
l"Dasar anjing lo Nafiah! Berani lo lakuin ini kepada gue sama Wiwit?" tanya Lulu seolah tidak percaya kalau Nafiah berani menyerang mereka berdua.
"Gue udah capek ditindas terus sama kalian bertiga! Kalian bertiga benar-benar keterlaluan! Kalian bertiga adalah setan yang suka menyakiti orang lain yang lebih lemah!" balas Nafiah sembari berusaha untuk berdiri.
Lalu Nafiah menatap Shakira dengan tatapan yang tajam. Shakira membalas Nafiah dengan tatapan yang tajam juga. Nafiah kemudian berlari ke depan Shakira, Nafiah mendorong Shakira sampai Shakira terjatuh diatas rumput. Kemudian Nafiah berani meludah tepat di rambut Shakira.
"Nafiah apa yang lo lakukan! Dasar keparat lo Nafiah! Lo udah cari gara-gara sama seorang Shakira! Gue bakalan membully lo dengan lebih kejam lagi!" pekik Shakira tidak terima rambutnya diludahin oleh Nafiah.
Shakira langsung bangkit berdiri kemudian Shakira menampar wajah Nafiah. Nafiah memegang pipinya yang barusan terkena gamparan dari Shakira. Lalu setelah itu Nafiah memberanikan diri buat menampar balik wajah Shakira.
"Aw!" rintih Shakira setelah wajahnya mendapatkan balasan tamparan dari Nafiah.
Lulu dan Wiwit berdiri di belakang Nafiah lalu mereka berdua memegang tangan Nafiah dengan kuat.
"Lepasin aku! Lepasin! Tolong, tolong, tolong!" teriak Nafiah meminta pertolongan.
Nafiah mengamati area di sekelilingnya akan tetapi gak ada orang sama sekali.
"Berisik lo bangsat!" bentak Shakira lalu menampar wajah Shakira lagi.
Shakira juga menendang perut Nafiah menggunakan kakinya kemudian setelah itu Shakira menampar wajah Nafiah lagi.
"Rasakan penderitaan lo Nafiah! Gue benci banget sama lo! Lo harus selalu menderita! Sekarang terima ini!" pekik Shakira kemudian Shakira menonjok hidung Nafiah.
"Hahahahahahaa." tawa Lulu dan Wiwit setelah melihat apa yang dilakukan oleh Shakira kepada Nafiah yaitu memukul hidung Nafiah. Tak berselang lama dari dalam hidung Nafiah keluar darah segar.
Nafiah menangis setelah apa yang dilakukan oleh mereka bertiga.
__ADS_1
"Hahahahaha nangis juga kan lo? Makannya lo itu gak usah sok berani. Lo itu lemah dan penakut tahu nggak sih! Lo gak akan pernah menang melawan kita bertiga! Camkan itu cupu!" geram Shakira sembari menoyor dahi Nafiah.
"Ra, siksa lagi anak cupu ini. Menyiksa anak cupu ini adalah hal yang sangat mengasyikan!" sahut Wiwit dengan wajah girang.
"Sudah cukup, hentikan? Biarkan aku pulang ke rumahku. Jangan bully aku lagi Shakira, aku mohon?" lirih Nafiah dengan tampang memelas.
"Cup cup cup, kasihan banget sih mukanya sampai melas kaya gitu? Tapi sayangnya gue belum cukup puas buat mengakhiri pembullyan lo pada hari ini cupu!" balas Shakira berkata.
Shakira mengepalkan tangan kanannya bersiap memukul wajah Nafiah lagi tapi tiba-tiba tangannya dipegang dengan kuat oleh seseorang.
"Siapa sih ganggu aja!" bentak Shakira lalu Shakira memalingkan wajahnya kearah samping.
"Lagi-lagi lo! Lagi-lagi lo! Kenapa sih lo selalu ikut campur masalah gue! Pergi sana dan gak usah lo bantuin si Nafiah!" usir Shakira kepada Razzan.
"Oh tidak semudah itu aku akan pergi. Aku baru akan pergi kalau Nafiah sudah terlepas dari cengkraman kalian bertiga." jawab Razzan.
"Lepasin Nafiah sekarang juga. Apakah kalian gak punya hati nurani dengan selalu membully Nafiah terus?" tanya Razzan dengan raut wajah kesal.
