
"Nggak tante, saya tidak berniat jahat sama Shakira maupun sama temannya." ucap Razzan berusaha membela dirinya.
"Lalu ngapain kamu sembunyi didalam bagasi mobil anak saya kalau bukan karena ada rencana jahat? Shakira! Shakira! Kembali kamu nak! Penting ini!" teriak ibunya Shakira lagi.
Shakira, Lulu, dan Wiwit melangkah bersama didepan gerbang rumah. Shakira terlihat mengusap air matanya lalu menatap kedalam, Shakira terkejut ketika melihat ada Razzan disana.
"Razzan?" ucap Shakira terkejut.
Razzan melihat kearah pagar, ada Shakira dan yang lain. Lalu Shakira dan kedua anggota gengnya itu bergegas masuk kedalam. Wiwit menatap kepada Razzan. Wiwit berpikir mungkin adalah Razzan yang sudah menaruh lem diatas jok mobil yang diduduki oleh Shakira.
"Razzan? Ngapain lo ada disini? Lo tahu rumah gue darimana?" tanya Shakira.
"Ini loh barusan mama lihat bocah ini keluar dari dalam bagasi mobil kamu! Mama kan jadi curiga kalau bocah ini ada niat yang tidak baik sama kamu Shakira sayang!" sahut ibunya Shakira menjelaskan soal itu.
"Apa yang lo lakuin Razzan? Kenapa lo ngumpet didalam bagasi mobil milik Shakira? Lo terlihat mencurigakan! Jawab Razzan? Apa maksud lo?" tanya Lulu menginterogasi Razzan.
Razzan berjalan kedekat Shakira lalu berkata,
"Aku minta maaf ya? Aku yang mengoleskan lem itu diatas jok mobil yang kamu duduki sehingga kamu jadi agak repot tadi." ucap Razzan meminta maaf dengan tulus kepada Shakira.
Wiwit membuka mulutnya, Wiwit amat sangat terkejut mendengar pengakuan dari Razzan orang yang dia taksir.
"Ooh jadi lo pelakunya!" marah Shakira. Wajah Shakira kembali terlihat ganas.
"Iya memang aku pelakunya dan aku sudah minta maaf. Kalau kamu tidak mau memaafkanku, semoga suatu saat kamu mau memaafkanku Shakira?" harap Razzan.
Shakira menajamkan sorot matanya. Rasanya ingin memukul Razzan saat ini juga. Tapi Shakira memutuskan besok saja setelah pulang sekolah, Shakira bersumpah akan membuat Razzan babak belur karena Razzan sudah berani melakukan perbuatan jahil itu kepadanya.
"Awas ya besok! Awas! Sekarang, pergi kamu dari rumah ini, Razzan. Lo udah mencari gara-gara sama gue!" usir Shakira.
Razzan pun mengangguk lalu Razzan melangkah pergi dari area depan rumah Shakira itu. Razzan merasa bersalah karena sudah berbuat jahil kepada Shakira. Saat Razzan sedang melangkah pergi keluar dari depan rumahnya, Shakira terus saja melotot galak menatap Razzan.
Ibunya Shakira yang bernama Bu Farsya itu kembali ingin mengajak Shakira berbicara. Bu Farsya memeluk Shakira menenangkan Shakira yang masih menangis.
"Jangan pergi dari rumah ini nak? Tetap tinggal disini ya nak? Mama sangat mencintai kamu anakku satu-satunya?" lirih Bu Farsya.
__ADS_1
"Aku mau, tapi mama janji jangan ribut-ribut lagi sama papa ya? Aku tuh sedih banget tahu mah kalau melihat kalian berdua setiap harinya yang selalu ribut terus. Aku mohon kepekaan mama kepada aku? Satu-satunya anak kalian." lirih Shakira memelas.
Bu Farsya melepaskan pelukannya. Bu Farsya menggelengkan kepalanya. Niat bu Farsya untuk bercerai sudah bulat.
"Nggak nak untuk permintaan kamu yang satu itu mama gak bisa menurutinya. Mama mohon dengan sangat kamu harus bisa menerima keputusan yang sudah mama dan papa buat." jawab Bu Farsya membuat Shakira semakin kesal dan sedih rasanya.
