Melepasmu Ku Ikhlas

Melepasmu Ku Ikhlas
Eps 56


__ADS_3

Ibu riska dibuat emosi menyaksikan video itu,


"Saya tidak mau tau kamu harus menikahi anak saya secepatnya"


"Saya tidak mau, kami melakukan itu atas dasar suka sama suka. Lagian saya bukan orang pertama yang menjamahnya, jadi untuk apa saya harus bertanggung jawab. Mungkin hal itu sudah biasa baginya"


Plakkkk satu tamparan dilayangkan ibu dian kewajah zayn


"Meskipun bukan kau yang mengambil kesuciannya tapi sekarang putriku hamil. Jika bukan kau yang bertanggung jawab lantas siapa, jawab!". Ibu dian yang sudah emosi menarik kerah baju zayn


"Ibu tenang dulu kita bisa bicara baik baik". Anin mencoba menenangkan


"Zayn untuk terakhir kalinya aku mohon tolong nikahi riska".


"Tidak, aku tidak mau. Lagian siapa tau dia hamil anak para preman itu dan bukan anakku. Aku maunya kamu anin aku mohon ayo kita rujuk lagi"


"Kau memang sudah benar benar gila zayn, baiklah jika dengan caraku memohon tidak membuatmu mau menikahi riska berarti kau menginginkan cara lain"


"Apa maksudmu?"


"Aku akan menyebarkan video ini, kita lihat akan seperti apa dampaknya untuk perusahaanmu". Anin sengaja membuat zayn takut, sebenarnya ia juga tak akan tega menghacurkan usaha ayah andi yang sudah dirintisnya sejak masih muda


Lama zayn berfikir, jika video itu tersebar akan banyak investor yang menarik sahamnya dari perusahaan karna video skandal itu, apalagi saat ini riska mengalami depresi itu akan semakin mudah menggiring opini bahwa ia benar benar bersalah. Lebih baik untuk saat ini ia setuju dan berfikir langkah selanjutnya untuk mendapatkan anin


"Baiklah tolong jangan lakukan itu, aku akan menikahi riska tapi tunggu sampai aku bebas. Sebentar lagi aku keluar hanya tinggal menunggu berkas berkas penjaminan selesai".


"Baiklah aku beri waktu satu minggu. Setelah itu datang kealamat ini dan bawa serta bunda soraya dan ayah andi"


"Baik". Anin dan ibu dian pergi setelah mendapat keputusan dari zayn. Saat dijalan


"Saya sudah membantu sebisa saya bu, dan sekarang saya mohon tolong bujuk pak jonathan untuk berhenti memaksa bang iqbal menikahi riska"


"Baik nak anin akan ibu urus soal suami saya sekali lagi terima kasih semoga riska bisa sembuh secepatnya"

__ADS_1


"Amin. Sebenarnya zayn orang baik hanya saja saat ini dia sedang terobsesi dengan saya. Mudah mudahan kalau sudah menikah dia bisa melupakan saya dan menerima riska"


"Amin ya Allah. Maaf kalau boleh tau kenapa kamu bisa berpisah dengan zayn"


"Sebenarnya dulu saya dan zayn hanya menikah siri karna saat itu istrinya yang bernama gadis pergi meninggalkan dia dan putrinya saat masih bayi. Hingga bertahun tahun tak ada kabar, akhirnya ibunya meminta kami untuk menikah karena putrinya yang dekat dengan saya, dulu kami memang bersahabat. Hingga hampir dua tahun menikah kami baru bisa saling menerima dari situ saya hamil meski pernikahan belum diresmikan secara hukum dan justru gadis kembali dan memang secara hukum mereka belum bercerai. Akhirnya poligami terjadi dan saya merasa tak sanggup untuk berbagi maka dari itu saya meminta cerai"


"Dan sekarang dimana gadis"


"Ada, dia tersandung kasus narkoba dan sekarang sedang menjalani masa tahanan. Dari yang saya dengar mereka sudah bercerai jadi ibu tak perlu khawatir"


"Baiklah saya percaya kamu". Hening tak ada lagi obrolan hingga sampai dihalaman rumah ibu dian


"Terimakasih anin. Apa tidak mampir dulu"


"Tidak bu terimakasih. Saya langsung saja, mari bu assalamualaikum"


"Wa'alaikumsalam". Mobil anin bergerak meninggalkan rumah riska dan menuju kantor iqbal. Sampai dikantor iqbal begitu khawatir akan kondisi istrinya ia takut jika anin terluka


"Enggak ayah, orang ibunya aja baik banget. Anin minta tolong ya yah awasi zayn karna dia sudah bebas dan berjanji mau menikahi riska, jangan sampai dia ingkar janji dan kabur"


"Beres bunda itu jadi urusan ayah bunda tenang aja".


