Melepasmu Ku Ikhlas

Melepasmu Ku Ikhlas
Bertemu


__ADS_3

"Gak papa ya umi anin titip rafka dulu soalnya anin lupa kalau ada jadwal"


"Iya gak papa selesaikan pekerjaan kamu terus nyusul ya"


"Iya umi. Umi hati hati dijalan ya"


"Iya sayang". Mereka semua pergi menuju bandara tinggallah anin sendiri. Ia tak sempat mengantar keluarganya kebandara sebab ia harus segera berangkat ke lembang.


FLASH BACK semalam


Setelah keluarga anin pulang zayn menuju kamar namun disana ia tak menemukan gadis. Tas yang tadi sempat dikeluarkan dari lemaripun tak ada.


Sekarang zayn tau ternyata sakit perut hanyalah alasan gadis untuk lolos dari acara makan malam itu.


Hingga pagi menjelang gadis juga belum nampak pulang tapi tiba tiba telpon rumah zayn berbunyi


"Maaf selamat pagi apa benar ini dengan bapak zayn abraham"


"Iya benar saya sendiri"


"Begini pak kami dari pihak kepolisian semalam menemukan istri anda sedang melakukan pesta sabu digedung apartemen xx dan sekarang istri anda kami tahan".


Lemas sudah ia mendapat kabar itu. Istrinya yang dulu ia bela mati matian sampai menyakiti wanita lain ternyata adalah sampah. Dulu ia tak percaya kala bunda mengatakan keburukan gadis karna saat ia selidiki tak banyak informasi yang ia dapat. Ia hanya tau kalau gadis sempat menjadi bar tender di salah satu club ternama. Tapi tak ada catatan buruk tentangnya.


Ia mau kembali pada gadis juga karna masih mencintai wanita itu, wanita yang mengenalkannya pada banyak hal.


Saat memutuskan kembali rujuk zayn pikir gadis sudah benar benar berubah tapi itu hanya diawal pernikahan, nyatanya sifat dan kelakuan gadis tetap sama. Ia berfikir untuk membimbing istrinya dengan tujuan agar tak lagi gagal membina rumah tangga tapi nyatanya istrinya lah yang memang tak bisa diatur. Kini menyesalpun tiada guna


"Dan sekarang kami minta bapak untuk datang kekantor untuk dimintai keterangan".


"Baik pak saya akan kesana".


Bergegas ia siap siap dan segera menuju ke kantor polisi


Keluarganya belum ada yang tau sebab bunda yang masih sibuk dengan anggika dan ayah yang berada diruang kerja.


"Selamat siang ada yang bisa kami bantu". Tanya seorang polisi wanita


"Iya saya kesini karna salah satu orang yang tertangkap pesta narkoba semalam adalah kerabat saya"


"Baiklah mari ikut saya"


Sang polisi wanita itu menuntunya menuju salah satu sel. Disana terdapat beberapa wanita dengan pakaian yang sungguh Naudzubillahminzalik salah satunya adalah istrinya


"Mas kamu datang. Bebasin aku mas aku gak mau disini"


"Iya. Tapi kamu jawab jujur sudah berapa lama kamu seperti ini"


"Aku baru aja nyoba mas benera"

__ADS_1


"Bulshit". Salah satu temannya menyaut dengan pelan tapi zayn memdengarnya


"Jawab jujur atau kau akan selamanya disini!".


"B baiklah..aku sudah mengonsumsi sejak masih bekerja di bar. Temanku yang memberikan padaku". Jawab gadis takut


"Jawab lagi pertanyaanku, apa benar dulu sebelum kau pergi meninggalkanku dan arletta kau meminta sejumlah uang pada bunda dan sempat memakinya juga?"


"Iya, aku melakukannya"


"Apa kau juga berbohong padaku soal kesucianmu"


"iya benar". Gadis pasrah sebab tak ada pilihan lain, jika ia berbohong zayn tak akan mau membebaskannya


"Jadi selama ini kau kerap tidur dengan banyak pria. Huhh...kenapa selama ini aku sudah begitu bodoh. Sekarang katakan padaku apa arletta dan anggika benar anak kandungku"


"Jangan ragukan arletta dia benar putrimu tapi anggika aku tak tau pasti sebab saat kita memutuskan kembali rujuk aku memiliki kekasih, kami kerap tidur bersama".


