Mawar Merah(Sarangheo)

Mawar Merah(Sarangheo)
PENCARIAN


__ADS_3

sementara di perusahaan tempat mawar bekerja...


"waktunya kita pulang sayang"ia mengelus perut nya yg masih rata dgn senyuman,ia selalu nampak ceria,bersinar dan semakin cantik.


"uda siap dek?"dari tadi rahmat sudah menunggunya."ayo"ke2nya kemudian melangkah keluar,tapi...


langkah ke2nya tertahan saat melihat para pengawal radit di depak kantor.ke2nya saling pandang dan kompak mengangguk dan mundur utk bersembunyi.


"dimana kalian melihat gadia yg di foto ini?"ardi dgn wajah seram nya menunjuk kan foto mawar."jgn ada yg berani menyembunyikan nya"


semua pandangan saling berpandangan dan sama2 menunjuk ke sudut,tempat ia dan rahmat bersembunyi.spontan ke2nya mengambil jurus lari menerjang para pengawal.


"tutup jalanan sekarang"


radit murka,dan dgn cepat semua alur jalan di tutup."haha seu jga ya lari darinya"mawar tertawa lepas saat sudah di dlm mobil tapi...


raut wajah nya berubah saat menyadari mobil radit sudah di hadapan nya.


tok tok tok


ardi mengetuk kaca mobil berlahan."maaf tuan muda anda di siruh keluar"ucapnya saat rahmat menurunkan kaca mobil.terpaksa rahmat menuruti itu,ia keluar berlahan dan...


bamm bamm bamm


ardi langsung memukulinya,"jangan..."mawar menjerit dan keluar dan berusaha melerai.tapi aksinya tertahan saat mwnyadari tatapan tajam dari radit spt ingin membunuhnya.


ia melangkah mundur dan berlari sejauh mungkin."ikuti dia"perintah ardi.spt biasa ardi menurutinya,dan pengawal yg lain menggantikan posisinya utk memukili rahmat


🌹


"jangan ikuti aku"mawar menggertak ardi dgn kemarahan.tapi pria itu spt tak memperdulikan nya.


"kasih tau tuan mu utk tdk menggangguku lagi"mawar mengucap kan kata2 yg lebih tajam lagi.

__ADS_1


tapi reaksi pria yg layak nya patung itu masih sama yg membuat mawar semakin jengkel.ia tdk mungkin pjlang ke rumah kos nya,bisa2 radit tau tempat tinggalnya.


"aha aku bodohi saja dia"tiba2 saja ide gila muncul di otaknya.dgn nekad ia masuk ke rumah yg sama sekali tak ia kenali,tapi di luar dugaan....


"pergi kamu,,,dasar g da sopan santun,masuk rumah org sembarangan"seorang wanita berbadan gemuk marah2 dan mengusir nya.ia berlari keluar dan mejadi sorotan bagi ardi,pria itu terlihat menertawai nya,tapi tawanya mereda saat mawar menoleh kearahnya.


"ok disini saja"ia duduk bersila di pinggir jalan.


"maaf tuan muda nona muda nekad bertahan di pinggir jalan" itulah hal yg di sampaikan ardi saat radit menghubungi nya.


biar kan dia pulang"itulah jawaban radit saat melirik jam tangan nya yg sudah menujuk kan pukul 22.00.


ardi mundur berlahan dari dekat nya dan pergi."hhhhh akhirnya...terima kasih"mawar lega dan langsung berlari kearah rumah kos nya.


🌹


di kediaman keluarga rizal mattew....


"permisi tuan muda tuan radit menunggu di ruangan nya"seorang maid menemui rahmat saat tengah mengobati luka2 nya.


"aku tdk peduli ma,itu cuma istri di atas kertas,toh 2 bulan lagi kontrak nya berakhir"rahmat tidak perduli.


"hhhhhh bàgaimana mama menjelaskan nya,kenapa kamu tdk mengerti....kamu tau sifat adek mu kan,jadi jgn mengganggu istrinya"bu anis menggerutu.


