
"Aw," rintih Shakira sembari memegang wajahnya.
Shakira menatap kearah Poppy sejenak. Shakira melihat gerakan kaki Poppy yang mau menendangnya namun Shakira lekas menghindar.
"Siapa di dalam! Udah dong jangan ribut! Gue kebelet nih! Ini kan toilet! Masa kalian pada ribut didalam toilet sih? Buka pintunya! Kalau mau ribut diluar aja sana." teriak Lulu tak kuasa menahan rasa ingin pipis.
Karena sudah teramat sangat kebelet, Lulu pun nekat saja menendang pintu toilet hingga pintu itu terbuka. Lulu terkejut ketika melihat di dalam ada Shakira yang tengah dikeroyok oleh Wiwit dan Poppy.
"Shakira, Wiwit, Poppy, kalian sedang apa? Kalian sedang ribut?" tanya Lulu terkejut.
Shakira langsung berlari keluar dari dalam toilet. Namun Wiwit dan Poppy tidak tinggal diam. Mereka berdua sama-sama berlari mengejar Shakira.
"Shakira! Jangan kabur lo dasar penakut!" panggil Wiwit.
"Shakira!" panggil Lulu namun karena Lulu udah kebelet pipis banget, Lulu mau pipis aja dulu baru ikutan mengejar Shakira buat membantu Shakira dari serangan dua cewek itu.
Shakira berlari ke belakang sekolah tepatnya didekat gudang. Shakira ngumpet dibalik tong sampah yang besar. Shakira jongkok sambil mendengarkan keadaan di sekitarnya yang sepi.
"Sialan banget mereka berdua! Mereka sekongkol buat bully aku? Tapi aku gak takut sama lo pada! Cuman aku males berkelahi aja kalau disekolah. Mendingan sembunyi disini dulu sampai situasi aman." batin Shakira.
Shakira menunggu sampai bel masuk berbunyi dengan itu Shakira akan langsung pergi ke kelasnya. Wiwit dan Poppy terus mencari Shakira hingga mereka sampai di area belakang sekolah dekat gudang. Kini mereka berdua tengah berdiri didekat tong sampah tempat persembunyian Shakira.
"Poppy, gue yakin si curut nyebelin itu pasti lagi ngumpet di dalam gudang. Mental dia mah tempe, dia mana berani kalau lawan kita yang kompak kaya gini!" ucap Wiwit.
"Ya sudah, mendingan kita cek aja kedalam gudang. Siapa tahu si brengsek itu lagi ngumpet didalam gudang."
"Wah, baru kali ini gue denger lo ngomong kata seperti itu Pop. Kasar juga ya omongan lo? Tapi Shakira emang pantes dibilang gitu sih. Shakira kan murid paling bangs*t di sekolah ini sejak dulu."
Shakira mengepalkan kedua tangannya, tidak terima dikatain bangs*t seperti itu. Shakira ingin keluar dari tempat ngumpetnya lalu menghadapi mereka berdua tapi Shakira berusaha menahan dirinya saja agar tidak berkelahi.
__ADS_1
Lantas Wiwit dan Poppy mulai masuk kedalam gudang. Disaat mereka berdua sedang sibuk mencari keberadaan Shakira didalam gudang, disaat itu juga Shakira langsung keluar dari tempat persembunyiannya.
"Mereka berdua sudah ada didalam gudang. Mendingan gue kunci aja pintu itu dari luar. Pintu gudang itu kan bisa dikunci dari luar soalnya ada kunci pintu tradisionalnya. Oke Shakira, kamu memang cerdas, hahay." batin Shakira seraya tersenyum senang.
Kemudian Shakira berjalan mengendap-endap menuju pintu gudang itu dan dengan cepat Shakira langsung mengunci pintu gudangnya dari luar.
"Hahaha, makan tuh! Kalian terkunci didalam. Sebentar lagi jam masuk pelajaran, bye dua cewek toxic." ucap Shakira pelan lalu Shakira lekas pergi dari depan gudang.
Didalam gudang Wiwit dan Poppy berusaha mencari Shakira diberbagai celah dan bawah benda-benda besar, namun tidak mereka temukan ada Shakira.
