Mawar Merah(Sarangheo)

Mawar Merah(Sarangheo)
TERUNGKAB


__ADS_3

"kau ingin mendengar cinta mu mendesah di bawah ku paul,hahaha"


rahmat menelpon nya malam itu,"buka pintu nya radit"dgn ter gopoh2 paul menggedor2 pagar selepas isha malam itu.


"maaf tuan muda anda di larang masul"security tak membuka pagar utk nya,"aku bilang buka pintu nya,aku hrs bicara dgn radit"paul menggertak dgn kemarahan nya.


"maaf tuan muda tapi ini perintah dan tuan muda tdk mau bertemu dgn anda"sela security tetap pada pendirian nya.


achhhh


ia memukul pagar keras,ia semakin panik apa lagi mendengar suara tangisan mawar dari hp nya,rahmat sengaja tak mematikan panggilan nya agar paul mendengar dgn jelas.


"radit kita hrs bicara buka pintu nya radit"teriak nya."sebaik nya anda pergi tuan dan jgn bikin kegaduhan disini"security mengusir nya lagi.


"heh gua bunuh lo malam ini brengsek"ia menarik leher baju sang security dari balik pagar.melihat radit dan ardi mendekat berlahan ia melepaskan security itu.


"dit kamu harus percaya,istri mu dlam bahaya,kamu hrs menolong nya"kali ini beralih pada radit."panggil nama ku dgn benar"ia menarik leher baju paul.


"kamu hrs percaya riky"paul spt mengalah dan menuruti kemauan sahabat nya itu."aku tau aku mengganggu malam2 tapi,,,kamu hrs menolong kak mawar riky".


"ok,dan kalau kau bohong aku bunuh kau malam ini juga"radit masih tak percaya sepenuh nya.kali ini,paul menunjuk kan hp nya.


"jangan sentuh aku"mawar terdengar menjerit dari hp itu,raut wajah radit memerah.


"kak rahmat tadi nelpon gue dan...."tanpa mendengar kata2 paul seterus ny,ia langsung berlari ke paviliun di ikuti ardi.


"silahkan tuan muda"barulah security itu membuka kan pagar utk nya.

__ADS_1


bbuaarrrr


radit langsung mendoprak pintu pavilun hingga hancur.jelas terlihat rahmat berusaha mencium mawar yg terus2 an meronta.


"ada apa ini"bu anis muncul dan...


hahhhh


ia terkejut menyaksikan adegan itu.selanjut nya radit menendang rahmat hingga terlempar ke sudut,ia memukuli abang nya itu tanpa ampun.


"sudah cukup"teriak bu anis menghentikan kegaduhan itu.ia terlihat memeluk mawar yg terus menangis.


"sampai kapan kekejaman berlangsung di rumah ini,sampai kapan kekuasaan mu merampas kebahagian istri mu sendiri"bu anis terlihat marah.


berlahan rahmat terlepas dari tangan nya,apa kamu tidak melihat tangisan nya,aPa mata mu sudah buta"bu anis menambahi lahi.


πŸ’πŸ’πŸ’


bu anis menyisir rambut panjang mawar dgn lembut,gadis itu seolah bungkam,hanya air mata nya yg trrus bicara.terkadang ia menangis dan menjerit spt orang gila,tak ada yg tau apa yg di takut kan nya.


"anak mama uda cantik,uda senyum lagi kan sayang"ia bicara pada menantu nya itu dgn mata berkaca.


"tidak ada maksud lain selain demi kesehatan mu dan kebahagian mu"ia memeluk menantu nya itu dgn tangisan."maaf kalau mama salah"


tok tok tok


pintu di ketuk seorang maid."maaf nyonya mobil nya sudah tiba","ia"bu anis menghapus air mata nya."mawar"bu salamah muncul dan langsung menangis.

__ADS_1


"apa yg terjadi nak,kenapa jadi spt ini"ia memeluk putri nya itu dgn tangisan.


"maaf kan saya bu saya tdk bisa menjaga nya dgn benar"bu anis merendah.pelan2 arul mendekat.


"ibu tenang saja,ibu bisa menghubungi saya bila perlu sesuatu"bu anis memberikan kartu nama nya.


"dan ini,,,dokter yg akan merawat mawar,dia juga anak saya,nama nya dokter arul"bu anis memperkenal kan arul pula.


"ayo nak kita pulang"bu salamah seolah tak perduli,beberapa maid mengikuti nya utk membawa barang2 mawar,di ikuti arul di belakang nya.


tak ada yg bisa di lakukan radit kecuali menatap kepergian istri nya dari jendela kamar,ia meremas surat gugatan cerai yg baru ia tanda tangani.


sidang hanya menunggu sampai mawar kembali sembuh.


🌹


tek tek tek


radit menuruni tangga berlahan setelah beberapa hari kepergian mawar.ia terlihat rapi tapi tdk dgn stelan kantor.


"radit kamu mau kemana"bu anis terkejut."inj kunci jeruji kak rahmat di tahan mama bisa kesana dan menjemput nya"ia menyerah kan 1 kunci.


"tapi kamu mau kemana?"bu anis belum mengerti."tidak ada yg ku pertahan kan disini lagi kan,kami hampir bercerai jadi selesai,aku mau kembali ke italia"jawab nya.


wajah bu anis memerah,sungguh bukan ini yg ia ingin kan,ia ingin ke2 nya tetap bersama,ia juga tak ingin putra nya jauh dari nya.


"ok, mama bisa telpon saat sidang nanti"ia melangkah meninggalkan bu anis dalam kesedihan nya.

__ADS_1


πŸ’πŸ’πŸ’


__ADS_2