Mawar Merah(Sarangheo)

Mawar Merah(Sarangheo)
SAKIT HATI BUKAN SAKIT BADAN


__ADS_3

sudah 1 minggu lebih radit jatuh sakit setelah kejadian itu.badan nya berubah drop dan suhu tubuh nya meninggat lebih panas.


"dit ayo makan nak"bu anis membujuk dgn mampan di tangan nya."aku tidak lapar ma"sela nya.


"udalah radit jgn spt anak kecil,kalau mawar sudah tidak mau,jangan memaksa nya dan jgn siksa diri kamu spt ini"bu anis mulai menggerutu.


"kamu liat gibran,kasih sayang mu terabai karna terlalu lebai dan melihat ke masa lalu,kenapa dia bisa kuat tanpa dukungan mama dan papa nya,harua nya itu yg kamu contoh"bu anis kali ini memarahi nya.


tapi bukan nya menjawab radit malah menangis spt anak kecil yg kehilangan orang tuan nya.


"astaga radit,sifat cengeng mu tak pernah sembuh,kamu uda jadi seorang ayah, kamu bukan anak lajang lagi"gerutu bu anis.


"memang salah terlalu memanjakan mu"tambah nya."kenapa mama spt g perduli"ucap nya tiba-tiba.


"harus nya dari dulu mama tidak perlu membantu apa pun kalau ujung nya mama spt ini"lanjut nya."mama bukan g perduli radit tapi kamu tidak bisa memaksakan kehendak semau mu"sela bu anis lagi.


reeekkkk


berlahan paul masuk."ini aku bawa berkas penting dan harus kamu tanda tangani"ujar nya."aku tidak perduli"jawab radit sembarang yg membuat mata paul membualat dgn kondisi sahabat nya itu.


"biar tante saja"bu anis lalu meraih berkas itu."lain kali kalau ada apa-apa kamu aja langsung yg tanda tangani,krna spt nya radit butuh liburan"ujar bu anis berdiri.


"sekalian ya paul bujukin biar minum obat,tante pusing 7 keliling di buat nya"ucap bu anis kemudiN meninggalkan ruangan itu.


berdua an spt ini membuat paul bergidik ngeri.ia takut radit tiba-tiba mencium nya lagi spt beberapa waktu lalu.ciuman itu terasa masih berbekas hingga kini.

__ADS_1


ia jadi ragu apa sahabat nya itu masih normal atau sudah menyimpang."gimana keadaan mu?"paul memulai.


"buruk"balas radit singkat."minum obat gih"ujar nya lagi.kali ini radit diam 1000 bahasa.


"ayolah dit jgn cengeng begini,kuat dong kalau emang dia milih rasya kita bisa apa,itu urusan hati nya,pilihan nya"cetus paul pula


"mending di sama kamu dari pada sama rasya,itu yg buat aku marah"jawab radit tiba-tiba.


"lah kok jadi aku,gimana cerita nya bukan nya kamu yg patah hati"balas paul spt tak tau apa-apa."mamang nya aku pagar makan tanaman"lanjut nya pelan.


"ia kamu memang bukan pagar makan tanaman,tapi kamu pagar yg melilit tanaman"jawab radit asal.


"memang nya kamu fikir aku tidak tau tentang perasaan mu"tambah radit menutupi diri nya dgn selimut lalu membelakangi paul.


"hhh terserah lah"paul memilih mengalah."lama-lama aku spt bujukin pacar yg sedang ngambekan"sambung nya melangkah.


"aku tidak akan sembuh sebelum Bicara sama dia"radit manambahi."krna sakit ku sebenar nya disini"lanjut ny menepuk dada.


"hhhhh lebay"paul mencibit lalu mangikuti sahabat nya itu.kedua nya bepergian normal tanpa ardi dan para pengawal.


disana....


"coba yg ini dech pasti pas"ujar mawar menujuk lap top yg menyala di hadapan nya dan rasya.


"rapi kan dikit lah biar keliatan"rasya menggombal sambil menyelibkan rambut mawar di telinga nya.

__ADS_1


baarrrr


tiba-tiba radit memukul pintu keras."radit "pekik mawar terkejut dan otomatis menjauhi rasya.


Baaammmm


1 pukulan mendarat di wajah rasya kemudian radit meninggalkan tempat itu tanpa 1 patah kata pun.


Baaaammmm


kali ini paul yg memukul nya."kamu jahat mawar,kamu nyakitin"paul kemudian memarahi gadis itu lalu mengejar sahabat nya itu.


di dalam mobil...


"acchhh..."berulang kali ia memukul stir utk melampiaskan kemarahan nya.pelan-pelan paul masuk ia baru sdar kalau sahabat nya itu benar-benar mencintai mawar.


"bodoh.."kali ini ia menghantamkan kepala nya ke stir."bagaimana ini paul kenapa aku tak bisa marah saat dia menyakiti ku"ucap nya terlihat menyedih kan.


"nah ini radit yg asli cengeng dan lebay"balas paul malah menggoda nya.


"santai ok cwek di dunia ini banyak jgn sampai kamu menangis gara-gara wanita"lanjut paul dgn senyuman nya.


"kamu g sakit?"tiba-tiba radit menoleh ke arah sahabat nya itu."aku..."paul terlihat gugup.


"uda tidak usah memikirkan ku,ayo cabut"sambung paul dgn senyuman yg meyakin kan.

__ADS_1


berlahan radit melajukan mobil seolah tak terjadi apa-apa.


🌹🌷⚘


__ADS_2