Mawar Merah(Sarangheo)

Mawar Merah(Sarangheo)
DUGAAN


__ADS_3

"Uag"


Mawar berlari ke kamar mandi dan menumpahkan semua isi perut nya,dgn lemah ia kembali ke tempat tidur dan berlindung di bawah selimut tebal.Ia spt nya menggigil,badan nya panas,dan di sekujur tubuh nya timbul bintik bintik merah.


Rekkkk!!!


Radit memasuki kamar selepas ia pulang kerja."Mawar kamu kenapa,kamu sakit?"sapa nya.


"Uag"kembali mawar mual."Kamu panas"Ardi.."ia terlihat panik dan memanggil ajudan nya itu."Panggil arul sekarang"dgn sigap ardi langsung melaksanakan itu.


"Mana yg sakit?kenapa kamu ngga nelpon,kalau kamu kasih tau kan aku pst pulang cepat"ujarnya lirih."Aku ngga mau ngerepotin"suara mawar terdengar lemah."Sama sekali ngga ngerepotin sayang"ia melwtak kan tgn mawar di pipinya dgn manja.


"Hmm,,,istri mu kenapa?"Arul tiba tiba muncul dari pintu,ia kini sudah jadi dokter di salah satu rumah sakit milik keluarga rizal mattew."Coba periksa rultadi dia mual mual...mana tau hamil kan"balas radit terlihat berharap.


"ngga pa pa nih kak mawar nya gua pegang?"Arul ingin memastikan terlebih dahulu,krna ia tau bagaimana foseaif nya sahabat nya itu."Ia ngga pa pa".Berlahan arul mendekat dan memeriksa bintik bintik merah di tubuh mawar terlebih dahulu."Spt nya dugaan mu salah,dan ini cuma elergi"ucapnya.

__ADS_1


"Yaaa walaupun gua bukan dokter kandungan tapi gua tau kalau kak mawar emang g hamil,dan spt nya ini epek samping dari pil KB"Arul melanjutkan.Raut wajah radit langsung berubah.


"Ini obat penurun panas nya,dan saya permisi"tambah nya lagi."Ingat jgn di apa apa in kasian bini lo"Arul masih sempat memberi nasehat sebelum ia keluar.


Suasana berubah horor saat ke duanya hanya ber dua.Pelan pelan mawar menutupi sekujur tubuh nya dgn selimut saat melihat kemarahan di mata radit."Dimana obat itu"radit langsung bicara pda intinya.Mawar mengeluarkan beberapa pil KB dari bantalnya.


Acchhhh !!!!


Radit langsung membuang pil itu keluar jendela,setelah itu ia meninggalkan istri nya begitu saja tanpa 1 patah katapun.Tapi bagi mawar itu tak terlalu ia fikirkan,hanya ada 1 hal yg menjanggal baginya,kenapa setiap orang menyebut pria itu dgn nama radit.


πŸ§šβ€β™€οΈπŸ§šβ€β™€οΈπŸ’


Beberapa hari kemudian.....


Tek tek tek !!!!

__ADS_1


Radit mendekat pelan pelan ia kembali menemui mawar setelah yakin gadis itu tlah sembuh."Apa mereka mengurus mu dgn baik?"itulah yg pertama di ucap kan nya.Mawar membuka matanya berlahan."Aku ke luar kota 3 hari inj aku baru tiba"lanjut nya.


Pelan pelan ia meraih tgn mawar lalu di kecup ya."Katakan kenapa kau melakukan itu"ucapnya lagi."Kenapa kau menghancurkan harapan ku".


Tangis mawar meledak."Aku tau pernikahan kita hanya setahun,dan aku tau kau tak srius menikahi ku,aku tau masih ada ayu di antara kita,,,dan ini cara ku utk melinduni diriku kalau suatu saat kau membuangku,aku tdk ingin terluka lebih dlm lagi,cukup hanya kenangan saja yg aku bawa aku tdk ingin membawa apa pun"mawar menangus sesenggukan.


"Aku takut akan terluka dan benar tak bisa melupakan mu,tolong.!!!...jgn suruh aku mengandung anak mu"lanjutnya.Radit menarik napas berat,ia benar benar terkejut dgn jawaban mawar.


"Apa aku salah memilih mu sbg ibu buat anak ku?"ia mengucapkan kalimat itu tiban tiba.Tangisan mawar meledak.Kembali radit mengecup tangan nya."Maaf kalau aku terlalu kasar pdamu,dan tak pamit saat keluar kota,fikiran ku kacau saat itu"tambahnya.


"Kau jga tak perlu izin ku kan"mawar menyerangnya tiba tiba."Lakukan spt yg kau ingin kan dan kalau kau ingin aku mengandung anak mu aku akan menuruti mu,tapi.!!!.."bayar aku sesuai yg ku minta"Radit menatap gadis itu horor,apa yg di fikirkan istri nya saat ini.


"Dan aku mau bayar dimuka"ia menambahi lagi.Tanpa jawaban radit menyerahkan cek kosong.Dgn cepat di tulis mawar lalu di simpan nya."Deal"ia mengulurkan tgn kearah radit,dan pria itu menerima uluran ya dgn seribu kecurigaan akan tingkah mawar yg tiba tiba.


πŸ§šβ€β™€οΈπŸ§šβ€β™€οΈπŸ’

__ADS_1


__ADS_2