"kamu itu melawan 2 org sekaligus"."memang nya apa peduliku"rahmat malah tidak takut sama sekali."aku g suka ya di rumah ini terlalu banyak sandiwara,kenapa mama g jujur kalau dia itu radit,kasian mawar di bodohi bertahun2,dia bahkan menikah dgn org yg mungkin tak ia kenal,hrs nya mama sadar,anak kembar mama itu uda berakhir,riky uda mati"


bu anis terisak,"aku sadr kok aku emang g bisa se sukses yg di lakukan anak mama itu,tapi aku akan buktikan kalau aku bisa lebih membahagiakan mawar dari pada dia"rahmat masih terlihat melawan.


"terserah kamu,rasakan sendri akibatnya"bu anis membentak dan meninggalkan putranya itu.


"ok,kita liat dia bisa apa kalau mawar lebih memilih ku"rahmat melangkah ke ruangan radit menunggu nya."masuk lah kak"radit menyeru dari dalam


ia terlihat berdiri di dekat jendela sambil mangasah2 pisau kecilnya,"apa mau mu"rahmat masuk dan duduk."mauku"ia tersenyum ke arah kakak ny itu,fgn senyuman yg sulit di artikan.

__ADS_1


"ohhh kau mewarisi sifat papa"rahmat menciut sendiri,"itu mengejutkan,anak manja spt mu"rahmat mencoba menutupi ketakutan nya di hadapan sang adik.


"aku hanya menjemputnya"rahmat mulai menjelaskan nya."menjemputnya"senyuman radit memudar lalu....


barrrr


ia melempar pisau kecil itu ke dinding dan menancap tepat di dekat kepala rahmat.tentu saja membuat rahmat terkejut,darahnya nyaris tumpah.


"kau terkejut kak"radit lebih mendekat kan wajah nya,"kau akan lebih terkejut lagi kalau kau masih berani mengganggu istriku,akan ku potong jarimu 1 per 1"radit melanjutkan dgn lebih menakutkan lagi.


"istrimu?hahaha"rahmat masih berani menertawai nya,"apa nya yg lucu"radit membentak."cuma istri kontrak mu,dan akan segera berakhir"


bammm


radit memukul dinding tepat di dekat kepala rahmat yg membuat jantung pria itu seakan ingin melompat."itu istriku dan selamanya akan jdi istri ku,jadi jgn mengganggu nya"radit bicara lebih keras lagi.


"harus nya kau tak curang dan menerima kalau dia sudah meninggalkan mu,dia tdk membawa kabur uang mu kan?dia hanya membawa hak nya dari anak 50 juta yg kau titip kan"rahmat semakin berani dan mengeluar kan semua jurusnya.


brakkkk


kali ini radit menendang dan mendorong saudara nya itu ke arah pintu."tutul mulut mu atau besok pagi kau tak tau letak mulut mu lagi"suara radit menggelegar di rumah itu.


"sudah radit cukup,mama yg akan menasehati nya"bu anis muncul dan mendirikan putranya itu,ia tak ingin radit bertindak lebih jauh lagi.


uhug-uhug


rahmat batuk dan merasa sakit di kepalNya akibat tendangan rahmat."terlalu banyak sandiwara di hubungan kalian,sudah terlalu lama kau membohonginya,hubungan itu pasti berakhir"rahmat ternyata belum jera,sekali lagi radit menarik leher baju nya dan bermaksud me mekul nya.


"sudah hentikan"bu anis lagi2 melindungi rahmat,dan pria yg mendapat perlindungan itu menatap adik nya dgn senyum licik nya.


"pergilah"radit melemparkan cek 100 juta kearah rahmat."dan jgn muncul di hadapan ku sebelum aku memintanya,kau bisa pergi kemana saja yg kau ingin kan,jgn sampai aku membunuh mu"radit kemudian meninggalkan kakak nya itu.


"ayo"bu anis membawa rahmat dari tempat itu."tuan muda"ardi mendekatinya dan menyeru,"letak kan keperluan mu di meja dan pergi lah"radit masih di kuasai amarah dan tak ingin melampiaskan nya pa siapa pun.

__ADS_1


🍒🍒🧚‍♀️


__ADS_2