Mawar Merah(Sarangheo)

Mawar Merah(Sarangheo)
RM HUSADA


__ADS_3

selepas dari gudang tua tempat andrew menyekap mawar paul langsung membawa gadis itu ke RM HUSADA salah satu aset keluarga rizal mattew dan bu anis menjadikan arul menjadi direktur utama nya.


"mawar kamu tdk apa-apa sayang?"bu anis langsung mendekat bersama yg lain.mawar langsung menangis dan memeluk wanita yg masih berstatus mertua nya itu.


"maafin mawar ma gara-gara mawar mama kehilangan aset mama"ucap nya."biarkan saja,harta bisa di cari taapi kamu..."bu anis mengelus pipi nya.


"kamu itu aset terpenting mama,tak bisa mama bayang kan apa yg akan di perbuat radit kalau sampai mama gagal menyelamatkan kamu"lanjut buanis dgn mata berkaca.


"radit ada di dlam,pergilah"bu anis mengurai pelukan nya berlahan.mawar menuruti itu ia,ia mendekati ruang ICU tempat radit di rawat.


tapi mawar terkejut melihat ada seorang wanita yg menemani suami nya dan menggenggam erat tangan suami nya.


kedua nya saling bertatapan tapi tak berkata appun.


reeekkkk


paul dan arul masuk bersamaan."keluar aku mau periksa"ujar arul menatap gadis itu spt tak bersahabat.

__ADS_1


alena berdiri dan memilih meninggalkan ruangan itu,ia tau ke2 sekawan itu tak ada yg menyukai nya.


"radit koma dan kepala nya cidera krna pukulan keras bisa jadi dia akan amnesia,geger otak atau gangguan saraf lain nya,aku belum tau pasti ,kami masih menunggu hasil leb"tutur arul menjelaskan.


mawar terdengat terisak,ia menatap wajah suami nya dgn butiran air mata yg mulai jatuh dari pipi nya.


pria yg dulu terkenal kejam dan berkuasa kini terbaring lemah dan tak bisa apa-apa."bangun...bangun aku mohon"suara rintihan mawar mulai terdengar.


ia jongkok berlahan dgn tangisan yg semakin pilu."sekarang giliran mu yg di periksa"paul mendekat dan ikut jongkok di dekat nya.


"ia benar kamu baik-baik saja"paul menatap nya dgn intens,"tapi anak mu,bayi dlm bkandungan mu?apa kau tau kondisi nya sekarang spt apa,kita tdk akan tau keadaan nya sebelum kita periksa"lanjut paul masih spt tadi.


mawar tak bergeming."ayo berbaaring"pria itu kembali membujuk nya dgn kelembutan yg membuat mawar menurut dan merilexkan tubuh nya di atas kasur.


"biar asaya yg periksa langsung ya "ujar arul mendekat dan menaruh alat nya di atas perut mawar lalu ditekan-tekan nya dgn berlahan.


"gimana rul"sapa paul melihat sahabat nya itu tak bersuara."harus kah aku memberitahu mu?"memang status mu sudah berubah jadi suami nya"jawab arul spt mencibir.

__ADS_1


"jangan mulai perdebatan ini rul"gerutu paul terlihat tak suka."laagian kamu aneh dan spt menikmati peran mu,suami nya tuh disana lagi koma,tak harus aku memberitahu mu"


"atau...jangan katakan kau juga ikut menanam saham"arul kini melotot dgn tajam."dasar otak mesum"balas paul pelan.


reeekkkk


perdebatan kedua nya berhenti saat bu anis masuk."gimana rul cucu tante tdk apa-apa kan?"sapa nya to the point.


"tidak apa tante ,mudah-mudahan bayi nya sehat dan kuat"jawab arul mencibir kearah paul yg membuat pria itu semaki jengkel.


"kamu pulang ya sayang,biar kamu istiraahat,ardi sudah menunggu di depan"ujar bu anis beralih pada menantu nya itu.


kali ini mawar menurut.ia turun berlahan dari tempat tidur."oh ya rul kamu urus ya biar radit di tawat di rumah,itu spt nya akan lebih aman,dan tak ada orang sembarangan yg bisa melihat kondisi nya" lanjut bu anis beralih pada dokter muda di dekat nya.


"ia tante"arul mengangguk patuh."hhhh aku tinggal mengurus sisa nya,kekacauan yg tlah ku buat sendiri" ucap bu anis dlm hati teringat alena yg baru keluar dari rumah sakit dgn keadaan marah saat tau wanita yg berpapasan dgn nya di ruangan adalah istri dari tunangan nya.


🌹🌷⚘

__ADS_1


__ADS_2