
Sedangkan anin, wanita itu dibantu oleh tukang sapu pinggir jalan yang kebetulan membuang sampah di tong yang berada tak jauh dari ruangan tempatnya disekap. Semalam zayn meninggalkannya karna kesal saat anin tak mau diajaknya rujuk.
"Terimakasih bu".
"Sama sama non. Lain kali hati hati ya"
"Iya bu",
"Rumah kamu dimana?". Tanya ibu itu
"Dikomplek XX bu".
Ibu itu memberinya uang duapuluh ribu rupiah untuk digunakan anin naik angkutan umum
"Maaf ya non ibu cuma punya ini, tapi bisa non pakai untuk ongkos pulang"
"Ya allah bu terimakasih saya janji akan menggantinya nanti"
"Gak usah ibu ikhlas, udah buruan nanti keburu susah cari angkot".
"Iya bu sekali lagi terimakasih". Anin menyalami dan mencium tangan wanita tua itu. Ia segera menuju tempat parkir angkot dan mencari dengan arah kompleknya.
Sampai dirumah abah umi serta anak anaknya menyambut haru, karna sejak semalam anin pergi hingga siang ini nomornya tak dapat dihubungi. Umi memintanya istirahat tapi anin tak mau ia harus bicara berdua dengan abah karna ia yakin suaminya berada dalam bahaya.
"Kita keruangan kerja abah". Anin mengikutinya dari belakang. Saat diruangan anin membuka cadarnya dan menunjukkan pada abah luka lebam disudut bibirnya
"Abah lihat ini bekas tamparan. Semalam zayn menyekap anin disebuah gudang, zayn juga menunjukkan foto bang iqbal sedang tidur dengan wanita, anin yakin ada yang tak beres karna handphone bang iqbal tak bisa dihubungi. Anin takut terjadi apa apa dengan bang iqbal bah"
"Abah akan cari iqbal kamu tunggu dirumah."
"Anin yakin pasti bang iqbal sedang kesusahan sekarang"
"Iya kamu tenang abah akan mengerahkan orang orang abah untuk cari iqbal. Dan soal zayn dia akan abah amankan sekarang".
__ADS_1
Abah menghubungi salah satu rekannya yang seorang pensiunan tentara untuk meminta bantuan mencari iqbal dan untuk zayn ia akan menahnnya dulu digudang miliknya
"Tangkap dia sekarang, dia menginap dihotel dekat bandara". Orang orang abah segera menuju lokasi untuk mengamankan zayn.
Untung saja orang suruhan abah tiba saat zayn baru saja selesai cek out dari hotel tempatnya menginap. Zayn diseret masuk kedalam mobil dan dibawa pergi sedangkan kopernya tergeletak dilobi hotel.
Sedangkan rekan abah yang mencari keberadaan iqbal menemukan titik terang namun saat sampai lokasi justru ia menemukan seorang wanita dengan keadaan yang mengenaskan, ia yakin perempuan itu adalah korban pemerkosaan para preman yang menyekap iqbal.
Karna mereka yakin bahwa perempuan itu juga ada kaitannya dengan hilangnya iqbal maka para anggota personil itu mengamankannya juga.
Sebagian anggota ada yang masuk kedalam hutan untuk mencari tanda tanda keberadaan iqbal, mereka berfikir iqbal bukanlah orang bodoh yang mau masuk kehutan tanpa perhitungan jadi salah satunya mereka mencoba menyusuri sungai.
Saat sudah lumayan jauh masuk kehutan mereka melihat ada bekas ranting yang dipatahkan. Mereka semakin yakin jika iqbal pasti menyusuri sungai untuk menemukan pemukiman warga.
Setelah hampir seharian mencari mereka lagi lagi menemukan bekas gigitan buah jambu biji berserakan, akhirnya mereka mengikuti petunjuk itu.
Saat ini devin juga tengah mencari iqbal dilokasi tambang bahkan para pegawai dilapangan ikut mencari keberadaan pimpinan mereka itu.
