
Kejadian dua bulan yg lalu hadir kembali di mimpi nya.Mawar membuka mata nya dan menoleh ke setiap sudut ruangan.
Ia kembali tersenyum dan memejam kan mata nya,senyuman yg sulit di artikan.
Baru saja mawar kembali ke alam bawah sadar nya,
tek tek tek
Ia mendengar suara langkah kaki seseorang mendekat.Pria yg sampai saat ini masih berstatus suami nya itu tersenyum manis kearah nya.
Ia sudah mendapat kan kembali penglihatan nya spt dulu.Saat merasa kan sentuhan itu mawar membuka mata nya.
Walau pun mawar tak secantik dulu lagi krn tak pernah lagi mengurus diri nya dan membiarkan nya terkurung di kediaman rizal mattew tiap hari,tapi itu tak membuat perasaan radit bérubah.
"Kami makin kurus sayang"ucap nya mengelus rambut mawar berlahan.
"kenapa membiar kan ke cantikan mu luntur"lanjut nya masih bersama senyuman nya.Tapi gadis itu tak mengubris sama sekali.
"sekarang ayo kita mandi,aku akan buat kecantikan mu kembali bersinar"Radit berusaha menggoda dgn tawa nya.
Mawar seolah mematung menuruti apa pun yg di ucap kan suami nya itu tapi tak pernah ada kata yg terucap dari bibir nya.
"Ayo"
Radit menggendong nya ke kamar mandi ,berlahan menyalakan sower dan membiarkan diri nya dan istri tercinta nya basah.
"Apa kau merindukan ku"ucap nya memeluk gadis itu dan mengecup bibir nya dgn lembut.
"Kau tau sayang aku kangen bgt sama kamu"bisik Radit dgn berlahan hingga kedua nya memadu cinta di bawah sower dan saling menukar kenikmatan spt tak pernah jenuh.
Tapi di lain sisi Mawar terlihat hanya diam dan membiarkan apa pun yg di lakukan suami nya pada tubuh nya,dan ia anggap sbg perasaan yg terakhir.
hingga Radit kembali melepaskan nya setelah melalui yg nama nya sorga dunia.
Kedua nya kembali membersihkan diri lalu mematikan air sower.
"Ayo"Ia merangkul gadia itu keluar dari kamar mandi.
"Kamu tau sayang dokter nya bilang apa,Aku beruntung krna ada seseorang yg dgn senang hati bersedia jadi pendonor ku"Ia bicara sambil meraih baju nya dari lemari.
"coba kamu lihat mata biru ku"lanjut nya membulat kan mata nya di hadapan mawar.
"cukup menarik bukan aku kehilangan mata biru ku dan sekarang mata ku berubah warna jadi spt mata orang indonesia,hahaha"ia tertawa dgn garing nya tanpa menghirau kan mawar yg sejak tadi hanya jadi pendengar.
__ADS_1
"Siapa pun orang nya aku pasti menemukan nya,krna aku berhutang banyak pada nya"lanjut nya dgn suara yg mulau rendah.
Tok tok tok
Baby sister yg di sewa utk merawat bayi mungil nya mengetuk pintu.
"maaf nyonya,tuan,spt nya dede nya nangis"ucap nya.
Mawar menerima bayi itu lalu di susu kan nya.Ini memang keputusan nya utk memberi Asi utk bayi nya sendiri,Ia tak ingin putri kecil nya meminum susu pormula.
"Jadi kau masih menyusui nya!pantas saja kau semakin kurus"desis Radit tiba-tiba.
"Tapi tdk apa-apa kalau itu membuat mu nyaman"lanjut nya dgn senyuman nya.
Lagi-lagi mawar tak mengubris nya."Oh ya kau belum memberi nya nama sama sekali"Radit bicara lebih banyak lagi.
"Sayang sekali yg padahal aku ingin kau yg memberi nya nama"
"Bagaimana kalau kirana?kirana angelika mattew?"
"Kau setuju?"
"Terserau kau saja"kali ini suara emas Mawar terdengar.Yg membuat suami nya terkekeh.
Gadis itu masih terdiam seribu bahasa."Diam itu bukan berarti emas bisa saja krna napas mu bau,, hah"kali ini Radit tersenyum geli sambil menghembus kan napas nya tepat di depan wajah istri nya yg membuat Mawar mau tidak mau menampar lengan nya agar menjauh dari nya.
"Hahaha"Radit tertawa dgn keras seraya memeluk istri nya erat.
"Aku minta maaf"ucap nya tepat di telinga Mawar.
Tidak ada jawaban dari istri nya itu,pelan-pelan ia meraih map dari bawah bantal nya.
