Mawar Merah(Sarangheo)

Mawar Merah(Sarangheo)
cemburu


__ADS_3

Semua itu tak pernah merubah kelakuan radit,semua nya berjalan spt kemauan nya.Hanya rahmat yg kini jadi teman curhat nya utk semua keluh kesah nya.


"Pagi dek"rahmat meraih susu dan ikut sarapan."Pagi"di jawab singkat oleh mawar spt biasanya."G' ke kantor dek"rahmat bertanya lebih banyak lagi."Hhhh biasa lah kak uda telat,jdi percuma"mawar menjawab dgn enteng tanpa beban.


"Suami kamu itu masih labil jadi maklum-maklumin aja kalau rada-rada Oon"lalu keduanya tertawa ria.Dan tanpa mereka sadari radit memperhatikan interaksi mereka dari tangga.Ia mengkepal tangan nya dan kembali ke kamar.


Tok tok tok


Bi sumi mengetuk pintu,"Tuan muda butuh sesuatu?"sapanya."Bereskan semua barang-barang istri ku dan pindah kan ke kamar saya"."Baik tuan muda"sibibi kemudian keluar an melaksana kan itu.


β™₯️


"Aku ke kamar duluan ya kak,,"mawar berdiri dan menaiki tangga."Lo-loch barang-barang saya mau di bawa kemana?",ia berubah panik saat para maid mengosongkan kamar nya."Maaf nona muda ini perintah tuan muda"begitu kata mereka.


"Rikyy......."Mawar berubah geram dan menuju kamar suaminya itu."Apa maksud mu memindahkan barang-barang ku ke kamar mu".ia langsung marah-marah.


"Itu peraturanku,jdi terserah aku"jawab nya enteng.Masih dgn kekesalan hatinya mawar meninggalkan ruangan itu."Dia fikir dia siapa,memangnya aku mau 1 ranjang dgn nya dasar psikofat,tukang paksa,nyebelin"ia meluapkan kekesalan nya pada rahmat.


"Kenapa sih dek?"sapa rahmat heran."Itu si ****** bikin ulah seenak nya,tanya dulu kek main paksa aja"gerutunya lagi.Tapi belum sempat ia bicara panjang lebar pria yg sedang di rutukinya dgn berbagai sumpa serapah itu sudah menariknya dan membawa nya dari hadapan rahmat.


"Masuk"mawar di lempar kan ke kamar."Mulai hari ini kamu tdk boleh keluar kamar tanpa seizin ku"ucap radit spt berapi api."Apa? kamu gila ya?"."Ia aku gila,dan kamu hrs membayar atas kegilaan ini".


Ia kemudian mendorong mawar ke ranjang."Aku tdk mau"mawar meronta.Tapi kembali radit mendorongnya me ranjang dan menidih nya.Kali ini ia bermain kasar tak selembut biasanya.


"Kamu itu milik ku mawar,dan aku benci apa yg aku punya di nikmati org lain,dgn kamu menemui rahmat spt tadi membuat ku marah,seluruh tubuhmu itu milik ku,tdk ada yg boleh bebas tertawa bersama mu selain aku"ucap nya trus menghujani mawar dgn gerakan-gerakanya,

__ADS_1


Air mata mawar luruh,radit seolah mengekangnya dan menahan langkah nya."Aku membencimu riky"ucap nya saat radit kembali melepaskan nya."Tapi aku mencintai mu"radit terkekeh dan meninggalkan nya ke kamar mandi.


Dia!!


Bunga cinta nya seolah mekar lagi.1 menit mawar terpaku,setelah sekian lama ia bisa melihat radit tertawa lepas spt dulu,sangat manis.


Heh!!


Radit kembali menyadar kan nya saat keluar dari kamar mandi."Aku hitung sampai 3 kamu pakai baju atau....",


"Ia-ia aku pake"mawar gugup dan langsung memunguti baju baju nya.Kembali radit tekekeh dan membawa mawar ke pelukan nya."Tidurlah"ucap nya berubah manis.Tak berani mawar menanyakan apa pun,ia memilih diam dan menikmati rasa manis itu sendiri.


