
"Pasti lo yang naruh HP lo didalam tas Poppy kan? Lo kan queen off playing victim Shakira! Ngaku aja deh lo. Kita semua udah tahu watak busuk lo itu." tukas Wiwit malah memfitnah Shakira.
"Heh tolol! Buat apa juga gue lakuin hal ini! Sebelumnya gue juga gak pernah lakuin hal seperti apa yang lo tuduhkan barusan. Gue emang pernah jahat tapi sekarang, sejak berteman baik dengan Razzan, gue perlahan mau berubah dan semua orang itu berhak berubah termasuk lo sendiri!" balas Shakira berani.
Poppy masuk kedalam kelas. Poppy terkejut dengan keributan yang sedang terjadi di kelasnya bahkan ada Shakira juga disini.
"Eh eh eh ada apa sih kalian? Itu juga kenapa tas gue dibuka sembarangan?" tanya Poppy kesal.
Shakira melangkah ke depan Poppy lalu Shakira menunjukkan HPnya di depan wajah Poppy.
"Apa ini! Gue nemuin ini didalam tas lo! Kemarin gue dibius waktu gue ngejar lo ke depan gudang sekolah. Habis itu gue sadar dalam keadaan diikat dan mulut yang terlakban. Pasti lo sama si sialan Wiwit itu kan pelakunya! HP gue ilang setelah peristiwa itu dan gue nemuin HP gue ada didalam tas lo. Razzan yang nolongin gue waktu gue dikurung sama kalian berdua!" pekik Shakira dengan wajah yang sangat yakin.
Poppy menampar Shakira.
"Lo jangan menghancurkan nama baik gue ya Ra! Semua orang juga tahu apa imej kita selama ini. Gak bakal ada yang percaya sama omongan lo kok!" tutur Poppy dengan percaya diri.
Shakira terdiam. Memang selama ini imejnya begitu buruk di sekolah dan imej Poppy adalah kebalikannya.
"Poppy. Sebaiknya kamu minta maaf sama Shakira. Karena buktinya udah jelas kalau HP itu ada didalam tas Shakira." titah Razzan.
Poppy mulai menangis seolah-olah tersakiti oleh Razzan dan Shakira.
"Kalian berdua ini kenapa sih mau jatuhin nama baik aku? Kalian berdua jahat! Apa gak cukup Nafiah yang kamu bikin menderita di sekolah ini Shakira! Kamu sengaja mau jatuhin nama aku dengan tujuan kamu bisa punya objek pembullyan yang baru kan!" isak Poppy.
Wiwit bergegas memeluk Poppy.
"Sabar Pop, Shakira emang jahat. Dulu waktu gue gabung di gengnya, gue juga sering banget disuruh berbuat jahat sama dia. Untung sekarang gue udah bukan anggota geng laknatnya lagi." ucap Wiwit dengan wajah sok bersedih.
Shakira melotot tajam padahal buktinya sudah sangat jelas. Shakira langsung menjambak rambut Wiwit dan Poppy.
"Aw aw sakit!" teriak Poppy dan Wiwit.
Lalu Shakira mendorong mereka berdua hingga terjatuh ke lantai.
__ADS_1
"Gak usah pada playing victim deh! Seandainya saja di gudang itu ada CCTV pasti akan terekam dengan jelas siapa orang-orang yang udah ngurung gue. Tapi bagi gue, dengan bukti nyata HP gue ada didalam tas Poppy, itu sudah cukup untuk mengindikasikan bahwa Poppy pelakunya!" yakin Shakira.
Tiba-tiba, seorang siswi bernama Yani datang kedalam kelas Poppy.
"Hentikan! Shakira benar. Aku yang kemarin menjadi saksi sama apa yang dilakukan oleh Poppy dan Wiwit. Aku bahkan merekam kejahatan mereka berdua di ponsel aku." ucap Yani.
"Yan, tunjukkan rekaman itu ke semua orang dikelas ini!" titah Shakira.
Yani mengambil ponsel di saku seragamnya lalu Yani memutar video rekaman itu didepan semua anak-anak. Karena itu sekarang yang menjadi pusat perhatian adalah Poppy dan Wiwit.
