MELAWAN PEMBULLY

MELAWAN PEMBULLY
Kecemburuan


__ADS_3

Setelah melihat penampilan Razzan seperti ini dan kemungkinan besar Razzan adalah anak orang kaya, Shakira jadi merasa canggung buat membully Razzan lagi. Apalagi ternyata Razzan juga mempunyai mobil sendiri.


Razzan mulai mengemudikan mobilnya menuju rumah Shakira. Sepanjang perjalanan pulang, Shakira merasakan canggung untuk berbicara dengan Razzan lagi. Suasana didalam mobil ini begitu dingin. Shakira terus menatap kearah samping, menatap bagian luar mobil lewat kaca mobil.


Entah mengapa Shakira merasa menyesal karena sudah membully dan menghina Razzan selama ini, kalau tahu ternyata aslinya Razzan adalah orang yang sekeren ini.


"Kok diem aja sih? Biasanya lo yang paling cerewet di sekolah?" tanya Razzan membuka obrolan lagi.


Shakira agak terkejut karena Razzan yang mulai membuka obrolan duluan. Shakira memberikan senyuman kecil untuk Razzan.


"Tahu darimana kalau gue cerewet?"


"Biasanya lo yang paling semangat ngebully gue, ngata-ngatain gue, sekarang ayo lakukan itu lagi?"


Shakira mengangguk.


"Dasar cupu jelek nyebelin! Bocah nggak guna udah gitu hidup lagi!" pekik Shakira sembari tertawa namun sebenarnya Shakira sama sekali tidak serius mengucapkan kata-kata itu.


"Idih kenapa ketawa? Biasanya lo pas lagi ngomong kata-kata durjana itu, teriak sambil melotot-melotot?"


"Hmm, entahlah Razzan. Kali ini gue ngerasa udah gak semangat lagi buat membully lo. Karena lo ternyata adalah anak yang tangguh buat gue lawan. Lagian yang gue heran kenapa sih sedari awal lo masuk sekolah lo harus berpenampilan cupu seperti itu? Kenapa lo gak tunjukin sosok asli lo yang sebenarnya?" tanya Shakira lagi-lagi kepo.


"Ehm, kok diem aja sih?"


"Shakira, gue berpenampilan seperti itu karena gue takut dikejar-kejar banyak cewek di sekolah baru. Secara gue kan ganteng, gue merasa risih aja kalau dikerubutin cewek kayak gitu. Di sekolah lama gue, gue digituin, males tahu! Sekalian gue pengin tes juga gue bakalan dapet temen yang tulus atau kagak berteman sama gue."


"Idih pede amat lo! Emang lo merasa diri lo seganteng apa?"


"Gue merasa diri gue lebih ganteng dari mantan pacar lo."


"Idih sok tahu lo! Gue belum pernah pacaran kali! Gue sama sekali gak punya mantan, Razzan! Belum ada seorangpun cowok yang berhasil menaklukkan princess Shakira."


"Masa sih lo belum pernah pacaran? Ah gue gak percaya. Gue yakin mantan lo ada sepuluh!"


Karena gemas dengan Razzan, Shakira pun mencubit bibir Razzan.

__ADS_1


"Iih nyebelin banget sih! Tanya aja ke Lulu sama Wiwit!"


"Kalau gue tanya kepada mereka jelas mereka akan menjawab lo belum pernah pacaran, karena mereka itu kan dua bestie lo."


"Iih Razzan nyebelin banget sih! Jangan bikin gue makin gak mood deh. Sumpah, gue belum pernah pacaran sama sekali!"


Razzan tersenyum senang, Razzan sama sekali tidak menyangka bahwa cewek modelan Shakira ini ternyata belum pernah pacaran.


"Kalau gitu mungkin Dylan bisa jadi cowok yang bisa naklukin hati lo?"


"Razzan apaan sih? Dylan itu udah gue anggap seperti kakak gue sendiri dan Dylan juga bukan selera gue!"


"Terus selera lo yang kaya gimana dong?"


"Razzan jangan banyak tanya ih! Udah diem aja fokus nyetir! Rumah gue masih cukup jauh!"


"Iya-iya bawel."


Razzan merasa senang. Ini adalah kali pertama dirinya dan Shakira satu mobil berdua. Singkat waktu akhirnya mobil Razzan sampai didepan rumah Shakira.


