Mawar Merah(Sarangheo)

Mawar Merah(Sarangheo)
BERLANJUT


__ADS_3

suasana jam makan siang di eldax comporation....


"selamat siang pak direktur"ke3 sahabat nya menyeru saat radit mendekat.radit terkekeh mendengar nya.


"boleh gabung"lengkap dgn 1 gelas minuman di tangan nya."tidak,orang bule di larang gabung kita mah pribumi aja,asli indonesia"sahut asrul sengaja nyir-nyir yg membuat radit semakin terkekeh.


"eh tumben ke sini rul"ia menyapa asrul sambil meraih bangku utk nya."ya suka-suka saya,saya rindu sahabat saya,saya samperin dong"jawab arul agak cuek.


"jawab mu gitu amat"ia menoel bahu sahabat nya itu."lagian ngapain gabung sama karyawan mu kamu itu kan bos jaga image dong"arul menambahi.


"kan ada kamu,kamu bukan bawahan ku kan?"jawab nya enteng."lagi pula paul juga wakil ku,jadi ada kita berdua yg bukan di tempat nya"tambah nya.


"kenapa dgn tman mu ini tumben waras"arul berubah heran."dan spt nya"kali ini ia menoleh ke arah asrul tanpa memperdulila ucapan arul barusan.


"apa aku kenapa,kamu mau bilang cuma aku bawahan mu disini,karyawan biasa mu?"arul melotot tak ingat kalau dia lagi di kantor."uda pada kenapa sih ribet bgt"paul melerai dan terlihat lebih dewasa.


"mungkin ini yg mawar bilang,paul lebih dewasa dan menyikapi semua masalah dgn santai"radit membatin sambil memperhatikan sahabat nya itu sekaligus rival nya itu.


"gedek bgt bertahun-tahun tdk pernah di angkat,jadi manager keuangan gitu kam ada yg bisa di banggain"asrul menggerutu.


"ia besok di angkat"balas radit dgn senyuman nya."srius"asrul berubah berbinar."ia tapi tunggu cungkring mu hilang dulu"otomatis semua tertawa meledek nya.


asrul yg merasa di ledek kehilangan selera makan nya sejenak."uda-uda makan mkananan mu nanti basi"ucap paul yg terlihat masih menahan tawanya.


"ada apa dgn mu dit tumben waras"arul mengganti topik pembahasan."sssttt tidak enak di dengar yg lain nanti muncul gosip yg bilang kalau PRISEDIR ELDAX COMPORATION TERNYATA TIDAK WARAS kan tidak enak"ia masih sempat bergurau di sambut tawa yg lain.


"oh ya 1 lagi jangan lagi panggil nama nya itu kata kiai ahmad"tambah nya."trus bikin alasan apa sama istri mu"paul spt menantang.


hmmmm...


radit terlihat berfikir."paling alasan yg lebih detail lagi"asrul menyahut sambil menghisab rokok nya berlahan.


"cieeehhh masih rokok kere"radit tertawa garing yg membuat yg lain semakin penasaran,inikah sifat asli radit?


"bertahun-tahun kerja hidup mu gitu-gitu amat"paul meraih bongkus rokok asrul dan di buang nya ke arah wajah sahabat nya itu sendiri.


"rokok ku ul,mendapat kan itu aku dgn kekuatan penuh,sampe ngos-ngosan gaji cukup nya cuma beli itu"asrul terlihat jengkel.ia selalu jadi bahan candaan tiap 4 sekawan itu berkumpul.


"nah"radit menyerahkan rokok dari saku nya."rokok mahal ini dit 35000 1 bungkus ya"asrul terlihat berbinar.


"bulan depan gaji mu aku tambah,jgn malu-malu in"ucap radit pula."srius dit"asrul kegirangan lagi."ia tapi..."


braaak


arul menggeprak meja sebelum ucapan radit selesai."apa kalian tdk menghargai seorang dokter disini,berapa kali aku bilang merokok itu sarang penyakit,kalian mau penyakitan,mau mati"arul terlihat benar-benar jengkel.


"urusan saya dong nyawa-nyawa saya"asrul masih cuek tak perduli.""dokter nha marah tuh,hati-hati gula darah nya naik"paul malah menanggapi nya dgn candaan.