"Sial! Gara-gara si Yani, nama baik gue jadi rusak! Awas lo Yani!" batin Poppy mendendam.
"Tuh kan, buktinya udah jelas! Yani merekam waktu gue dibius sama si kurang ajar Wiwit. Sekarang, mau ngelak apalagi lo berdua!" kata Shakira kepada Poppy dan Wiwit.
Mereka berdua sama-sama menundukkan kepala.
"Tapi lo duluan yang mulai! Lo kurung kita di gudang waktu jam istirahat, wajar aja kalau kita berdua balas perbuatan bejat lo itu Shakira!" tukas Poppy.
"Apapun yang terjadi, apa yang dilakukan oleh Wiwit dan Poppy adalah perbuatan yang membahayakan Shakira. Bayangkan saja jika Shakira gak ada yang nolongin dan dia terkurung didalam gudang semalam suntuk, pasti dia menderita semalaman. Dia bisa saja sakit atau mungkin terkena trauma psikis. Belum lagi binatang pengerat yang bersembunyi didalam gudang. Untuk itu, minta maaflah kepada Shakira!" titah Razzan kepada Poppy dan Wiwit.
"Shakira, emang lo kurung mereka duluan ya?" tanya Dylan.
Shakira mengangguk, Shakira jujur.
"Iya, tapi gue punya alasan kuat lakuin itu. Mereka berdua berniat jahat duluan kepada gue maka dari itu gue kurung aja mereka berdua didalam gudang. Itu juga saat jam istirahat yang kemungkinan mereka bisa aja keluar kalau mereka teriak." jawab Shakira.
"Yaudah kalau gitu sama-sama minta maaf ajalah. Sekolah tempat untuk menuntut ilmu, bukan untuk ribut-ribut kaya gini." titah Razzan bijaksana.
Leon masuk kedalam kelas Poppy lalu mendorong Razzan dari belakang.
"Lu gak usah sok iye deh murid baru! Lu baru aja sekolah disini, udah sok bijak lo, sok senior lo disini?" marah Leon tiba-tiba saja.
"Gua suka gaya lo Leon!" sahut Dylan senang.
__ADS_1
"Berisik lo Leon! Gue sih kalau harus minta maaf sama dua cewek alay busuk itu sih mau-mau aja, gak tahu deh mereka berdua mau apa kaga buat minta maaf juga." ucap Shakira.
Poppy dan Wiwit saling bertatapan.
"Udah, minta maaf aja biar gak jadi panjang urusannya. Ayo?" ucap Razzan.
"Yaudah, maafin gue ya Ra?" ucap Poppy.
"Maafin gue juga ya Ra?" ucap Wiwit tapi terlihat kurang ikhlas buat minta maaf.
"Iya gue juga minta maaf ya?" ucap Shakira juga.
Lalu mereka bertiga berpelukan.
"Jijik banget pelukan sama cewek busuk munafik ini! Kalau bukan karena terdesak! Tunggu aja Shakira, rencana gue selanjutnya bakal lebih hot, lebih mencekam, lebih gila lagi, hahaha!" batin Wiwit.
***
Saat jam istirahat sekolah, Shakira menghampiri Nafiah di kursi taman sembari membawa sebungkus coklat.
"Ini buat lo." ucap Shakira ramah lantas duduk disamping Nafiah.
"Coklat itu buat aku?"
"Iya. Ini sebagai bentuk rasa permintaan maaf gue."
"Oke deh, aku maafin kamu Shakira."
"Sekali lagi makasih ya Nafiah? Gue berharap lambat laun lo bisa menerima diri gue sebagai teman lo. Karena gue emang udah bener-bener mau berubah jadi orang yang baik. Terima ya coklat ini?"
Nafiah pun menerima coklat itu dan setelah itu Shakira pergi ke tempat lain buat mencari Razzan. Dari kejauhan Poppy dan Wiwit sedang mengamati Nafiah.
"Enaknya kita beri pelajaran apa ya ke si cupu itu?" tanya Wiwit.
__ADS_1
"Pelajaran yang kejam tentunya!" sahut Poppy.
Bersambung...