
"Rul kawani aku ke rumah paul,kamu hrs membantu ku menjelas kan semua ini"Radit menghubungi Arul pagi-pagi sekali.
"ia,10 menit lagi masih ada pasien yg hrus aku tangani"Arul menjawab dgn santai lalu mematikan hp itu.
"Ayo Ardi"ajak nya melangkah di ikuti Ardi.Ia ingin segera mengakhiri kesalah fahaman ini agar sahabat baik nya itu tak terlalu lama membenci nya.
Mobil mewah Radit berhenti di depan rumah Paul yg terlihat sunyi spt tak berpenghuni.
"Kau yakin Paul ada di dalam"ucap nya pada Ardi.
"Seperti nya kosong tuan muda"balas Ardi ikut memperhatikan nya.
"Tanya seseorang"perintah nya.Buru-buru Ardi keluar dan menemui tetangga yg tdk jauh dari rumah paul.
"Ohh bu marina kan uda meninggal 2 bulan yg lalu"jawab wanita yg sedang menyapu halaman itu.
"Kalau anak nya tdk tau kemana,sejak ibu nya meninggal anak nya tak pernah kelihatan lagi"
Samar-samar Radit mendengar percakapan Ardi dan wanita itu kekuatan nya seolah roboh.Sehancur inikah ia memghukum keluarga yg tak bersalah?.
Terasa nyeri di ulu hati nya tiap mengingat tangisan paul ketika para pengawal memghajar nya.
"Tuan"Ardi kembali mendekat.Spontan Radit mengangkat tangan nya pertanda ia sudah tau jawaban nya.
"Kita pulang tuan muda?"kali ini Ardi bertanya krna ia tau bos nya itu sedang tak baik-baik saja.
"ini akan jadi pelajaran berharga bagi mu tuan agar ke depan nya kau tak bertindak ceroboh lagi"batin Ardi lirih.
Tit tit!!
__ADS_1
Kalakson mobil Ardi berbunyi dari belakang.Buru-buru Arul keluar dan bicara lewat kaca mobil Radit.
"Aku lupa memberitahu mu dit kalau Paul tak di sini"ujar nya.
"kemana Paul?"balas Radit to the point.
"Paul!"
"Jangan bilang kamu tidak tau apa-apa,krna aku tau kamu yg tau kemana paul pergi"kali ini Radit membentak.
"Ok"
Arul terlihat menarik napas."Aku yg mengambil paspor nya setelah kejadian itu,dia kembali ke prancis dan..."
"Dia menelpon ku 2 bulan yg lalu saat mengatakan good bye indonesia,dan setelah itu dia tdk pernah lagi menghubungi ku,nomornya mati"
"Ia tuan"balas Ardi patuh spt biasa nya."dit tidak ada guna nya kamu menyusul kesana kau menyusul kesana dan belum tentu dia ada di sana"gerutu Arul.
"Kau ingin menghalangi ku"Ia menatap sahabat nya itu dgn tajam."Pak jalan"ucap nya kemudian menutup kaca mobil dan meninggalkan Arul di tempat tadi.
Ia langsung menghubungi Mawar utk memberitahukan ke berangkatan nya.
-------- ------------ -------------- ---------
MaWar:Sayang tapi buat apa kau kesana,,,
Mawar kurang setuju dgn keputusan suami nya.
Radit:tidak sayang aku harus kesana,aku tdk akan membiar kan diri ku di hantui bayang-bayang penyesalan,semua ini salah ku.
__ADS_1
Mawar:(diam)
Radit:tolong jgn menghalangi ku.
Mawar:terserah kau saja
------------ ----------- --------------- --------------
🌹
Tapi saat tiba di prancis pun ia taj menemukan sosok Paul,ia bahkan menemui semua kerabat Paul tapi tak ada 1 pun yg bertemu dgn nya.
Semua pengorbanan nya hanya sia-sia.Sekuat apa pun dia mencari dan sekuat apa pun tenaga yg di bayar nya utk mencari pria pemilik nama Paulus admaja itu tapi semua nya hanya buang-buang waktu dan tenaga saja.
Dgn kekecewaan ia kembali ke indo nesia dgn ke hampa an.
Tidak ada tujuan dan harapan nya lagi,rasa sakit dan penyesalan yg ka alami ini lebih parah dari patah hati dan putus cinta.
"sudah biarkan,mungkin ini sudah keputusan nya,iklas kan dia dan hapus rasa sesal disini"ujar mawar sambil merangkul dan dan memegang dada suami nya.
"Dia tdk mungkin selama nya di negara asing selama pribumi masih ia pegang kuat"
Radit memeluk nya dan menumpah kan semua tangisan nya di dada istri nya,tangisan yg benar-benar menggerogoti hati nya.
"Selamat jalan paul,selamat jalan my hiro ku,izin kan aku melupakan mu dan menghapus sisa cinta ku...kekuatan perasaan mu yg menjadikan mu sbg pria terhebat ku,kau bertahan mencintai tanpa harus kau miliki"Mawar membatin sambil menghela napas berat.
mungkin hari-hari yg di lalui nya akan semakin berat krna harus melupakan separuh kenangan nya yg telah di isi oleh paul se penuh nya.
🌹🌷⚘
__ADS_1