Melepasmu Ku Ikhlas

Melepasmu Ku Ikhlas
Lupa


__ADS_3

Setelah ditemani ayah untuk makan anin berjalan pelan menuju kamar dengan diiringi ayah tapi tanpa sengaja ayah melihat nampan berisi bubur yang tadi dibuat oleh mbok nah dan diantar oleh zayn masih utuh dimeja ruang tengah.


Ayah kesal melihat zayn melupakan tanggung jawabnya sedang anin tak mau berkata jujur padanya kalau memang ia belum makan apapun.


Esok pagi ayah dengan sengaja menunggu zayn diruang kerja.


"Apa kau sudah melupakan sesuatu zayn?"


"Tidak yah. Memang kenapa"


"Ternyata kau memang tak bisa adil. Lepaskan salah satu istrimu agar tak ada yang akan lebih tersakiti lagi"


"Apa maksud ayah aku gak mau. Aku memang mencintai gadis tapi aku juga tak mau melepas anin"


"Kalau kau tak mau melepasnya seharusnya kau bisa adil. Apa kau benar benar tidak ingat kesalahan apa yang kau perbuat". Zayn terdiam sambil befikir tapi ayah keburu menyela


"Baiklah kuberi tahu, Semalam kau berniat mengantar makanan milik anin bukan?. Tapi kenapa kau meninggalkan makanan itu diruang tengah. Kau tau semalam anin kelaparan dan tertatih tatih berjalan kedapur hanya untuk membuat susu untuk mengganjal perutnya yang lapar."


Zayn mengingat semuanya penyesalan tergambar jelas diwajahnya


"Kemana kau semalam. Atau kau masih saja mementingkan gadis. Kau egois zayn"


Tanpa menjawab pria itu bergegas kekamar anin tapi pintunya terkunci


"Sayang ini mas buka pintunya" tak ada jawaban


"Papa cari siapa". Arletta tiba tiba muncul dibelakang zayn


"Bunda kemana sayang kenapa kamarnya dikunci"


"Bunda kan lagi kerumah eyang uti. Tadi eyang kakung yang jemput"


Lemas sudah, tak tau apa yang harus ia perbuat sekarang.


"Kau kenapa zayn". Bunda tak tau apa yang terjadi sebenarnya


"Kenapa abah bawa anin pergi umi"


"Pergi gimana sih maksud kamu, abah jemput anin kan karna pamannya lagi main kesini. Emang salah kalau abah bawa anin ketemu keluarganya".


Lega, zayn pikir abah menjemput anin karna dirinya. Zayn memutuskan untuk datang menemui keluarga anin


"Assalamualaikum"


"Wa'alaikumsalam". Terdengar ramai diruang tamu. Kehadiran zayn disambut hangat oleh keluarga anin. Banyak yang mereka bicarakan hingga menjelang siang.

__ADS_1


"Sayang kita pulang yuk kamu harus minum obat terus istirahat". Anin hanya mengangguk


"Ya udah umi zayn sama anin pulang dulu kasian anin juga harus minum obat dan istirahat juga"


"iya sayan. Jaga baik baik kandungan kamu jangan terlalu stres oke"


"Iya umi". Zayn mendorong pelan kursi roda anin sampai rumah


"Mas malam ini temani aku tidur ya"


"Iya sayang nanti mas temani".


Tapi harapan tak sesuai realita nyatanya zayn justru pergi keluar bersama gadis dan tak mengajaknya. Jangankan mengajak bertanya apa keinginan anin pun tidak.


Didalam kamar anin menunggu karna mendengar deru mesin mobil milik zayn telah kembali sekitar pukul 9 malam tapi sampai sekarang zayn tak juga muncul. Anin tidur sendirian untuk kesekian kalinya.


Keesokan harinya anin duduk diruang tamu sambil membaca buku tentang resep masakan. Tiba tiba zayn datang dengan rambut yang masih basah dan wajah yang berseri


"Pagi sayang" zayn mengecup dahi anin.


"Pagi juga mas"


"Kamu kenapa kok diem aja dari tadi"


"Mas lupa ya kemarin anin minta apa"


"Ya udah kalau mas lupa."