"Sialan! Si kampret itu gak ada disini. Pasti dia ngumpet di tempat lain. Mana banyak kecoa disini, iyuh jijik banget." ucap Wiwit sembari menatap jijik kearah kecoa-kecoa yang sedang berkeliaran di lantai gudang.
"Yaudah yuk Wit mendingan kita keluar aja. Gue juga jijik banget kalau disini terus mana bau banget lagi gudang ini. Eh tapi gue jadi punya ide cemerlang deh Wit?"
"Ide cemerlang apaan tuh Pop?"
"Kalau kita berhasil bikin Shakira terjebak dan terkurung didalam gudang ini semalaman pasti itu akan seru banget. Kita pikirin aja gimana caranya supaya Shakira mengalami malam yang mengerikan dan sendirian disini."
"Hahaha, yaudah yuk Wit kita keluar aja sekarang."
Mereka berdua mau membuka pintu gudang tapi ternyata pintu gudang itu tiba-tiba tak bisa mereka buka.
"Loh Wit, ini kenapa pintunya? Kok bisa tiba-tiba kayak gini? Perasaan tadi gak kita kunci deh?" tanya Poppy bingung.
"Gue juga gak ngerti Pop tapi bentar deh, bukannya pintu ini bisa dikunci dari luar ya? Atau jangan-jangan si Shakira munafik sialan itu yang udah kunci pintu ini dari luar. Aah brengsek! Cewek bedebah lo Ra!" pekik Wiwit seraya loncat-loncat kesal.
"Terus gimana nih kalau kita disini terus ntar yang ada kita gak bisa ikut pelajaran?" tanya Poppy bingung.
"Gue juga ogah kali disini terus! Eh itu ada jendela tuh, itu bisa dibuka gak?" tanya Wiwit sambil menatap kearah sebuah jendela didalam gudang ini.
__ADS_1
"Kayaknya bisa deh, yaudah yuk kita coba keluar lewat sana." ajak Poppy.
Poppy dan Wiwit melangkah bersama menuju jendela itu, mereka menatap jendela itu dari arah bawah. Tapi jendela itu letaknya agak tinggi dan badan mereka berdua kurang bisa sampai jika harus keluar lewat jendela itu. Tapi Poppy melihat ada satu kursi yang rapuh didalam gudang ini. Poppy lekas mengambil kursi rapuh itu lantas Poppy meletakkan kursi itu tepat dibawah jendela.
Poppy naik duluan keatas kursi. Poppy merasa kursi yang ia pijak itu sangat rapuh dan berpotensi akan keropos dan membuatnya terjatuh. Poppy berusaha membuka jendela itu dan akhirnya terbuka. Lalu Poppy keluar duluan dari dalam jendela itu.
"Tungguin gue Pop!"
"Berisik lo Wit! Iya pasti gue tungguin! Buruan naik ke kursi itu!"
Poppy nangkring diatas jendela kemudian Poppy lompat duluan keluar.
"Buruan Wit bentar lagi masuk nih!"
"Iya sabar lah! Kursinya bikin ngeri ini!"
Wiwit masih berdiri diatas kursi itu, kakinya gemetar karena sepertinya kursi itu mau keropos dan sedetik kemudian kursi itupun keropos saat Wiwit mau menaikkan kakinya keatas jendela. Wiwit yang apes itupun terjatuh ke lantai.
"Aw, sakit banget." rintih Wiwit dari dalam.
Poppy terkejut mendengar Wiwit yang terjatuh didalam gudang.
"Wiwit lo kenapa? Lo gak apa-apa kan?"
"Sakit bego! Lu ngapain disitu terus! Lu kan udah diluar, buruan buka pintu depan!"
"Eh iya tunggu bentar ya!"
Poppy berlari ke pintu depan gudang lalu Poppy membuka pintu yang dikunci dari luar itu. Poppy yakin pasti Shakira yang udah melakukan hal ini.
__ADS_1
"Awas aja lo Shakira! Lo akan dapet balasannya!" ucap Poppy geram lalu Poppy masuk kedalam gudang buat membantu Wiwit.
Bersambung...