
"kamu di pecat"
itulah kalimat yg di dengar mawar setiba ia di kantor hari ini."salah saya apa pak?kenapa bapak memecat saya"mawar bingung di buat nya.
"saya tdk perlu alasan utk memecat kamu,krna ini perusaan saya,jadi keluar"boss yg memperlakukan nya dgn baik berubah tiba2 kasar.
dgn lesu ia meninggalkan tempat itu dan menelusuri jalanan."apa yg terjadi?apa salah ku?dan dimana kak rahmat kenapa tdk memberi kabar sama sekali".
mawar jdi pusing di buat nya,karna rahmat lah yg memberinya pekerjaan ini dan memperkenal kan nya pada boss baik hati itu yg merupakan sahabat rahmat.tapi spt nya semuanya sudah berakhir yg ia tak tau penyebab nya.
🌹
"ok semangat mawar hari ini kau psti dpt kerja lagi"ia mensupport dirinya sendri sambil menelusuri jalanan bermodal izajah di tangan nya.tapi mungkin ini lah hari sial nya,tak 1 pun perusahaan yg mau menerimanya,semua menolak dan dgn alasan yg sama.
"apa kerja semrautan aja ya,di cafe kek,,,yg penting kan kerja,tapi aku capek bgt...males buat jalan lagi"ia mendesah sambil menahan rasa ngilu di perut nya yg ia rasakan sejak lari dari kejaran radit.
dgn tekad penuh ia memanggil taxi dan pulang.tapi....
"hhhhh dia lagi"raut wajah mawar berubah saat menemukan radit di depan kos nya sambil bersedekap dada.pria itu menatapnya dgn senyuman dan spt nya sudah menunggunya sedari tadi.
"gimana sayang capek cari kerja seharian?"radit malah spt menggoda nya.tanpa jawaban mawar menerobos masuk,tapi radit berhasil menahan pintu.
"apa lagi,aku uda bilang kan jangan mencariku"mawar melotot.
"kau lupa kontrak kita masih tersisa 2 bulan lagi dan pulang lah bersama ku akan buat kisah cinta kita se manis mungkin"radit menggombal dgn senyuman nya.
"atau kau pilih penderitaan,aku bisa pastikan tak ada 1 perusahaan pun yg akan menerima mu kecuali..."
"kau jual diri"masih bersama senyuman nya ia mengatakan semua kata2 nya dgn sengaja agar mawar sadar kalau masa depan nya ada dlm genggaman pria itu.
"dasar menjijik kan,tak ada perasaan,penjahat"mawar mengucap kan semua sumpah serapah nya tanpa takut sedikitpun.
baarrrr
ia menutup pintu hingga menjepit tangan radit."au-au-au"pria itu merintih kesakitan."anda tdk apa2 tuan muda?"ardi mendekat dgn wajah polosnya.
__ADS_1
"tidak apa2"dgn mudah ia langsung merubah raut wajah nya."doprak pintunya"ia memberikan ardi tugas selanjutnya.
ardi dgn cepat memberikan ancang2 utk mendoprak tapi,,,,,,
"e..ehhhh"ia terkejut dan jatuh kepelukan mawar saat gadis itu sudah terlebih dahulu membuka pintu."menyingkir kau"dgn perasaan yg sulit di artikan ia mendorong ardi lalu menarik istrinya agar menjauh.
cup
ia mendarat kan 1 kecupan di bibir mawar tapi raut wajah nya berubah saat mencium wangi farpum dari tubuh gadis itu.
uag
ia mual lagi."apa....bau ku terasa buruk"mawar sedikit tersinggung,"ya sudah kalau begitu"mawarberbalik arah.
"ehhh tunggu2 bukan,bukan itu maksud ku,hanya saja"
uag
kembali ia mual lagi,"barrrr"mawar menutup pintu dgn keras."mawar ayolah jgn spt ini,pulang lah"radit mencoba membujuk dan menggedor2 pintu.
hahhhh
mawar kembali menutup pintu."mawar ayolah,kita bisa bicara kanlagi kan"radit menggedor pintu dan berharap gadis itu akan keluar spt tadi.
dan benar gadis itu membuka pintu lagi."jadi itu masalah nya"dgn cepat ardi mendekat dan menyerahkan 1 map,map yg berisi surat perjanjian mereka.
tanpa berfikir lagi ia membakar map itu."masalah selesai kan?"ia menggoda mawar dgn matanya."semudah itu"sepertinya mawar masih meremeh kan nya,ia berharap pria itu akan mengatakan cinta spt dulu tapi spt nya tdk pernah.
dan kau tau kan itu peraturan ku dan bisa aku ubah sesuai keinginan ku hahaah"radit tertawa riang.
"kamu sadar kan sayang kita menikah syah secara hukum dan agama,jadi,,kau tetap istriku,selamanya"ada nada ancaman di setiap ucapan nya.
"kamu benar2 licik,kau menjebak ku"mawar kembali melotot."lebih tepat nya mencintai mu lagi istriku sayang"ia mulai mempermainkan kata2 spt nada.
"dan sekarang pulang lah bersama suami kecil mu ini"radit mengulurkan 1 tangan nya.
__ADS_1
buarr
di luar dugaan mawar mendorong nya dan meraih pisau."kalau kau berani mendekat aku akan membunuh mu"ancam nya.
"membunuh ku?"hahaha pria itu tertawa mendengar nya."lakukan,lakukan kalau kau bisa"radit kini menantang nya.
dia mulai berfikir apa yg akan dia lakukan,karna rasanya tidak mungkin ia akan menang melawan pria menjengkel kan spt radit.
"baiklah kalau aku tak bisa membunuh mu,akan ku bunuh diriku sendiri"
"mawar"
radit berubah panik rupanya."masalah selesai kan?jangan mengganggu ku atau aku akan bunuh diri"ia trus mengancam dan mengarahkan pisau ke pergelangan tangan nya.
"mawar jgn nekad,itu bukan main2 fikir kan anak kita sayang"radit mulai membujuk.
"kau ingin anak mu selamat kan?jadi jgn mengganggu ku"mawar mulai mendpat kunci kemenangan nya sekarang.
radit memegangi nya dan berusaha melepaskan pisau dari tangan mawar."lepaskan"ia meronta sekuat tenaga.
"kita bicara kan baik2 ya"radit membujuk lagi."tidak ada yg perlu kita bicara kan"ia mendorong radit hingga pisau itu melukai tangan sang suami.
achhhh
mawar terkejut,pisau itu jatuh begitu saja dari tangan nya."kau"radit terlihat marah dan mengangkat tangan nya di udara.
spontan mawar menutup wajah nya utk menghindari tamparan itu,tapi di luar dugaan....
"ok aku tdk akan memaksa mu pulang,,akan ku tunggu sampai kau siap"radit kembali menurunkan tangan nya."ardi krim 1 pengawal utk mengawasi nya"radit melangkah begitu saja.
♥️
"tuan muda apa tdk sebaik nya kita ke rumah sakit?"sapa ardi saat menyetir."tidak perlu menyetir saja"radit lebih sibuk membalut luka nya dgn sapu tangan.
yg ia fikir kan saat ini adalah kenapa otak nya berubah koslet dan spt tak rela melepaskan gadis itu begitu saja.ia malah sulit melepaskan gadis itu dari genggaman nya.
__ADS_1
🍒🍒🍒