"no problem lah,bukan rokok ku juga,dan aku tdk tau kenapa bisa ada di jasku"radit menambahi dgn cuek.


arul memijat pelipis nya berlahan,kepalanya tersa pusing krna spt nya ia tak pernah berhasil membujuk sahabat nya itu agar menjauhi rokok,krn rokok itu membunuh mu.

__ADS_1


"hai sayang"mawar menuju eldax comporation selepas ia dari salon."suami kecil ku"sambung nya sambil memeluk radit yg membuat yg lain menahan tawa.


dgn santai ia duduk tanpa memperhatiman raut wajah suami nya yg sudah merah spt tomat.


"tumben kesini ada apa?"radit bertanya."abis dari salon mampir bentar,BT di rumah aja"mawar duduk di sisi radit sambil melirik paul yg terlihat turun mood.


"uda ketemu sekretaris **** nya radit?"ujar asrul tiba-tiba.raut wajah mawar langsung memerah.


"cieehhh masih cemburu aja"asrul masih saja menggoda.melihat itu paul menahan tawa nya.rasa nya baru kemaren ia melihat gadis itu menangis di pelukan nya meminta agar ia membawa nya kabur.


"sudah jgn di dengar kan yg **** itu kamu sayang,you are **** my wife"radit menggombal dan merangkul istri nya itu.


"eh kamu tau tadi aku ketemu ayu" ia memulai cerita nya."terus-trus"sambut yg lain penasaran.


"ya aku di jambak"jawab nya dgn wajah menggemaskan."trus da yg sakit,mana?"radit spt memeriksa seluruh tubuh istri nya itu.


"kamu selain bikin muak lebay juga ya"paul menyerang nya."aku tidak apa-apa sayang,yg bikin aku bingung cuma 1 kenapa dia selalu menyebut radit,aku bahkan tdk kenal siapa radit-radit yg di tangisi nya itu"mawar menutur kan.


raut wajah pria yg di samping nya itu berubah.mereka saling berpandangan 1 sama lain.


"hai my honey ku,aku merindukan mu ummnuaaacchhhh"tiba-tiba ayu muncul dan dan memeluk radit sambil mencium pipi nya,ia dtang bsrsama melvin.


"mak jang nongol bukan pada tempat nya"asrul berubah jadi orang gagap seketika itu.


"aku boleh gabung kan"ia duduk di sisi kiri radit."kemari my son"ia memanggil melvin.


"daddy...


spontan mawar berdiri."mawar biar aku jelasin ya"radit langsung menahan tangan nya.


mawar melepas kan tangan nya dgn kasar."aku tak perduli apa alasan kamu kali ini,dan siapa sebenar nya radit,apa itu nama asli mu atau kau memang radit, bukan lagi urusan ku"mawar langsung menunjuk kan api kemarahan nya.


"ohhh jadi ada yg marah"ayu berdiri."aku sama sekali tdk perduli,kamu urus saja urusan mu sendiri dan jgn selalu mengganggu ku" mawar lalu menumpah kan jus ke arah ayu.


"auu"gadis itu menjerit krn terkena jus yg menurut kan membuat baju mahal nya kotor."radit dia menyiram ku"kali ini ia beralih pada pria yg sedang mereka perebut kan.


otomatis mawar terkejut."ohhh jDi radit itu kau"."apa yg kamu lakukan ayu bukan kah sudah ku bilang jgn mengganggu istri ku"radit berubah marah.


"istri...istri kamu bilang,lalu aku ini apa?apa hrs aku yg menjelas kan"emosi ayu meledak.


"kalian juga sama"kali ini ia beralih pada ke3 sekawan itu."kalian hadir di ijab qobul nya kan,lalu apa yg membuat kalian diam saja"emosi nya meluap-luap.


"aku bilang cukup"gertak radit."aku uda jelasin kemaren kenapa kamu g terima"kali ini ia memarahi ayu.