"Sekarang lo tinggal disini Shakira?"


"Gue tahu lo kecewa sama sikap kedua orang tua lo, tapi kalau lo terus menerus menjauh dari mereka itu juga bukan hal yang bagus Shakira. Lo butuh mereka dan mereka juga butuh lo."


"Udah deh Razzan lo gak usah nasehatin gue. Gue udah mempertimbangkan hal ini baik-baik. Gue akan belajar hidup mandiri tanpa kedua orang tua gue. Bagi gue, ayah dan ibu gue udah gak gue anggep mereka masih ada."


Razzan menggelengkan kepalanya namun Razzan berharap semoga suatu saat Shakira sadar bahwa keputusannya itu bukan hal yang bagus.


Lulu dan Wiwit membuka pintu rumah Shakira setelah mendengar ada suara mobil didepan rumah. Mereka berdua bergegas berlari menghampiri mobil itu. Razzan melihat kearah kedua bestienya Shakira itu. Lantas Shakira keluar dari dalam mobil.


"Ra lo abis darimana? By the way ini mobil siapa? Bagus banget mobilnya. Jangan bilang ini mobil dari gebetan lo ya?" kepo Lulu.


Razzan membuka pintu mobil, keluarnya Razzan mengejutkan Lulu dan Wiwit.


"Razzan?" ucap Lulu dan Wiwit secara bersamaan.

__ADS_1


"Maksudnya apaan sih ini, kok gue gak paham? Kok Razzan ada didalam mobil mewah ini? Jangan bilang kalau mobil mewah ini adalah milik Razzan?" tanya Lulu seraya menatap intens kepada Shakira.


Shakira mengangguk. Lulu dan Wiwit membuka mulutnya satu sama lain.


"Jadi Razzan itu anak orang kaya juga ya seperti kita?" tanya Lulu seolah tidak percaya.


"Shakira, gue udah anterin lo sampai sini. Selamat istirahat ya Shakira? Sampai ketemu besok di sekolah?" ucap Razzan seraya tersenyum manis kepada Shakira.


Shakira mengangguk lalu membalas ucapan Razzan hanya dengan senyuman kecil saja. Sebelum pergi Razzan mengambil sesuatu dari dalam saku bajunya.


"Ini untuk lo Shakira." ucap Razzan seraya memberikan sebungkus coklat mini untuk Shakira.


"Coklat?" tanya Shakira.


Razzan mengangguk.


"Makan coklat bisa membuat mood kamu jadi bagus lagi. Kalau lo gak punya coklat dirumah lo, gue harap lo mau terima ini."


Shakira mengambil coklat yang berada di tangan Razzan itu sedangkan Wiwit terlihat tidak menyukai hal yang sedang terjadi di depan matanya.


"Apa-apaan sih Razzan! Pakai kasih coklat segala buat Shakira. Dia gak peka apa kalau gue itu yang suka duluan sama dia! Oh Razzan, jangan sampai lo suka sama Shakira. Gue gak akan biarin itu terjadi!" batin Wiwit kesal.


"Makasih ya Razzan, hati-hati dijalan ya?" saran Shakira peduli.


Razzan mengangguk lalu Razzan juga berpamitan kepada Lulu dan Wiwit.


"Gua balik dulu ya, kalian berdua jagain Shakira ya? Mental Shakira sedang down. Shakira butuh perhatian dari teman-teman dekatnya." titah Razzan.


Lulu mengangguk tapi Wiwit diam saja dan terus menatap cemberut kepada Razzan. Setelah itu Razzan masuk kedalam mobilnya dan ia pun melaju pergi.


"Demi apa Razzan ternyata seganteng itu! Jadi klepek-klepek deh gue. Uuh Razzan, dia masih jomblo gak sih?" kepo Lulu.


Shakira menoyor jidat Lulu.


"Apaan sih lo! Udah yuk kita masuk kedalam rumah." ajak Shakira seraya menarik tangan Lulu dan Wiwit.

__ADS_1


Pukul 11 malam, semua orang dirumah Shakira sudah pada tidur kecuali Lulu. Lulu ingin menjalankan rencananya buat kepoin isi ponsel Wiwit. Lulu sangat penasaran tadi Wiwit lagi nyium foto siapa. Lulu melangkah mengendap-endap menuju kamar Wiwit.


Bersambung...


__ADS_2