"Ini surat cerai nya,sudah aku tanda tangani dan aku pergi hari ini"ucap mawar tiba-tiba yg membuat raut wajah Radit memerah."bukan kah kau ingin mencerai kan ku?".
Kali ini Radit berdiri tindakan gadis itu di luar dugaan nya.
"Bukan krna kamu miskin,tapi...ini hukuman yg pantas utk ku krna aku sudah mengkhianati mu"lanjut nya mengusap air mata yg sejak tadi sudah ia tahan.
"Dan apa yg kita lakukan tadi aku anggap itu yg terakhir,aku minta maaf"sambung nya.
Badan Radit berubah lemas,ia menjatuh kan diri nya ke lantai.
"Dan kalau kau menganggap putri ku ini tak se bersih semesti nya tak perlu memberi nya nama keluarga mu,aku bisa mencari kan nya nama yg lain"Mawar bicara membuat dada suami nya semakin sesak.
__ADS_1
Sungguh bukan ini yg ia ingin kan."Tidak sayang tolong jgn pergi,aku tidak mau kehilangan mu lagi"Ia jongkok dan meraih tangan mawar.
"Apa kamu mau melihat ku gila lagi?tidak sayang aku tau kamu di jebak"lanjut nya.
"Kamu liat ini"Dgn tergesa-gesa ia mencari sesuatu di dalam lemari.
"Lihat lah ini,Ardi sudah mencari tau semua nya,semua ini permainan andrew,kalian cuma korban dari kelicikan nya,Paul memperlakukan mu dgn baik sayang,aku yg bodoh,aku yg gegabah,dia bahkan menuruti keinginan anak kita saat aku tak bisa memberi kan nya,kalian tak pernah menyakiti ku sayang"Radit menutur kan lebih banyak lagi sampai lupa titik dan koma di tiap kalimat nya.
Mendengar nya mawar mulai terisak,ia tak menyangka Ardi mencari tau sampai sedalam itu.
"Aku juga sudah mengaman kan dgn 2 orang yg sudah di bayar andrew utk menjebak kalian"tambah nya lagi.
"Tapi buat apa,buat apa dit?kalau kamu sendiri tak pernah tulus mencintai ku"balas nya akhir nya mulai mengeluar kan tanduk nya.
"Sayang please,come on jgn dengar kan ucapan Arul,dan help me,jgn kau dengar kan ucapan nya".
"Apa pun yg kau rencana kan dgn Arul tolong kamu akhiri,kalau tidak aku bisa semakin gila mawar"tutur nya semakin dalam.
Ia hanya ingin mawar tau selama Mawar mendiam kan nya spt orang bisu itu sudah sgt menyiksa nya apa lagi kalau hrs berpisah.
"Aku tau kau mendekati ku krna wasiat riky,dan aku tau kau mempertahan kan ku juga krna gibran,tdk dit aku tdk mau,aku tdk bisa bahagia sementara hanya ada setengah hati yg aku miliki"
Ia menangis sesenggukan menahan sesak di dada nya.
"Kamu tdk pernah berubah dit bahkan sampai kita punya 2 anak kelakuan mu masih sama,aku tak mau di kekang terus-terusan dgn sikap pencemburu mu itu"Mawar menambahi lagi.
"Kau bilang aku tak tulus pada mu,coba liat mata ku"Radit menarik dagu mawar menghadap nya.
"Aku lepasin ayu demi kamu,dan aku korban kan semua nya demi kamu,apa semua itu belum cukup utk membuktikan semua nya"tantang nya menatap mata Mawar tanpa berkedip.
"Jangan bodoh mawar,jgn dengar kan kata orang di luar sana,aku tdk mungkin bertahan dlam 1 hubungan kalau aku sendiri tak mencintai nya"sambung nya,lalu berkata lagi,
"Aku tau Paul adalah pria terhebat mu,meski tak memiliki mu tapi bisa mendapat cinta yg begitu besar dari mu"ucap nya tiba-tiba yg membuat mawar menatap kearah nya.
"Tapi aku akan berusaha agar kelak kau bisa menganggap ku sbg pria terhebat mu"sambung nya yg membuat Radit tertegun.
"Aku janji aku akan menuruti mu,aku akan membiarkan mu menakluk kan ku spt apa yg kau rencana kan dgn Arul"Ia manambahi lagi yg membuat mawar terkejut.
Ia menelan saliva nya dgn susah krna selama ini ternyata Radit tau apa yg di rencana kan nya bersama Arul,dan mungkin Radit juga tau prihal trauma nya yg hanya pura-pura.
"come on baby please,I'am sorry"ucap nya yg akhir nya membuat nya luluh juga ke dlam pelukan itu.
🌹🌷⚘
__ADS_1