Tapi tak menemukan petunjuk apapun, devin mendapat kabar dari pimpinan anggota TNI yang mencari iqbal jika tanda tanda keberadaan iqbal justru berada didalam hutan.
Dan ternyata benar saja iqbal ditemukan terkapar ditepian sungai dengan tubuh yang sudah dingin dan detak jantung yang mulai melemah. Lokasi itu tentu sudah sangat jauh dari lokasi awal dirinya dihadang preman
Sebisa mungkin mereka melakukan pertolongan pertama mulai dari membuka pakaian iqbal yang basah dan menggantinya dengan jaket para anggota hingga beberapa lapis, serta melakukan CPR agar iqbal tetap bertahan.
sekitar 15 menit helikopter tiba untuk membawa iqbal agar cepat sampai dirumah sakit. Anin mendapat kabar jika suaminya sudah ditemukan dan sedang dibawa menuju kerumah sakit.
Iqbal tiba lebih dulu karna memang dari rumah anin sampai rumah sakit tempat iqbal dirawat membutuhkan waktu sekitar 4 jam perjalanan.
Anin sampai saat iqbal sudah sadar meskipun tubuhnya masih lemas. Saat masuk ruang rawat anin tak lagi bisa menahan tangisnya
"Ya Allan abang". Anin memeluk erat suaminya, iqbal tersenyum ia bahagia ternyata sang istri masih begitu percaya padanya padahal ia yakin jika anin pasti sudah mendapat kabar tak baik tentang dirinya.
Setelah mengurai pelukan anin mengusap pelan sudut bibir iqbal yang robek. Hatinya hancur mendapati suaminya mengalami hal ini. Untung saja para anggota TNI segera bisa menemukan suaminya, kalau tidak ia tak dapat membayangka akan seperti apa jadinya.
__ADS_1
Anin berusaha memberikan kehangatan dengan menggosok telapak tangan iqbal, bahkan anin menambahi selimut untuknya
"Udah sayang, aku udah gak papa. Maafin abang ya yang udah bikin kamu khawatir"
"Ssstt...abang gak boleh bicara aneh aneh. Udah yang penting sekarang abang udah aman.
"Makasih ya sayang udah percaya sama abang".
"Iya bang anin yakin abang gak mungkin khianatin kepercayaan anin. Udah sekarang abang fokus buat penyembuhan biar bisa cepet pulang. Emang abang gak kangen anak anak". Anin berusaha menghibur
"Iya abang kangen banget sama mereka berdua"
"Kita vc yuk anak anak khawatir ama ayahnya". Iqbal mennyetujui
"Asslamamualaikum anak anak ayah".
"Ayaahhh....". Dua bocah itu menangis melihat kondisi ayahnya
"Udah jangan nangis ayah gak papa, kan udah ada bunda yang ngurus ayah jadi ayah pasti cepwt sembuh". Iqbal menenangkan anak anaknya
"Ayah janji ya jangan tinggalin kita"
"Insyaallah ayah akan selalu ada sampai kalian dewasa. Makanya do'ain ayah biar selalu sehat, do'a anak soleh dan sholehah pasti diijabah sama Allah SWT"
"Amin ya allah". Obrolan terus berlanjut, sedang diluar abah sedang bicara dengan temannya yang membantunya menemukan iqbal
"Aku rasa wanita yang kuamankan ada hubungannya dengan penyekapan iqbal"
"Selidiki terus aku ingin masalah ini segera selesai. Oh ya bagaimana bisa iqbal berada ditengah hutan"
"Aku rasa ia melarikan diri kehutan, karna tak tau harus kemana ia memutuskan menyusuri singai. Sebenarnya itu salah satu tindakan yang dapat yang dapat dilakukan saat tersesat dihutan, hanya saja lokasinya yang terlalu jauh dan juga kondisi fisiknya yang sudah terluka membuatnya lemah sedangkan saat ini curah hujan cukup tinggi. Itu yang memicunya mengalami hipotermia".
"Bagaimana dengan wanita itu"
__ADS_1
"Aku rasa ia mengalami kekerasan seksual".
Abah termenung, tensinya naik akibat terlalu banyak yang ia fikirkan