Setelah hari dimana anin menemui ibu dian, pak jonathan tak lagi menghubungi iqbal dan zayn juga menepati janjinya setelah satu minggu ia mendatangi kediaman riska bersama kedua orang tuanya untuk membicarakan soal pernikahan. Anak buah iqbal juga selalu mengawasi semuanya.


Pagi ini ijab qobul dilakukan, tak ingin putrinya mengalami hal seperti anin, orang tua riska meminta pernikahan resmi secara negara juga meskipun hanya dilakukan acara sederhana. Bukan karna tak mampu tapi karna kondisi riska yang tak memungkinkan.


Bunda soraya begitu syok melihat situasi ini, bagaimana putranya bisa melakukan zina hingga wanita itu hamil dan justru wanita itu kini mengalami depresi. Semuanya terasa bagaikan hukuman bagi keluarganya. Tapi meski begitu ia menerima riska dengan baik dan bertekad ingin membuat riska mejadi sembuh agar ini menjadi pernikahan terakhir untuk zayn.


Setelah ijab qobul dilakukan riska langsung dibawa oleh keluarga zayn menuju jakarta. Mereka ingin memulai semuanya dari awal. Tapi sebelum itu bunda soraya dan ayah andi pergi untuk menemui umi aida dan juga abah mansyur dirumahnya


Ting tong anggaplah bunyi bel rumah


"Assalamualikum"

__ADS_1


"Wa'alaikum salam" Terdengar jawaban dari dalam. Saat pintu dibuka muncul umi aida, umi sempat terkejut sebelum akhirnya memeluk bunda soraya


"Ya Allah soraya apa kabar"


"Aku baik, kamu apa kabar ai"


"Aku juga baik". Umi menangkupkan tangan pada ayah andi


"Ayo mari masuk, silahkan duduk dulu"


"Ngomong ngomong bang mansyur kemana ai". Memang abah mansyur lebih tua dari ayah andi maka dari itu ia memanggilnya abang


"Orangnya lagi sholat tunggu aja bentar lagi selesai". Asisten menyuguhkan teh hangat dan juga cemilan


"Ayo silahkan diminum"


"Terimakasih". Ayah dan bunda soraya menjawab bersamaan


"Ngomong ngomong kalian kok sampai sini gak ngasih kabar kan bisa jemput dibandara"


"Enggak apa apa lagian kami kesini sekalian ada urusan". Ayah andi menimpali tiba tiba abah mansyur turun dari lantai dua


"Lho..kapan kalian datang kenapa nggak ngabarin kita kan bisa jemput dibandara". Abah menyalami ayah andi. Tak ada dendam pada orang tua zayn, karna bagaimanapun ayah andi dan bunda soraya tak tau mengenai kelakuan zayn disini


"Enggak apa apa bang, kita juga cuma mampir karna ada urusan. Sebenarnya kita kesini mau minta maaf atas perbuatan zayn yang mencelakai suami anin. Saya tidak tau bang kalau anin sudah menikah makanya waktu zayn berniat kesini untuk mengejar anin saya mendukung"


"Tidak apa apa, kami semua tau kalian tidak mungkin berniat seperti itu hanya saja saya menyesalkan tindakan zayn yang membahayakan orang lain"


"Iya bang saya tau maka dari itu saya minta maaf atas nama zayn. Setelah ini saya akan lebih mengawasi tingkah lakunya agar tidak merugikan orang lain"


"Kalau boleh kami ingin meminta maaf juga dengan anin dan suaminya"


"Tentu saja boleh, kebetulan rumahnya tak jauh dari sini. Istirahat dulu nanti setelah maghrib kita kesana sama sama gimana?". Usul umi aida dan semuanya setuju

__ADS_1


__ADS_2