
Seperti janji Radit pada istri nya kalau mereka akan membangun eldax com bersama-sama,kedua nya memasuki Gedung tinggi yg menjulang ke langit secara bersamaan.
"Selamat pagi pak,bu"Asrul menyambut kedua nya dgn senyuman.
"Gimana semua nya aman?Radit langsung bertanya pada sahabat nya itu.
"Aman terkendali"balas Asrul dgn rasa bangga spt biasa nya.
"sayang kamu nyuruh asrul...."sapa Mawar langsung membayangkan Asrul jadi dirut di perusahaan itu dgn otak pas-pas an yg ia miliki.
Radit terkekeh memdengar nya."Oh ngga cuma memantau aja siapa tau Andrew macam-macam di sini kalau aku tidak ada"jawab nya.
"Kirain..."Mawar langsung terkekeh.Rasa bangga di hati Asrul hilang dlam sekejab lalu sama-sama memasuki lift.
"Tenang aja Asrul aku sudah mempersiap kan sesuatu yg perpec buat kamu"ucap Radit tiba-tiba.
"Apa an?kamu mengangkat ku jadi menager keuangan?"Fikiran Asrul mulai terbang kemana-mana.
"Lebih dri itu"jawab Radit dgn senyuman nya yg membuat Asrul semakin terbang ke langit.
"Aku uda mempersiap kan 1 cafe buat kamu,dan kamu akan mengurus nya"lanjut Radit.
"Berarti aku di pecat dong!"Harapan Asrul seolah pupus.
"Tidak! cuma aku pindahin kamu ke cafe sbg maneger di cafe itu,bukan kah itu impian mu dari dulu"Radit menepuk bahu sahabat nya itu dgn senyuman.
Asrul tak bersuara ia seolah tak berkutik saat mendengar cita-cita nya kini ada di depan mata.
"Dan...aku beli cafe itu khusus buat kamu,surat-surat nya bisa kamu minta sama Ardi nanti,dan itu atas nama mu"sambung Radit lagi.
"Srius kamu dit?"Wajah Asrul berubah berbinanr.
"Ia Srius,dua rius malahan kalau ada"jawab Radit dgn manis nya.
"thank you bro!"Ia kini memeluk sahabat nya itu.
Ting!
Pintu lift terbuka Saat posisi kedua nya masih dlam mode berpelukan dan Ada Alena yg menatap nya dgn horor.
"eh..."buru-buru Asrul melepaskan pelukan nya saat menyadari pintu lift tlah terbuka.0pp0p0000
"Jadi Ini kekasih Pria Pak Radit sekarang,setelah putus dari pak paul,benar-benar hiiii"Alena seolah merinding.
Dan dia menatap horor pada mawar yg di samping nya.
"Apa bu Mawar juga tau ya kalau suami nya itu gay"
Hmmmm!
Radit mendehem keras utk menghentikan tatapan Alena.
"Selamat pagi pak,bu"Ia menegur dan berusaha se normal mungkin.
Tapi raut wajah nya berubah saat menoleh ke arah Mawar.Buru-buru ia mengambil pnsel nya dan menghubungi Arul
__ADS_1
-------------- --------------.---------- ---------
Radit:Arul kenapa kau masih membiar kan wanita ini berkeliaran dgn bebas
Arul:wanita?
Radit:siapa lagi wanita yg berkeliaran di kantor ku
Raut wajah Alena berubah mendengar kalimat itu.
Arul:ohh Alena!bukan kah kau yg bilang kau yg akan mengurus nya sendiri dan memberi nya hukuman.
Radit:apa aku mengatakan spt itu!
Arul:tentu saja
Radit:ya sudah (mematikan hp)
-------------- ----------- ----------------- --------------
"Ayo sayang kita keruangan ku dulu"ia merangkul Mawar dgn fosesip seolah ingin memberitahu semua orang kalau gadis itu milik nya.
"Ihhhh dulu berlagak spt istri nya pak Paul,bikin ponomena hot sepanjang masa lagi,eh sekarang malah datang sama Pak Radit,pake susuk apa sih dia"Alena mendumel sendiri dgn perasaan jemgkel nya.?
Hmmm!
Rahmat tiba-tiba mendehem dari belakang nya.
"Eh ada pak Rahmat,good morning sir..."balas nya gugup.
"Pagi-pagi bukan nya kerja malah menggosip,sana ambilin pak Radit kopi antar keruangan nya"balas Rahmat pula.
🌹
"Ada hubungan apa kamu sama sekretaris itu?"tanya mawar saat di ruangan.
"Hmm"Radit menoleh dgn ke terkejutan nya.
