
suasana makan malam....
"hmm radit..
"aku tdk ingin berdebat ma"radit menyela sebelum bu anis selesai."habis kan makanan mu sayang"ia mengelus kepala gibran dgn senyuman."habis ini kita main gaple ya pa"gibran spt menagih janji nya.
"ya papa usaha kan"jawab nya gugup,tdk mungkin rasanya ia mengaku kalau tak tau jenis permainan itu.
"dit besok kiai ahmad ingin ketemu"bu anis bicara lagi."mama kabari aja kalau sudah tiba krna aku sgt sibuk di kantor"jawab nya.
kiai ahmad lah yg selama ini tempat konsultasi nya utk menghindari gangguan riky yg terus menguasai raga nya.
"tumben berfikir jernih ya ma,lagi waras kali ya"mawar mulai menggoda krna melihat aura suami nya tdk dlm mode zombie,
"menurut mu aku gila"radit melotot,tdk juga tapi stengah waras,dan setengah nya lagi belum dewasa,,suami kecil ku,,"goda an mawar kian menjadi.
raut wajah radit memerah ia benar2 benci panggilan itu"ia kakak bawel"radit melotot dan menuruti skenario ddaka istri nya.
mawar terkekeh krnanya,"ayo sama oma,jgn liatin org dewasa"bu anis membawa cucu nya itu pergi dari meja makan.
"bisa tidak menerima aku apa adanya,jgn selalu menganggap aku ank kecil,panggil abang atau apa kek yg membuat aku lebih damai"radit menggerutu.
"tapi nyata nya kau memang lebih muda kan?2 tahun dan ingt kau mendekati ku saat usia 15 tahun,dan sifat mu masik kekanak kanakan sampai sekarang adek ku sayang"mawar kian menjadi.
"tapi rayuan anak kecil ini bisa menjebak mu kan"kali ini radit melotot lagi.
hahaha
mawar terkekeh lagi,"sama paul aja biar lebih dewasa"radit semakin jengkel,oh jelas,dia lebih dewasa,lebih segala nya dari mu"mawar semakin menjdi tanpa memikirkan kemarahan suami nya yg suah memuncak.
"dan...apa kau siap kehilangan ku"lanjut mawar sambil mengedip2 kan mata nya.
"coba saja"radit semakin di bakar api amarah,"dit ini hasil rapat kemaren"org yg di perdebat kan itu tiba2 sudah muncul di tengah2 ke2nya.
__ADS_1
"ehhh ada paul,sudah lama kita tdk bertemu ya"radit dan paul sama2 mengalami mode melongo krna reaksi mawar yg tiba2.
"ada yg bisa jelasin ini kenapa?"paul membuka pembicaraan,krna ia rasa baru kemaren ia bertemu dgn gadis itu,dan ia sendiri lah yg mengantar nya ke eldax comporation.
"uda jgn liat mata nya,liat aku aja"ucap mawar semakin menjadi krn tau radit melototi sahabat nya itu.radit terkejut lagi.
"besok kita jalan2 bisa kan?biar sekalian kamu bisa main gaple sama gibran"sambung mawar lagi.
"soŕy bro istri ku spt nya uda gila"kali ini radit menarik istri nya itu ke belakang nya.paul terkekeh melihat tingkah ke2nya."sini kamu"radit melott dan meraih map itu lalu manarik isti nya itu ke atas.
"jgn lupa ya paul besok jam 8"mawar masih sempat menggoda.
"hhhh hidup kalau penuh drama ya spt itu"bu anis mendekat,paul memegang tengkuk nya tak mengerti.
om paul.....
gibran berlari dan memeluk pria yg sudah selama ini di anggap nya hiro dlm hidup nya."hmmm anak om makin besar ya"balas paul mengangkat bocah itu ke gendongan nya.
🌹
"apa mksud mu tadi,kamu sengaja"radit memarahi istri nya."loh kamu yv duluan kan"balas mawar pula.