πŸ’πŸ’πŸ§šβ€β™€οΈ


Pagi menyapa,


Ia menoleh kearah radit yg masih menutup matanya."Boleh aku kerja?"ia memberanikan diri utk beetanya.Dan berhasli radit membuka mata nya."Aku hampir telat"lanjutnya."Pergilah"radit kemudian melepaskan pelukan nya.


Buru buru ia ke kamar mandi,membersihkan dirinya dan berangkat ke tempat kerja,dgn napas ngos-ngosan ia berlari memasuki kantor dan menuju lift,tapi,


Eh pak bos!!


Ia ternyta menyambar lift direktur."Mampus gue,uda telat,salah ambil lift,dasar bodoh"ia merutuki kebodohan nya sendri.Pria itu menatap nya dgn tajam spt hendak menguliti.Mawar menutupi wajah nya dgn tas utk menjauh kan pandangan itu.


"Mawar ikut keruangan saya!"ia hanya bisa pasrah dan ikut mengekor di belakang pria itu hingga memasuki ruangan dirut.

__ADS_1


"Sudah berapa kali ini terjadi?,hampir tiap hari kamu hanya terlambat,terlambat&terlambat,kali ini apa lagi alasan mu?suami mu sakit lagi dan kamu hrus mengurus nya begitu?kenapa tidak jadi baby sister suami mu saja"ia di marahi habis-habis an."Maaf pak lain kali tdk lagi"mawar menunduk kan kepala nya.


Ia tau ia terlambat,tapi ini kan karna ulah aneh bin ajaib suami nya itu."Tidak ada lain kali kamu saya pecat"sia sia sudah harapan mawar bekerja si perusaan berpengaruh spt impian nya,semua nya melebur hanya karna ulah konyol suaminya.


"Hmmmm selamat pagi pak yono!"


tiba tiba radit sudah berdiri di pintu,"Astaga mati gue!!bagaimana ini!.".mawar berusaha menutupi wajah nya dgn map di meja."Eh pak raditya,kenapa tdk menelpon mau kesini pak,kan bisa saya tunggu di depan"pria itu menyambut suaminya dgn begitu manis.


"Hmmm tdk perlu saya kesini mau menjemput istri saya,kita pulang sekarang sayang",Kali ini radit mengulurkan tangan ke arah nya,otomatis mawar menunjuk kan senyum pebsodent nya.


"Ohh jadi mawar ini istri bapak,ayo mawar kembali keruangan mu dan mulai lah bekerja"ucap nya seolah kata kata nya beberapa menit yg lalu sudah ia lupakan.


"Tidak perlu,ayo sayang".Ia langsung mengaitkan tgn mawar ke lengan nya,dan apa yg bisa mawar perbuat selain menurut spt patung."Oh ya spt nya saya ingin membatalkan kerja sama kita"radit kembali bicara.


"Tapi pak!"Tapi sama sekali tak berarti lagi,radit tlh pergi dari ruangan itu.


"Langsung kerumah"radit melepasnya di depan gedung.Spt biasa mawar hanya biasa menurut spt kerbau yg di cucuk hidung nya."Hhhh pengangguran lagi,gimana caranya aku ngirim uang ke ibu dan mama"ucap nya sambil menyetir.


Ting!


Chat radit ke WA mawar masuk,


"G'usah mikirin mau kerja kemana mana lagi,cukup di rumah saja,aku baru transfer ke rekening mu,kalau kurang bilang lagi".


"Ohhhh akhirnya sang penyelamat datang"ucap nya lega.Buru buru ia memeriksa saldo di rekening nya.Dan benar radir mengirim nya 100 juta."Astaga*****"ia berubah kerasukan spt cewek cewek matre yg baru dpat target baru.

__ADS_1


πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’


__ADS_2