"Ayolah sayang jangan marah bilang sama mas kamu pengen apa hem?"


"Bukan apa apa mas lupain aja". Anin bergegas mendorong pelan kursi rodanya menuju meja makan.


"Kamu pengen apa nanti mas belikan. Jangan ngambek dek".


Anin tak menjawab ia masih mendorong kursi rodanya. Didapur ia bertemu bunda dan mbok nah


"Mbok anin minta jus alpukat ya jangan pakai susu". mbok nah mengangguk sambil tersenyum.


Sarapan telah terhidang anin perlahan bangkit hendak pindah kekursi makan zayn hendak membantu tapi gadis tiba tiba datang dan bergelayut manja dilengannya


"Mas kamu kenapa sih ninggalin aku sendirian dikamar. Aku capek tau semalem kamu gak ngasih ampun". Wajah zayn jadi kikuk, tapi tak ada yang menanggapi semua orang seperti tak melihat keberadaanya dan gadis


"Anin sayang mau makan salmon grill gak bunda buatin ya"


"Boleh bunda pakai olive oil ya bund"

__ADS_1


"Iya sayang". Dengan cekatan bunda membuatkan makanan untuk menantu tersayangnya. Gadis kesal karna tak ada yang mengaggapnya.


Bunda menghidangkan makanan itu


"pagi bund" Ayah datang dan mencium dahi bunda dan arletta serta mengelus kepala anin


"Sarapan yang banyak nak". Anin hanya tersenyum dan mengangguk. Selesai sarapan tiba tiba mbok nah datang


"Maaf tuan itu didepan ada orang nganterin kulkas emang tuan pesen kulkas lagi"


"Iya mbok biar saya temui orangnya". Ayah berdiri dan menuju kedepan dengan diikuti semua orang


"Pak tolong bawa masuk sekalian ya". Ayah menuntun dan membuka kamar anin


"Enaknya taruh sebelah mana ya bund".


"Dekat ranjang aja yah sebelah kanan". Sebenarnya semua orang heran mengapa ayah meletakkan kulkas didalam kamar anin.


"Buat apa sih opa kamar bunda kok dikasih kulkas. Ar juga mau dong"


"Sayang kalau malam bunda suka lapar kasian kalau harus jalan kedapur perut bunda kan besar jadi kulkas ini buat nyimpan makanan kalau malam bunda lapar tinggal ambil". Anin terharu mendengarnya, ternyata mertuanya begitu perhatian padanya.


"Mbok nanti belanja buah yang banyak ya sama stok roti dan susu hamil lagi rasa strawberry itu kesukaan anin". Bahkan ayah lebih tau apa yang anin suka dan tidak daripada suaminya sediri.


Belum lama ini zayn membelikannya susu hamil tapi dengan rasa vanila anin tak suka, alhasil anin tak meminumnya jika tidak terdesak dan ternyata itu adalah rasa kesukaan gadis.


"Iya tuan". Zayn terdiam ternyata selama ini ia sudah begitu jauh dengan anin, sampai apa yang anin suka zayn lupa. Hari harinya hanya ia habiskan dengan gadis.


Malam ini ia berniat tidur dengan anin.


"Sayang malam ini aku tidur dengan anin ya". Hanya ingin berdua dengan istri sirinya itupun zayn harus merayu gadis


"Terus aku gimana, kamu kan tau aku gak bisa tidur kalau gak dipeluk kamu"


"Tapi aku juga harus adil gadis bagaimanapun anin juganistriku dia berhak atas diriku selain kamu"


Air mata buaya adalah senjata ampuh meluluhkan zayn. Gadis menangis dan akhirnya zayn lagi lagi mengalah ia harus mengorbankan anin untuk kesekian kalinya.


Sedang dikamar anin tengah ditemani mbok nah


"Mbok anin boleh gak minta tolong"


"Minta apa non pasti mbok usahakan buat nurutin"


"Tolong jangan panggil anin non lagi ya"

__ADS_1


"Lho kenapa kan gak sopan non majikan mbok lo"


"Anin gak mau mbok." Anin meneteskan air mata


__ADS_2