"hhhh mau nya kutelan si paul itu bulat2 biar lenyap dari muka bumi ini"gerutu radit mengacak2 rambut nya.
spontan mawar memeluk suami nya itu,"hmmm jadi kau cemburi suami kecil ku"goda nya."seandainya stok pria di dunia ini tinggal dia aku akan memilih nya".radit menoleh pada istri nya itu.
"percaya lah"mawar menambahi."jgn cemburu lagi ya"bujuk mawar lagi.barulah radit membalas pelukan istri nya itu.
"sana temui dia,aku mau beresin kamar dulu"ujar mawar pura2 merapikan sprei.padahal ia sgt merindikan sosok pria yg selama ini selalu bersama nya,ntah sejak kapan ia merasakan debaran itu.
"ok"radit pun keluar."hhhh aku hrs kuat,aku hrs menghindari nya,dan membuang perasaan ini,krna aku hanya mencintai suami ku"ujar nya duduk di ranjang dgn lesu.
🌹
__ADS_1
saat menuruni tangga langsung terlihat pemandangan kebersamaan paul dan gibran yg membuat mata nya risih.
"liat anak ku sendiri bisa lebih akrab sama dia apa aku g gila"radit menggerutu sendiri.
"sepertinya itu kesalahan mu"bu anis menyahut dari belankang."kamu yg menyuruh paul menemani nya kan?menyembuh kan nya,nah ini hasil nya,dan gibran spt nya lebih mengira paul ayah nya dari pada kamu".
hahhhh....
radit mengacak2 rambut nya prustasi,"di tungguin dari tadi drama mu g kelar2"radit bicara saat menemukan keberadaan radit.
radit sekedar tersenyum ia mendekat."pa liat my hiro ku kalah...pria terhebat ku kalah,yeeee"gibran melompat kegirangan.
"apa itu hasil ajaran mu?"ia menyelidiki sahabat nya itu,"apa?aku yg ngajarin"paul terkekeh"aku sama sekali tdk mengerti apa itu my hiro,pria terhebat lah".radit mendengus kasar.
"trus apa urusan mu kesini?"ia bicara lebih tajam lagi,"ngantar berkas sekalian jenguk anak ku"paul mencubit pipi gibran dgn gemas."hehe ponakan ku maksud ny"lagi2 paul terkekeh.
"BTW kapane gibran ngajarin papa ya main gable,krn om akan semakin sibuk,jadi main sama papa ya"tambah paul seolah mengerti isi hati sahabat nya itu.
"yaaa"gibran terliht kecewa."g apa2 kan jagoan"kali ini paul mengacak2 rambut bocah itu dgn senyuman."ya sudah gibran mau ngajarin bi sumi dulu krn spt nya papa juga akan sibuk" gibran berdiri dan meninggalkan ke2nya.
"oh ya kenapa bisa kak mawar batalin niat nya?"ujar paul mengalihkan,"yaaa yg nama nya istri ku pasti bisa ku rayu"sikap radit mulai menjulang tinggi.
"sombong"paul bicra pelan dan terkekeh."lebih baik kamu jujur,masih suka kan sama bini ku"radit mulai menyelidiki.----
"ia masih,dan,,,,semakin dalam,ada masalah?"paul menjawab dgn santai.raut wajah radit berubah."kamu kan tau dia sahabat ku,dan aku kwnal dia jauhhb......sebelum kamu dan riky kenal dia,dan kamu juga tau kan aku yg jodohin dia ama riky"pandangan radit semakin tajam.
"hahaha sorry2..akh lagi bicara sama riky ya"lagi2 paul terkekeh dan menanggapi nya sbg candaan.radit menatap sahabat nya itu dgn intens,dgn mudah nya paul mengaku menyukai istri nya sendiri,dihadapan nya sendiri.
"haha santai,aku bukan orang jahat,aku tidak rakus,aku tidak akan merebut nya,dgn dia bahagia itu sudah cukup buat ku,krn aku tau cinta ku pada nya tidak sebanding dgn cinta nya utk mu,Iam promise"tutur paul dgn enteng nya.
kali ini radit tertawa kecil,dia merasa cinta paul lebih suci dari pada cinta nya yg hanya suka memaksa.
🍒🍒🍒
__ADS_1