
mawar paling tidak suka kamar nya di masuki siapa pun kecuali ia dan suami nya,dan karna itu ia memilih membersihkan kamar itu sendiri.
hmmmm
rahmat tiba2 muncul di pintu,pria itu baru tiba kemaren setelah radit menyuruh nya pulang.
"kak rahmat"mawar agak terkejut.pria itu mendekat pelan2,"kenapa kak,suami ku lagi di kantor sebaik nya bicara di luar saja"mawar mundur berlahan,ia agak curiga dgn gelagat rahmat yg tak spt biasa nya.
"tega kamu buat aku spt ini,kamu bilang akan melupakan suami mu tapi ternyata kamu menulis cerita manis di hadapan ku"rahmat mencengkram tangan nya kuat.
"maksud kakak apa?apa yg aku lakukan"ia beubah panik."sok polos bgt ya kamu,pura2 g ngerti,kamu tdk usah sok lugu mawar,tdk ada org baik di dunia ini kalau ia tak punya tujuan"rahmat menambahi.
"ja jadi"mawar terkejut."ia selama ini aku bantuin kamu karna aku suka sama kamu,apa kurang jelas"balas nya.
"dan sekarang kamu spt mencampak kan ku"ia menambahi."sadar kak aku ini punya suami,dan aku adik ipar kakak"desia nya.
"suami?haha"rahmat spt meledek nya,"aku tau kamu di paksa menikah sama dia,dan aku tau dia juga sudah menikahi pacar bule nya itu, jadi apa salah nya kamu menjalin cinta tanpa ia tau,satu sama kan"rahmat tersenyum dgn licik nya.
"kak rahmat g waras,aku tak mencintai kakak,aku mencintai suami ku dan aku tdk akan mengkhianati nya,,"
"sekarang kakak keluar"ia marah dan mengusir pria yg selama ini sgt ia percaya.
"sok suci"rahmat mencengkram lengan nya dan mendorong nya ke ranjang."bagaimana kalau aku memperkosa mu"lanjut rahmat terlihat licik.
"kamu gila"ia melempar rahmat dgn bantal,tapi itu tak menghentikan pergerakan rahmat,pria itu berusaha mencium nya lagi.
"lepas"
mawar melawan dan berusaha menendang pria itu,"percuma mawar di rumah sebesar ini pengawal2 sialan itu tdk akan mendengar mu,ayo mari kita lakukan"masih dgn senyum licik nya rahmat berusaha membujuk nya.
__ADS_1
achhhh
kali ini mawar berhasil mendorong nya dan berlari keluar,"mawar......."rahmat mulai tak sabar.
"jgn mengikiti ku"mawar berusaha menyelamat kan dirinya.
"aaaaaaaa"
ia tergelincir di tangga dan berguling2 di tangga,"au"ia memegang luka memar di lutut nya yg tersa begitu sakit,tapi ini bukan lah saat nya ia utk cengeng,seseorang tlh mengancam nyawa nya.
"ayo berdiri sayang"rahmat mengulurkan tangan nya dgn lembut.mawar mundur pelan2 layak nya spt hantu suster ngesot,lalu mendorong rahmat.
dgn lamgkah tertatih ia berusha berdiri dan berlari ke pintu."berhenti atau akau akan lebih kasar mawr"gertak rahmat lalu menarik tangan nya.
"lepas kan"mawar menangis histeris."aku janji akan melakukan nya dgn lembut,jadi tak perlu takut"rahmat mengucapkan nya dgn nada berbisik lalu mendorong gadis itu ke dinding dan mencium nya dgn brutal.
"ayo sayang diam lah"rahmat mulai meraba2 badan nya,ia menggeleng dgn air mata yg berderai,tapi tiba2...
baammmm
paul memukul nya,ntah dari mana pria itu muncul,tapi bagi mawar itu lah penolong nya agar ia lepas dari musibah yg menakut kan ini.spontan mawar berlari dan berlindung di belakang paul.
"ohhh kau,berlagak jadi pahlawan"rahmat spt mengejek."kamu benar2 g waras"
bamm
ia kembali memukul rahmat."ayolah aku tau segala nya,jadi dari pada aku membongkar nya,lebih baik kau diam dan kita bisa melakukan nya dn bergiliran"
bammm
__ADS_1
kembali paul memukul nya."jadi kau ingin aku membongkar nya,baik lah"rahmat tersenyum penuh kemengangan
"jadi kau ingin mawar tau kalau kau menyukai nya ,haha"rahmat tertawa lepas yg membuat mawar terperanjat.ia baru mengetahui hal ini.
bammm
lagi2 paul memukul nya,"kau marah,haha itu urusan mu,dan diam lah di situ jadi penonton biar aku mengambil bagian ku"rahmat semakin menjadi.
"kalau aku menyukai nya memang kenapa,kau mau mengatakan nya pada adik mu,dan kau fikir aku takut"kali ini paul menantang.
"walaupun aku menyukai nya,tapi perasaan ku suci tdk spt dirimu yg mulai hilang akal dan membuat cintamu jadi obsesi"paul menambahi.
bamm
kali ini rahmat memukul nya,"jagn samakan obsesi ku dgn cinta bodoh mu,krna aku akan berjuang mendapat kan apa yg aku ingin kan,haha"rahmat meninggal kan ke2nya dgn tawa.
"kak mawr tidak apa2?"paul beralih pada gadis itu,mawar menangis dan langsung memeluk pria yg dari kecil selalu membantu nya.
"aku takut"ucap nya pilu,disaat spt itu....
baarŕr
radit membuka pintu,dan
bamm
ia memukul sahabat nya itu dgn emosi.
🍒🍒🍒
__ADS_1