya mengajak bapak dan ibu kenisi mau bilang niat saya utk melamar mawar...."


pak hamit tersendak


"bapak tdk apa-apa..."sapa bu anis lirih.


Lelaki itu menggeleng dan meraih minuman nya.


"Saya ingin anak saya dan mawar secept nya bertunangan...selepas radit lulus akan langsung saya nikah kan...."


Kalii ini pak hamit bukan hanya tersendak semua minuman nya hampir menyembur keluar.


"uhug-uhug..."


"minum pak...."ujar bu hamis mengelus pundak suami nya itu lalu memberinya segelas air lagi,tapi kali ini di tolak nya ia takut akan tersendak lagi saat mendengar penuturan bu anis berikutnya.


"kenapa pak....apa ada masalah...."sapa bu anis heran.


"hmmm"


"apa tdk terlalu terburu2 bu...mereka kan masih sma...dan lagi pula siapa tau nanti anak ibu masih memiliki pilihan yg lain nya...."


Tidak ada pilihan lain lagi pak...."


Kali ini radit yg menjawab.


"saya hanya menginginkan mawar..."lanjutnya.


"anda dengar sendiri pak...jdi saya memang hrs melakukan ini..."desis bu anis lirih.


"tapi...kami bukan org tua kandung nya...saya mengambil nya sejak usia 2 minngu krna mendiang ayah nya masih berkeluarga jauh dgn saya..."tutur pak hamit.


"ia bu....ibu nya itu sgt miskin...dan rasanya tdak akan seppadan dgn keluarga ibu..."sambung bu hamit menimpali.Gadis yg di bicarakan itu hanya bisa menunduk seolah disinilah semua org tau siapa dia sebenarnya.


"apa ada masalah radit...."ujar bua anis beralih pada putranya.


Pria itu memberikan senyum nya dan menggenggam tangan mawar di bawah meja.


"Dan spt nya putra saya pun tdk ada masalah..."ujar bu anis kemudian.


"baik kalau itu kemauan ibu saya akan menghubungi keluarga nya..."balas pak hamit akhir nya menyerah.Senjata pamungkas terakhir nya tlah kalah.


🍒🍒🍒😀

__ADS_1


__ADS_2