Mawar Merah(Sarangheo)

Mawar Merah(Sarangheo)
PENGKHIANATAN


__ADS_3

Itulah yg kini sering terjadi dlam hidup mawar,keduanya melalui ranjang panas bukan hanya kali itu malah sudah sering dan menjadi candu bagi mawar.


Beberapa bulan kemudian,


"Mawar tolong antar rapot2 ini kesekolah kamu g sibuk kan..."ucap pak hamit saat sarapan pagi.


Mawar menggeleng dan melanjut kan sarapan nya,setelah itu ia melajukan motor putih kembali ke SMA cahaya.Tapi alangkah terkejut nya dia saat sang kekasih melewatinya dgn santai dan bersama wanita lain.


"riky...."gertak mawar krna sudah jengah dgn alasan radit berikutnya.


"Hai...."pria itu menoleh dan auto melepaskan tangan nya dari bahu ayu.Tapi bukan nya merasa takut ayu malah semakin gencar dan tak segan menggenggam tangan radit.


Dgn kemarahan nya mawar meninggalkan ruangan itu, menyerahkan bawaan nya terlebih dahulu pada sang papa kemudian melarikan diri dari sma cahaya.


ting.


1 pesan radit masuk


"ntar malam jalan ya...(radit)"


"g bisa(mawar)"


"kenapa..,kamu marah(radit)"


"g...lagi sibuk aja....lanjutin belajar nya...aku pulang...(mawar)"


Buru-buru mawar mematikan hp nya dan pergi.


"hei...."


Ayu mendekati nya di kls.Dan langsung merampas ponsel radit.


"hhhh kamu chattingan sama dia...kelihatan bgt kamu takut karna kejadian tadi..ia kan..."ucap nya


"kalau ia kenapa..."balas radit spt dapat gamparan panas secara tdk langsung.


"kenapa sih kamu sekarang lebih sering sama dia...ohhh..atau jangan-jangan kamu uda beneran suka sam dia..."lanjut ayu.


"kalau ia kenapa....?dan kalau tidak kenapa?"


"baarrrr"


Radit langsung memukul meja dgn emosi.


"aku bisa muak ya lama-lama kalau kamu tetap spt ini...." gerutu radit jengkel.


"ok...tapi aku hra tau alasan nya...dan aku g mau kamu menyembunyikan apapun...."balas ayu menggunakan bahasa italia lalu meninggalkan ruangan itu.


"spt kamu sgt menikmati peran mu...."ucap paul dari arah samping.Radit menghembuskan napas kasar dan mencoba tenang.Ia memang tak bisa spt dulu lagi,kini ia hrs extra menjaga hubungan nya dan mawar.Karna hidup mawar kini ada dlm tanggung jawab nya.


πŸ’πŸ’πŸ’


Utk acara reuni seangkatan nya yg di adakan di pantai melalui bimbingan radit yg kini tlh jdi sbg ketua osis.Tentu saja mawar dan kedua sohib nya tak mau ketinggalan.Tapi spt nya tak akan berjalan baik,


"tuh liat pa lo g jealos..lo g liat dia nempel aja dari tadi..."gerutu siti.


"dasar cowok g berperasaan...."lanjut x jengkel.


"uda..biari aja..."sela mawar spt tak perduli.


"kalau gua jadi lo sih uda gua botakin kepalanya..." tmbah siti lagi.Tapi tdk dengan winda ia memilih diam dan menikmati semuanya.


"tuh liat....mawar lo g' tanya hubungan mereka apa gitu...kok bisa ayu nempelin dia trus...."lanjut siti memulai lagi.


Tapi respon mawar masih spt tadi."Mawar dengerin gue..."gertak siti geram


"ohhh atau lo uda putus dan lo malu ngaku ke kita..."tebak siti kemudian.Tapi kali ini mawar menunjuk kan cincin pertunangan di jari manis nya.


"mawar.....cincin itu g bisa bukti in apapun bisa jadi kan dia mutusin lo dan g minta balikin cincin..."sergah siti masih tak percaya.


"harus rupanya lo tau tial urusan gua ama dia...apa semua prihal hidup gue lo tau.."balas mawar berubah marah yg membuat kedua sahabat nya tercengang.