"Aku ngg buta ya,Aku bisa melihat tatapan nya begitu memuja pada mu"lanjut mawar.
"Memuja?hahaha kamu itu ada-ada aja,kamu tau sayang apa yg di fikiran nya saat melihat Asrul memeluk ku di lift,"
"Dia pasti berfikir kalau Asrul kekasih baru ku,haha"Radit tertawa dgn garing nya di hadapan Mawar.
"Cukup Radit,aku sedang tdk ingin bercanda"sela Mawar dgn mimik wajah yg sruis.
"Dan aku juga melihat nya di rumah sakit saat kamu koma"lanjut nya meraih tas dan keluar dari ruangan itu.
"oh god"desis Radit benar-benar bingung.
"Ngapain kamu di sini,nguping"Mawar marah-marah saat melihat Alena menempel kan telinga nya ke pintu dgn secangkir kopi di tangan nya.
Mawar yg memang sudah kesal langsung memarahi alena habis-habisan.
"Maaf bu saya cuma mengantar kopi buat pak Radit"balas Alena menunduk.Tapi,
__ADS_1
Buarrr!
Mawar menepis kan gelas itu hingga jatuh berkeping-keping.
"Kamu benar-benar murahan ya cuma gara-gara kamu pak Radit dan pak paul bertengkar,menjijik kan"
"Apa perlu kejadian beberapa bulan lalu aku umumim di depan semua karyawan biar kamu tau semurah apa diri mu itu"Alena memaki nya secara membabi buta.
"Trus anak mu kemana uda lahir belum?apa sudah kamu cekik krna wajah nya mirip pak paul,dasar wanita penggoda"
Plakkk plakk plakkk!!!!
Mawar menampar Alena beberapa kali.Radit yg mendengar suara keributan itu langsung keluar.
"Ada apa ini?"ucap nya.
"Pecat dia atau kita cerai"Mawar langsung mengeluarkan senjata pamungkas nya.
"Hei tunggu dulu sayang kamu itu kenapa"sela Radit meraih tangan nya saat akan pergi.
"Aku tdk mau ada karyawan yg kurang ajar di tempat ini"sergah Mawar dgn wajah ala squid wort.
"Ohhh atau kamu merasa berat krna dia pernah jadi tuangan kamu,ia"lanjut mawar melihat suami nya itu tak bereaksi.
"Kamu fikir aku ngga tau,Dasar play boy cap ikan teri"tambah nya melangkah lagi.
"Ok kalau itu mau mu"seru Radit yg menghentikan langkah Mawar.
"Alena kamu di pecat"Ia kini beralih pada wanita di hadapan nya itu.
"Tapi pak"sela Alena merasa tdk adil."Aku tdk terima karyawan yg berani menghina istri ku"sambung nya lagi.
"Kenpa jadi spt ini,Kenapa Pak Radit terlihat berbeda,apa lagi yg di permain kan wanita sialan ini"batin alena lirih.
Karna tadi ia berfikir Radit akan membela nya krna Radit tak memecar nya atau memenjara kan nya.
Dgn senyuman nya alena kembali mendekat.Pelan-pelan ia meraih cek dari saku radit dan menulis angka 10 juta.
"Ini pesangon kamu,dan pergi"ujar mawar merasa menang.
Alena memandang alena dgn kebencian."Aku benar-benar ngga tau ya apa yg ada dlam diri kamu hingga membuat mata pak Radit buta cuma krna wanita spt mu"
"Wanita yg dengan mudah nya menyerahkan tubuh nya utk sahabat suami nya sendiri"Lanjut alena.
"Kamu ngga tau apa-apa Alena"Mawar berusaha mnyerang nya tapi di tahan Radit.
"cukup Syang"sela Radit memegangi istri nya itu.
"Dan kamu Alena,istri ku tdk akan pernah melakukan itu tanpa campur tangan kotor mu,jadi berhentilah mengusik keluarga ku sebelum aku melenyap kan, keluar dari kantor ku sekarang"tutur Radit dgn emosi nya.
"Ok"balas Alena dgn senyum sinis nya."Terima kasih pak,terima kasih buat kebaikan nya,Dan terima kasih buat uang nya,krna aku tdk akan hidup miskin setelah ini"tambah alena kemudian melangkah.
"Bubar semua"Rahmat menyuruh para karyawan lain yg terlihat mengintip agar pergi ke tempat masing-masing.
"Syang aku minta maaf ya krna aku tak pernah cerita soal ini sama kamu"ucap Radit beralih pada istri nya itu.
__ADS_1
"Udalah aku capek"sela Mawar meninggalkan Radit begitu saja.
🌹🌷⚘