"Ya allah gadis..hufff sekarang tunggu saja kau pasti akan bebas dan terimakasih atas kejujuranmu".


Ya gadis pasti bebas tapi dia harus merasakan dulu dinginnya hotel prodeo.


Sampai dirumah ia hanya bisa menangis mencurahkan kekecewaannya pada bunda dan meminta maaf pada wanita yang telah melahirkannya itu.


FLASH BACK End


"Hallo sayang, maaf ya bunda nyusulnya besok pagi gak papa ya. Soalnya tadi acaranya sampai sore jadi bunda masih capek banget". Anin menghubungi lewat video call


"Iya bunda gak papa. Yang penting besok bunda udah disini"


"Iya sayang insyaallah siang bunda udah disana". Obrolan berlanjut hingga pukul 9


"Ya udah ini kan udah jam 9 rafka bobok ya"


"Siap bunda. good night bunda Assalamualaikum"


"Good night sayang wa'alaikum salam".


Penerbangan anin sekitar pukul 8 pagi, pukul 7 ia sudah berada dibandara. Ia memutuskan untuk mencari sarapan disana. Tapi saat berada disalah satu cafe di sekitar bandara ia melihat seorang gadis kecil sekitar usia 12 tahun sedang kebingungan sambil membawa koper kecil berwarna pink. Anin lantas menghampiri


"Hai gadis cantik ada yang bisa tante bantu sepertinya kau kebingungan dimana orang tuamu". Gadis remaja itu nampak ketakutan kala dihampiri anin sebab penampilan anin yang menggunakan cadar.


"Maaf aku membuatmu takut tapi tenanglah aku orang baik". Anin membukakan sedikit cadar untuk memperlihatkan wajahnya pada remaja itu.


"Apa kau percaya sekarang". Masih dengan sedikit ragu remaja itu mengangguk


"Baiklah apa kau butuh bantuan dan siapa namamu"


"Ya jika tante mau aku ingin menghubungi ayahku. Aku terpisah dengannya sedangkan ponselku ada ditas ayahku tadi, namaku indah eka saputri".

__ADS_1


"Baiklah indah apa kau hafal nomor telpon ayahmu"


"Ya aku menghafalnya". Remaja itu menyebutkan nomor telpon itu


"Siapa nama ayahmu"


"Namanya Iqbal ammani"


"Baiklah, tunggu sebentar". Anin segera menghubunginya


"Halo selamat siang". Terdengar suara pria diseberang.


"Ya halo apa benar ini dengan bapak iqbal ammani"


"Iya saya sendiri. Anda siapa"


"Maaf perkenalkan saya anindya, saya sedang bersama putri anda saat ini"


"Benarkah dimana putriku". Anin memberikan ponselnya pada indah


"Halo ayah ini indah, ayah dimana sekarang".


"Ya allah alhamdulillah. Indah aja yang sebutin dimana sekarang biar ayah yang kesana"


"Indah didepan cafe AA"


"Baiklah ayah kesana tunggu sebentar". Panggilan terputus.


"Apa kau mau waffel kebetulan tadi tante memesan dua"


"Boleh, indah juga belum sempat sarapan tadi". remaja itu menerima waffel dari tangan anin


"Makasih tante".


"Sama sama. Oh iya indah tujuannya kemana?"


"Kepalembang tente. Indah asli orang sana, ini lagi liburan aja makanya main kebandung, kebetulan ayah juga lagi ada pertemuan bisnis jadi sekalian indah ikut soalnya bosen dirumah sendirian. Kalau tante ngapain kepalembang"


"Mau kerumah orang tante".


"Wah kebetulan dong siapa tau kita satu pesawat tan". Anin tersenyum melihat antusiasme gadis remaja itu


"Tante udah nikah belum"


"Emang kenapa kok nanyain tante udah nikah apa belum"


"Ya gak papa sih cuma mau tau aja tan kalau boleh. Hehehe".


Lanjut besok ya readers

__ADS_1


__ADS_2