"lagi pula g perlu lo hrus tau semua nya...krna gua bahagia sama dia...."tambah nya terlihat berapi-berapi.


Kali ini winda menyeret nya."gitu cara dia bahagia in lo...begitu yg lo bilang bahagia..."ucap nya menunjuk kebersamaan radit dan ayu yg terlihat mesra.

__ADS_1


"jelasin kegue war...hati lo tuh g baik..lo g bahagia war...lo g bisa bahongin gue...lo jgn buta gara-gara hartanya..."tutur winda.


"mungkin lo bisa mengelak dari siti tapi dari gue"lanjut winda.


Kali ini mawar menyerah dan menangis di pelukan winda.


"jgn biarin semua nya berlarut-larut spt ini war..lo tuh belum merid...lo masih punya pilihan lain yg lebih baik dari dia..."ucap winda seolah ikut merasakan beban sahabat nya itu.


"aku g'bisa lupain dia win,aku uda sayang bangat sama dia"ucap mawar tersedu-sedu.


Dgn tangis mawar berubah pilu,kenyata an kalau ia tak suci lagi membuat nya lemah dan tak bisa mundur.


"lo ngomong war bicara sama ibunya...lepasin cincin ini..."lanjut winda kian mendalam.


"gua g bisa....."selanya tersedu-sedu dan memeluk winda erat.


"hmmm"


Rasya ikut bergabung dgn ke3 nya.


mau gua bantuin komat kamit di depan bocah ingusan itu biar di jadi ketar ketir.."ucap ranya menawar kan jasa.


"ayo....."


Ia membawa gadis itu sebelum tau apakah bersedia atau tidak.


"mawar...."gertak radit saat keduan ya sudah muncul di hadapan nya.


"ngapain kamu sama dia..."


Tunangan nya itu terlihat marah.


"heh lo tanya dia ngapain sama gue nah longapain...." balas rasya sengaja melepaskan pengangan tangan keduanya.


Dgn kasar radit menarik mawar tapi gadis itu menghindar dan memilih bersembunyi di belakang rasya.


"heh lo g tau gue ya...gue bisa aja keluarin lo dari sekolah ini kalau gua mau..."ucap radit geram.


"oh ya...lo fikir gua takut sama bocah ingusan kaya lo..."jawab rasya enteng.


Kali ini radit menendang nya.


stop


Mawar menyela dan berdiri di depan keduanya,ia tdk ingin ada pertikaian.Radit tdk membuang kesempatan itu ia menarik mawar kearah nya.


"ihhhh lepasin tangan lo ganjen..."oceh mawar mendorong ayu kasar.


"apa...lo bilang gua ganjen..."balas ayu balik menyerang. "lo tanya cowok lo baik-baik siapa yg ganjen...you or me..."balas nya jengkel.


Kali ini mawar memukul radit tapi pria itu menjebak nya dlm sebuah pelukan.


"tenang sayang tenang ok..."bujuk nya.Kali ini mawar menangis dlm pelukan nya.


"tdk ada yg bisa menggantikan mu utk ku...ok..."bisik nya.Tapi di luar dugaan ayu menarik ayu dari pelukan radit dan mendorong gadis itu hingga terjatuh ke pasir.


"lo jauhin cowok gue..."ucap nya.Setelah itu mawar berlari menjauh dan membiar kan radit trus memanggil-manggil nya.


"hei..."


Paul duduk berlahan disisinya.Liat aku punya sesuatu,


Lalu ia mempermain kan jarinya hingga mangeluar kan seekor burung kecil terbang dari sana.


wahhhh!!!


Gadis itu terharu dan melupakan kesedihan nya sesaat.


"ada lagi..."lanjut radit mempermain kan jarinya lagi.


Kali ini keluar setangkai bunga."utk wanita tercantik..."ucap nya agak menggombal.


"makasih..."balas mawar tersipu.


"janji g akan nangisin dia lagi..."cetus paul agak memaksa.

