
"Hufffff.....Anindiya aku ingin bicara serius denganmu" anin masih berusaha menyimak dengan perasaan berdebar
"Hari ini aku ingin mengungkapkan perasaanku, aku jatuh cinta dengan seorang wanita bagaimana menurutmu ??" kata-kata itu meluncur dengan apik tanpa sadar telah mengoyak hati wanita didepannya
Deggggg.........
Dunia anin serasa runtuh, hatinya hancur berkeping-keping orang yang ia sayang ternyata memiliki tambatan hati dan itu bukan dirinya
"Siapa" hanya itu yang mampu ia ucapkan
"Namanya gadis anggelica dia sekretarisku dikantor"" jawab zayn dengan bahagia
"Apakah dia wanita yang baik" anin berusaha tersenyum meskipun buliran bening hampir menetes dari pelupuk mata
"Ya dia wanita yang baik, dan sangat cantik" zayn berkata sambil membayangkan wajah cantik gadis
Anin menarik nafas pelan mengatur perasaannya agar zayn tak curiga dengannya
"Jika dia wanita yang baik maka jangan ragu untuk mengungkapkan isi hatimu, aku akan selalu mendukung segala keputusanmu" jawab anin dengan perasaan menahan perih
"Terima kasih kau sahabat ku yang terbaik" zayn menarik satu tangkai bunga mawar putih untuk diberikan pada anin
"Ini untukmu" zayn menyerahkan bunga itu dan mengecup tangan anin sekilas lalu berlari keluar untuk segera menemui gadisnya yang telah menunggunya di taman karna sebelum bertemu anin zayn telah membuat janji dengan gadis.
POV ANINDYA
Hancur...sudah pasti, tak ada yang bisa aku katakan saat ini. Apa yang harus aku lakukan sekarang...
__ADS_1
Haruskah aku bahagia atau menangis...
aku bahkan belum sempat mengatakan tentang rasaku ini padamu
kini ku sadar ternyata diriku tak cukup berarti bagimu
Ikhlas
cintaku mengikhlaskanmu
cintaku merelakanmu
jika bahagiamu bukan aku maka aku bisa apa ?
menangisi mu pun akan percuma
raihlah bahagiamu bersamanya
disini aku akan mendo'akanmu dalam setiap sujudku semoga kau selalu bahagia
aku disini akan selalu mengingatmu sebagai kenangan terindah dalam hidupku
(ANINDYA CHALISTA MAHARA)
Di tempat lain disebuah taman zayn sedang duduk bersama sang pujaan hati
"Gadis aku ingin mengatakan sesuatu padamu" zayn berlutut dihadapan gadis
__ADS_1
"Maukah kau menjadi kekasihku" imbuh zayn lagi sambil menyerahkan sebuket bunga mawar putih
Gadis tentu saja senang bukan kepalang rencananya berjalan mulus setelah ini dia akan memiliki tambang emas dan dia juga masih bisa bersenang-senang dengan banyak pria
Ia pun memasang senyum manis penuh kepalsuan dan berkata "Aku mau, karna aku pun mencintaimu" jawaban gadis tentu saja hanyalah tipuan belaka
Zayn senang bukan kepalang cintanya terbalas ia langsung berdiri mengangkat gadis dan mencium kedua pipinya
Setelah saling mengungkapkan cinta zayn dan gadis memutuskan untuk jalan-jalan menikmati masa pacaran mereka
Lalu bagaimana dengan anin, gadis itu saat ini sedang mencoba untuk tegar dengan merebahkan kepala ke pangkuan sang umi
"Umi mengapa disini rasanya sangat sakit" anin menunjuk dadanya
Umi mengusap kepala anin yang tertutup hijab dengan sayang
"Bukankah umi sudah pernah bilang, ikhlaskan dan pasrahkan semuanya kepada sang khalik niscaya hatimu akan tenang" nasehat umi
"Jodoh, maut, dan rezki sudah diatur oleh Allah SWT maka percayalah akan ada orang yang lebih baik yang bisa menerima segala kekurangan kita, jika tidak sekarang mungkin esok, sebulan, setahun, atau bahkan beberapa tahun lagi tapi semua itu pasti akan tiba dan kita sebagai manusia hanya mampu berikhtiar dan bersabar". imbuh umi aida
Anin tak menjawab ia hanya mampu terdiam dan meneteskan air mata
Umi aida pun pun tak lagi bicara ia hanya mampu mengusap kepala anin dengan sayang untuk memberikan ketenangan.
jangan lupa tinggalkan jejak
love you all....😘
__ADS_1