"dit dia yg dtang gangguin kita"ayu melemah dan menangis."mau sampai kapan kamu siap utk menjelaskan semua nya,sampai kapan kamu menggantung ku spt ini,kamu harus sadar kamu itu bukan riky,kamu itu radit kamu milik ku"ucap ayu terlihat menyedihkan.


mawar lebih terkejut lagi."dan kamu"ia beralih pada mawar wanita yg dari tadi mematung."harus nya kamu sadar berapa kali aku bilang kamu itu merebut radit dariku,radit itu pacar ku dari 20 tahun yg lalu,kemudian kamu datang dan mengambil nya,harus nya kamu faham dgn semua ini,kamu itu cinta nya riky,pacar kamu itu riky kenapa kamu menikah sama cowok ku,kenapa"ayu menutur kan semua beban di hati nya selama ini.


"sudah cukup"radit mendorong nya dgn kasar."apa?kamu takut dia tau semua nya,kamu takut dia meninggalkan mu setelah tau kamu itu bukan riky"


pllaaakkk...

__ADS_1


radit mendarat kan 1 tamparan di wajah nya.seluruh karyawan di kantin itu kini memandang kearah nya."kamu buat aku malu hah"kembali radit mendorong nya dgn kasar.


tidak ada yg bisa di lakukan ayu kecuali menangis dgn kondisi yg semakin memperihatin kan."dad jgn pukul mommy"melvin ikut menangis.


"pergi kamu sekarang dari sini,kamu hanya membuat ku muak,dan bawa sekalian anak kamu"radit benar-benar emosi,ia tdk mengira ayu akan menyulut emosi nya sampai se dalam ini.


"sayang kamu dengerin aku ya,apa yg di katakan nya itu.."


plakkk


mawar menampar nya sebelum ia menyelesaikan kalimat nya.setelah itu mawar berlari menerobos kantin.


aachhhh...


radit terlihat benar-benar prustasi."apa mau mu sekarang"ia kembali pada ayu."jawab..."ia memukul meja yg membuat semua penghuni kantin itu spt menonton drama di bioskop.


"dit jgn buat malu diri mu sendiri"paul mencoba mendingin kan suasana yg tlah memanas.


"bilang mau mu apa"gertak radit kembali mendorong ayu lebih kasar lagi."aku ingin kau menjadikan ku milik mu seutuh nya dan menikahi ku dgn syah"ucap ayu hampir tak terdengar.


"ok,sekarang kamu pulang ke apartemen dan tunggu aku disana"balas radit pula.berlahan ayu menghapus air mata nya.


"ayo my son"ia membawa melvin dari tempat itu.


paaakkk.


ke3 sahabat itu sama-sama menggebrak meja dan siap mengintrogasi nya.


"my son,siapa my son,siapa bocah yg memanggil mu dad,apa dia anak mu"cetus mawar terlihat lebih marah di banding yg lain.


"jangan coba-coba mengulangi hal yg sama ya"paul kini mengancam."ok tenang,aku jelasin ok"balas radit mencoba lebih tenang.


"nama nya melvin,umurnya 5 tahun"


"achh kami tidak butuh itu,tak penting siap dia,apa dia anak mu dari ayu"paul semakin jengkel.


"apa anak ku?haha"radit malah tertawa."coba liat muka nya mirip g?"sambung nya.


"ia sih anak itu bule nya kebangatan,dan spt nya tdk mirip"asrul spt menyelidiki."muka ku bule g?"ungkap radit dgn PD nya.


"tidak,muka mua asia bgt malah lebih mirip artis korea"jawab asrul lagi yg membuat radit terkekeh.


"jadi percaya dong kalau bocah itu bukan anak ku,tidak mungkin bro keturunan ku bule 100%...contoh nya gibran"tutur nya meyakinkan.


"tidak,bisa saja dari ayu,bule prancis"paul masih tak percaya."come on paul kamu tau aku kan"gerutu nya.


"aku tunggu di rumah sakit besok aku butuh tes DNA"arul kemudian melangkah pergi begitu saja.


hhhh...


radit mendengus kasar."dan...."paul kini menunjuk wajah nya."kalau terbukti kamu menghianati nya,lepaskan dia"setelah itu paul dan asrul juga meninggalkan nya.

__ADS_1


🌹🌷⚘


__ADS_2