__ADS_1


"aku g tau paul apa sebenarnya ini...aku merasa semua ini aneh aku sprti di permain kan...dan aku g tau gadis itu siapa buat dia...aku g keberatan kalau emang dia pengen sama cewek itu aku bakal mundur tapi...aku hrs tau apa alasan nya lakuin ini sama ku...."


sssstttt.


Paul menutup bibir nya dgn jarinya.Kan uda janji g' nangisin dia lagi...."ucap nya menghapus air mata di pipi cantik mawar.


🌹


Malam harinya,


Mawar terlihat berbaring di kasur empuk nya berulang kali ia memeriksa ponsel nya dan berharap seseorang akan menghubunginya.


ring.


Dan benar ponsel nya berbunyi dan hanya bu anis yg mengingat nya.Dan wanita itu yg masih mengingat hari ulang tahun nya


---- ----------- ------------ ------------


Bu anis:selamat ulang tahun sayang...


Mawar:makasih ya bu....


Bu anis:kamu siap2 ya ibu jemput ....ada kejutan buat kamu...da sayang....


--------- ------------- ------------ -------'


Panggilan itu terputus,mawar menghela napas pasrah,bagaimana tidak luluh wanita itu begitu menyayanginya.Mana mungkin dia tega dan bicara tentang penghianatan radit padanya.


"bagaimana ini....bagaimana kalau ...gimana cara ku menghadapinya...bagaimana kalau ayu juga ada disana..."desis nya spt memiliki kecemasan berlebih.


"mawar...ada yg jemput...."


Bu hamit terdengar bicara dari luar dan memanggilnya. Buru-buru mawar merapikan rambut nya dan keluar.


"silahkan nona...."


Supir bu anis sudah membukan kan pintu mobil utk nya.Mau tdk mau ia terpaksa hrus ikut dN mobil itu membawanya ke rumah bu anis.


Tepat di depan pagar 2 satpam membuka kan pagar dan mobil itu masuk.


"silahkan non..."


Pak amin membuka pintu mabil utk nya.Ia turun dan mendekati bu anis yg menyambutnya dgn hangat,masih sama spt dulu.


"selamat ulang tahun non..."ucap ke 5 maid serentak yg menambah senyuman di bibir mawar.


Rumah itu sudah dihias dgn rapi,dan ada kedua orang tuanya jga disana.


"radit mana bi.."sapa bu anis mencari-cari keberadaan putranya.


"lagi kumat nyonya..."


Maid itu mengucap kan hal yg aneh menurut nya,dan lagi-lagi bu anis menjadi orang dari kesekian yg menyebut nya radit bukan riky.


"maksudnya apa bu..."


Mawar memberanikan diri,tapi sebelum sempat di jawab,


"emang radit dari tadi g' disini.."


Kali ini pak hamit yg bicara."bentar lagi juga turun pak..."balas bu anis dgn manis nya dan bisa membius mata yg melihatnya.


Setelah itu bu anis langsung menyalakan lilin di atas kue ulang tahun besar yg bertuliskan birtday ke 19. Tapi sampai pesta itu berakhir radit tak kunjung muncul,bisa mawar lihat dari ekor matanya kalau pria itu hanya menatap dari anak tangga.


Ini bahkan bukan pertama kali nya ia melihat sifat aneh radit,bahkan ulang tahun nya di tahun lalu pun radit tak ada.


"radit antar mawar pulang..."ucap bu anis saat acara sudah selesai dan tiggal hanya mawar yg tersisa.


Tanpa jawaban radit turun dan meraih kunci mobilnya."mawar...dengerin ibu ya....apapun yg kamu lihat dalam diri radit atau membuat mu tersinggung... itu di luar kesadaran nya...tapi 1 hal yg pasti...kamu ada dihatinya meskipun terkadang bisa membuat mu jengah."tutur bu anis spt tau kebimbangan di hatinya.


Mawar mengangguk lalu mengikuti kekasih nya itu,mobil itu meluncur spt kilat tanpa basa-basi apapun suasana hening hingga tiba di tujuan.


baarrr


Mawar keluar dan menutup pintu mobil dgn kasar kemudian berlari ke dalam rumah.

__ADS_1


πŸ’πŸ’πŸ’


__ADS_2