"Papa dan mama benar-benar keterlaluan! Aku benci kalian berdua!" teriak Shakira marah lalu Shakira berlari pergi dengan menyeret kopernya. Lulu dan Wiwit langsung berlari mengejar Shakira.
"Shakira! Jangan pergi anakku!" teriak Bu Farsya lagi.
Shakira sudah tidak peduli lagi mendengar teriakan ibunya.
***
Razzan melangkah dengan lesu setelah mengetahui bagaimana kehidupan Shakira di rumah. Razzan jadi bisa mengerti kenapa Shakira tumbuh menjadi anak tukang bully seperti itu. Tapi apapun itu, perbuatan Shakira membully orang lain adalah sebuah kesalahan.
Hujan gerimis turun rintik-rintik, Razzan berteduh sejenak didalam sebuah pos ronda pinggir jalan.
***
"Iya sebentar," ucap Leon lalu membuka pintu. Ternyata orang yang datang bertamu adalah si Poppy.
"Poppy, ada apa lo datang ke rumah gue? Mari masuk kedalam?" ucap Leon mempersilahkan Poppy untuk masuk kedalam.
"Gue," jawab Poppy singkat.
"Poppy are you okey?" tanya Leon lagi.
Poppy menggeleng. Kemudian Poppy mengeluarkan ponselnya. Poppy menunjukkan sebuah SMS dari nomor yang tak dikenal. Lantas Leon mulai membaca SMS itu.
"SMS dari siapa ini Pop? Kurang ajar sekali dia. Dia pikir gue takut dengan ancaman ini!" tanya Leon dengan wajah kesal.
"Leon, gue jadi ngerasa makin gak nyaman setelah mendapatkan kiriman SMS seperti itu." ucap Poppy lalu Poppy menggigit jari telunjuknya karena merasa panik.
"Tenang aja Pop, kita hadapi ini bersama-sama. Lo jangan takut terus ya? Gue harap lo bisa tenang." ucap Leon menenangkan Poppy.
__ADS_1
Lalu Leon memeluk Poppy dengan hangat, menenangkan Poppy dalam dekapannya yang menenangkan dan juga nyaman.
"Makasih Leon, makasih? Lo adalah orang yang bisa bikin gue jadi nyaman." tutur Poppy sembari menangis dalam dekapan hangat Leon.
"Iya sama-sama Poppy. Masalah itu sebaiknya kita lupakan saja. Kita tutup rapat-rapat, kita kubur dalam-dalam. Sudah ya jangan sedih terus? Ayo masuk kedalam rumah gue?"
Lalu Poppy melepaskan pelukannya dengan Leon.
"Emang dirumah lo lagi gak ada orang?" tanya Poppy.
"Ada nenek sih tapi dia sedang beristirahat di kamarnya. Nenek sedang kurang enak badan."
"Yaudah kalau gitu makasih ya Leon? Gue mau langsung balik aja deh,"
"Poppy mau gue anter? Sebaiknya gue anter aja ya? Gue takut lo kenapa-kenapa dijalan. Gue anter lo naik mobil ya?"
"Iya, gue mau."
Leon bergegas mengambil kunci mobil di kamarnya lalu setelah itu Leon mengantarkan Poppy pulang ke rumahnya.
***
Keesokan harinya di sekolah. Shakira dan Lulu tengah menunggu kedatangan Razzan di sekolah. Mereka berdua menunggu Razzan datang didepan gerbang. Akhirnya orang yang mereka tunggu datang juga.
"Itu dia si pemilik sepeda butut! Buruan berikan pelajaran yang mantap buat dia Ra!" tukas Lulu disamping Shakira.
Shakira mengangguk lalu Shakira melangkah dengan cepat menghampiri Razzan. Shakira langsung menendang sepeda butut Razzan sampai terguling.
"Shakira kamu apa-apaan sih? Jangan rusak sepedaku!" marah Razzan tidak terima. Lalu Razzan mengangkat sepedanya lagi.
"Gue gak peduli sama sepeda butut lo itu! Gue aja gak peduli sama lo apalagi sama sepeda butut lo yang jelek itu!" ketus Shakira.
"Ini masih pagi loh dan kamu udah mau membully aku?" tanya Razzan heran.
Bersambung...
__ADS_1