
uag...
radit terlihat mual-mual di kamar mandi,ini sudah berjalan 1 minggu.
tek tek tek
suara hak tinggi bu anis mendekat,ia mengurut tengkuk putra nya itu dgn lembut."uda ke dokter,kamu panas loch..telpon arul gih"perintah bu anis.radit tak menjawab,rasa mual itu trus saja mengganggu nya membuat nya tak bisa menghirup udara dgn bebas."mawar kemana?"bua anis bertanya lagi.
"sejak pulang dari luar negri mama tdk melihatnya di rumah ini"."biarkan sja dia sedang berlibur ke rumah org tua nya"jawab radit sambil duduk di atas kasur.
"sini mama bantu bikin koyok cabe"bu anis menempelkan koyok cabe di kepala putranya itu."ardi suruh arul kesini"lanjutnya.
"siap nyonya"balas pria yg sejak tadi mematung."mama tinggal ya nanti mama suruh bi sumu ngantarin makanan kamu"wanita itu kemudian melenggang keluar dari kamar putra nya.
"sakit apa lo?"arul tiba2 sudah muncul di pintu."gua fikir penyakit takut sama lo"."bacot lo buruan periksa gue,rasanya gua mau mati,uda 1 minggu perut gua g a isi nya"ia menjawab nya dgn nada jengkel saat sahabat nya itu malah mwngajak nya bercanda.
arul terkekeh lalu memeriksanya dgn alat yg ia punya."sptnya ini hanya salah makan dan bisa jdi krna kecapean"arul memberikan 1 kesimpulan.
hhhhh
__ADS_1
radit mendengus kasar."ardi periksa makanan nya dgn baik"arul lalu bicara pria setengah patung itu.dgn sopan ardi membungkuk."ini obat penurun panas nya dan mengurangi rasa mual nya,ingat jgn terlambat makan"arul melenggang meninggalkan nya.
🌹
acchhhh
radit mendengus kesal,tiap resep yg di berikan arul tak memberikan pengaruh apapun,ia tak juga kunjung sembuh dari rasa mual yg menyengat itu,dan tingkah nya malah semakin aneh.ia terlihat lebih manja dari biasanya.
uag
ia mual lagi saat menuruni tangga."ardi kumpulkan semua maid sekarang"ia murka.dgn cepat keinginan nya terlaksana.
hhhhh
"saya tuan muda"bi sumi menjawab dgn penuh tanggung jawab."buang makanan itu,saya tdk suka wangi bawang".
"oh ya 1 lagi....tdk ada yg boleh pakai parfum di rumah ini,wangi farpum kalian buat aku mual"ia kemudian melenggang menuruni tangga.
tentu saja semua itu tak luput dari pandangan bu anis,ia merasa putranya itu semakin lama semakin aneh,"ardi tlpon arul sekali lagi"lalu pria itu mengangguk dan mengikuti boss nya itu.
__ADS_1
🌹
senyum radit melebar saat membuat peraturan yg sama di kantor spt di rumah nya,ia merasa puas krn setiap keinginan nya selalu terpenuhi.tak ada 1 karyawan pun yg memakai farpum hari itu.
reekkk
arul masuk berlahan."ngapain lo gua g nelpon,gua g sakit"radit sibuk menikmati rujak kesukaan nya.
"ia lo g sakit tapi setengah waras"jawab arul langsung meraih alat nya dan memeriksa sahabat nya itu sekli lagi.radit terkekeh sambil memutar2 kursinya.arul terlihat mengerutkan dahinya.
"apa?lo mau bilang kalau gua hampir gila?"radit kini melotot."g mikir kesitu sih,tapi....apa 1 bulan yg lewat lo hamilin orang?"arul tiba2 menanyakan hal aneh.
"siapa lo hal pribadi musti lo tau,ptivasi gue"radit spt tak perduli.arul masih terlihat berfikir."emang kenapa?1 bulan yg lalu kan istri gua masih disini"kali ini radit yg ingin tau.
"nahhh itu...mungkin saat ini kak mawar lagi hamil"sahut arul tiba2.raut wajah radit berubah,ia memeriksa wajah sahabat nya itu lebih teliti.
"ini nama nya kelainan hormon dan g semua org bisa mengalami nya"lanjut arul."ini apa lagi"ia lalu merampas bungkus rujak dari tangan radit.
"hahaha li ngemil rujak di kantor"ia kini menertawai sahabat nya iti.
__ADS_1
"ardi cari keberadaan istri ku"radit menyeru tiba2."siap tuan muda"pria itu menunduk dan menuruti pwrintahnya.
🍒🍒🍒