Shakira mendorong Razzan sampai terjatuh kemudian Shakira menginjak salah satu kaki Razzan. Wajah Wiwit terlihat tidak suka melihat apa yang tengah dilakukan oleh Razzan kepada Shakira.
"Ayo Razzan lekaslah bangkit! Lawan balik si Shakira kutu kupret itu!" batin Wiwit mendukung Razzan.
Razzan tidak tinggal diam begitu saja. Razzan bangkit lalu Razzan memegang kuat tangan Shakira. Shakira berusaha memberontak. Shakira menendang perut Razzan menggunakan kakinya. Yang Shakira inginkan sekarang adalah menang melawan Razzan. Shakira tidak mau jika Razzan jauh lebih hebat daripada dirinya.
Razzan bisa melihat dari sorot mata Shakira yang berambisi mengalahkan dirinya, menginginkan kemenangan melawan dirinya. Razzan tidak akan membiarkan dirinya kalah ditangan Shakira. Kalau Razzan membiarkan dirinya kalah ditangan Shakira atau pura-pura kalah padahal Razzan bisa untuk menang melawan Shakira maka Shakira bisa menjadi semakin besar kepala dan semakin semena-mena saat membully orang lain yang ingin Shakira bully.
Shakira bergerak dengan gesit kedepan Razzan, Shakira mau memukul wajah Razzan, akan tetapi Razzan langsung memegang kuat tangah Shakira yang akan memukulnya. Lalu Razzan sedikit memelintir tangan Shakira.
__ADS_1
"Aw aw aw sakit!" rintih Shakira.
Dan setelah itu Razzan menendang perut Shakira sampai Shakira sedikit terdorong ke belakang. Shakira memejamkan matanya, perutnya terasa eneg dan sakit. Tapi Shakira tidak mau menyerah, Shakira kembali bergerak kedepan, Shakira mau memukul wajah Razzan lagi tapi lagi-lagi Razzan memegang kuat tangan Shakira.
Dalam momen ini Shakira ingin memanfaatkan kesempatan dengan menendang perut Razzan tapi malah Razzan yang gerak cepat dengan menendang perut Shakira duluan sampai Shakira terjatuh keatas rumput. Lalu Razzan menginjak tangan kiri Shakira menggunakan sepatunya. Shakira merintih kesakitan.
"Dalam hidupku, aku tidak mau sama sekali menyakiti seorang wanita seperti ini. Tapi ini adalah sebagai bentuk peringatan untukmu jangan pernah menyakiti orang lain lagi. Sekarang aku menang melawan kamu Shakira dan kamu mengakui kalau aku ini lebih tangguh daripada kamu kan?" tanya Razzan.
Shakira melotot kepada Razzan lalu Shakira menggeleng.
"Sampai kapanpun gue gak akan mengakui kalau lo itu lebih tangguh daripada gue. Gue benci banget sama lo Razzan! Angkat kaki lo yang sedang menginjak tangan gue ini! Sakit tahu! Buruan!" pinta Shakira kepada Razzan.
Lantas Razzan mengangkat kakinya lalu Razzan melangkah menghampiri Lulu dan Wiwit yang masih memegangi Nafiah.
"Lepasin Nafiah sekarang juga atau kalian akan bernasib sama seperti Shakira." titah Razzan dengan wajah dingin.
Lulu dan Wiwit pun terpaksa melepaskan Nafiah. Nafiah tersenyum lalu Nafiah memeluk Razzan.
"Makasih banyak ya Razzan? Lagi-lagi kamu menjadi pahlawan penolong untuk aku? Kamu adalah orang yang baik Razzan." ucap Nafiah berterimakasih.
Razzan merasa tidak nyaman dipeluk oleh Nafiah didepan ketiga cewek yang lainnya seperti ini, Razzan sedikit mendorong Nafiah agar terlepas dari pelukannya.
"Iya sama-sama Nafiah. Apa kamu mau aku anterin pulang ke rumah kamu?" tawar Razzan kepada Nafiah.
"Razzan ini apa-apaan sih? Sok baik banget sama Nafiah? Apa jangan-jangan Razzan itu mulai suka sama cewek cupu itu?" batin Wiwit kesal dan curiga.
"Iya Razzan aku mau diantar pulang sama kamu. Aku takut mereka bertiga mengejar aku terus mereka nyakitin aku lagi." jawab Nafiah sembari menangis.
__ADS_1
Bersambung...