
detik-detik bakal ada yg menghujat sosok mawar ya,dan detik-detik saat mawar menjadi cewek murahan...😊
🌹
"hentikan obsesi liar mu"
tiba-tiba ayu sudah berdiri di pintu yg membuat andrew menghentikan tindakan nya.
"paul sudah tiba"lanjut nya."hhhh kalian hanya mengganggu ku saja"gerutu andrew meraih baju nya dan keluar.
mawar menangis sesenggukan,ada perasaan lega yg menyeruak di dada nya,lagi-lagi pria itu yg menyelamat kan nya.pria yg selama ini ia juluki my hiro.
berlahan rasya meninggalkan ruangan itu tanpa bicara sepatah kata pun karna ia tau mawar pasti sudah sgt membenci nya.
🌹
"kau sudah datang"andrew menyambut paul dgn senyuman.tanpa jawaban paul menyerahkan sebuah map kearah andrew.
"spt yg kau minta"ujar nya terlihat dingin.
"bagus"balas andrew meraih map itu dgn perasaan puas."aku fikir kau akan ikut dgn kami,tapi ternyata..."
"aku bukan lelaki pengecut spt kalian"potong paul dgn ketus."ok.."andrew tersenyum spt tak ada beban.
"tapi...kau berani juga ya,apa kau tak takut saat radit sadar dan tau semua nya dia malah membunuh mu"lanjut andrew memeriksa isi map itu dgn teliti.
"aku lebih takut kalau dia tau aku membiarkan istri nya disini"jawab paul dgn kasar.andrew terkekeh karna nya.
__ADS_1
"baiklah,silahkan jemput ratu mu"ucap andrew memberi nya jalan."berani kau menyentuh nya aku bunuh kau detik ini juga"ancam paul sebelum melangkah.
"waw!kau menakut kan juga ternyata"balas andrew kembali terkekeh.
mawar menangia histeris saat melihat kedatangan pria terhebat nya."are you ok"ujar paul mendekat.
spontan mawar memeluk nya dan menangis sejadi-jadi nya."apa dia menyakiti mu?"ucap paul memeriksa semua luka memar di tubuh gadis itu terutama bagian wajah dan bibir.
"pria itu menodai tubuh ku"jawab mawar terbata.raut wajah paul memerah ia mengkepal tangan nya berlahan.
"hhhh drama yg membosan kan,suami ku tidak sampai melakukan nya kan?"ayu menyahut dari pintu.
"dimana dia menyentuh mu,apa dia melakukan nya?"lanjut paul.tapi mawar hanya menangis.
"jawab aku mawar biar ku bunuh pria itu sekarang"desak paul terlihat marah."dia..."
"aku akan menghapus nya dari tubuh mu ok"ujar paul tiba-tiba.lalu ke2nya berciuman mesra.
"astaga"ayu terbelalak seolah tak percaya.ia benar-benar tak percaya dgn apa yg di lihat nya.
decapan demi decapan,luma tan demi luma tan dilakukan ke2nya hanya utk menghapus sisa bibir andrew yg mungkin melekat.
berlahan mawar mengarah kan tangan paul kedada nya."disini"ucap paul.mawar mengangguk kembali paul mencium bibir nya,kembali melakukan luma tan sambil meremas da da mawar.
berlahan paul tersenyum sambil jmenghapus sisa saliva di di bibir mawar."sudah"ucap nya.
perasaan rasya hancur berkeping-keping saat melihat adegan itu.ia memang tau paul menyukai mawar sejak lama tapi ia sungguh tak percaya kalau mawar akan memberi nya lampu hijau.
__ADS_1
"hei kau cemburu..kau marah"goda ayu memperhatikan perubahan raut wajah rasya."buka kah itu amazing dan dan menguntungkan kita"lanjut ayu terkekeh.
berlahan paul mengangkat tubuh mawar,"menyingkir lah"sela nya saat melewari ayu dan rasya.tapi di pintu keluar ia di hadang beberapa pengawal andrew.
ia tau semua ini tak kan semulus ya ia bayang kan.jadi ia juga sudah berjaga-jaga."kau fikir kau bisa membawa nya dari ku"cetus andrew dgn senyum devil nya.
pelan-pelan paul menurun kan mawar."tetap disini,biar aku hadapi mereka"bisik nya megeluarkan 1 pistol dari pimggang nya.
"waw!kau punya persiapan yg matang ya"goda andrew."kalian fikir aku orang bodoh"balas nya mengarah kan pistol itu kearah andrew.detik selanjut nya...
dooor...
1 peluru meleset kearah mawar dgn sigap paul menangkis nya dan balik menembakka peluru nya tapi seseorang berhasil menendang pistol itu hingga terjatuh dari tangan nya.
sedangkan mawar bersembunyi di balik pintu,ia benci hal semacam ini.
"bagaimana?"ujar andrew merasa menang sambil berkacak pinggang di hadapan nya.
paul terdiam tapi detik kemudian ia tersenyum."kau fikir kau menculik istri siapa"ujar nya."tentu saja aku tau"balas andrew tapi kemudian ia terdiam saat menyadari para anggota radit sudah mengelilingi nya.
raut wajah nya memerah."mungkin aku tidak mahir dalam memegang senjata tapi 1 yg harus kau tau aku kesini krna izin dari nyonya besar rizal mattew"ucap paul dgn senyum smirk nya.
"jgn halangi jalan ku krna aku hrus membawa nya pulang"lanjut nya."mawar"dgn sigap gadis itu muncul dan memegang lengan nya dgn kuat.
ke2 nya melewati anggota andrew dgn tenang tanpa ada 1 pun yg berani berkutik,krna semua senjata para anggota radit mengarah pada nya.
__ADS_1
🌹🌷⚘