
Sintia menatap Alexa yang terdiam.
''Al ,'' panggil Sintia sambil menepuk bahu Alexa.
Alexa tersenyum menatap Sintia.
''Kamu besok datang kan ke acara reuni itu?'' tanya Sintia lagi menatap penuh harap agar Alexa mau datang ke reuni itu.
''Iya besok,Aku usahain datang ke reuni besok,'' jawab Alexa.
''Tidak lupakan ajak Suami Kamu ,'' ucap Sintia sambil menaik turunkan alisnya.
''Iya kalau Dia tidak sibuk besok,'' jawab Alexa yang tidak yakin Raymon bisa ikut Dia atau tidak.
''Al,kenapa?'' tanya Sintia yang melihat wajah murung Alexa.
''Tidak apa-apa sin,'' jawab Alexa. ''Andai Kamu tahu Sin Aku lagi mikirin Raymon lagi apa,dan Dia mau tidak di ajak pergi ke reuni ,'' jawab Alexa lagi tapi di dalam hati.
''Jangan bohong Al,Kamu pasti memikirkan mantan Kamu itu kan ,'' tebak Sintia.
Alexa terkejut dengan tebakan Sintia,
''Jangan ngaco,Aku nggak mikirin Dia ,''jawab Alexa sambil menepuk bahu Sintia karna kesal atas tuduhan temennya.
''Terus Kamu kenapa bengong,Kalau tidak mikirin mantan Kamu,'' ucap Sintia sambil mengusap bahunya yang di pukul Alexa.
''Kepo ,'' ucap kesal Alexa sembari beranjak dari duduknya.
__ADS_1
''Mau kemana Al ?'' tanya Sintia yang melihat Alexa mengambil tas yang di atas meja.
''Pulang,Kamu ngeselin,bahas Mantan mulu ,'' ketus Alexa.
Sintia menggelengkan kepalanya melihat Alexa yang mengerucutkan bibirnya,Sintia beranjak dari duduknya dan menghampiri Alexa yang ingin membuka pintu Apertement nya.
''Aku minta maaf Al ,'' ucap Sintia sambil memegang tangan Alexa yang ingin membuka handle pintu.
Alexa menoleh dan tersenyum ke arah Sintia.
''Iya Aku maafin,dan jangan bahas-bahas soal mantan lagi,'' ucap Alexa sambil mengangkat jari kelingnya.
''Ya Aku janji ,'' jawab Sintia sembari menautkan jari kelingkingnya ke jari kelingking Alexa.
*
*
*
Setelah Denis mendapat kabar Samuel di rawat di rumah sakit,Denis mengambil kunci mobil yang ada di atas nakas,lalu Ia buru-buru keluar dari Apertemen dan berlari menuju ke basment parkiran,setelah itu Ia membuka pintu mobil depan dan duduk di kursi pengemudi,lalu Ia menutup pintu itu kembali.
Mobil Denis meninggalkan basment parkiran Apertement,Ia melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.Tidak membutuhkan waktu lama mobil Denis memasuki pelataran rumah sakit.Setelah Denis memarkir mobilnya,Denis keluar dari dalam mobil. Setelah menutup pintu mobil dan mengunci nya,Denis masuk ke dalam gedung rumah sakit dan mencari ruang rawat Samuel.
Denis tidak sengaja bertemu dengan Kevin Asisten Aldo.
''Aldo ,''panggil Denis yang melihat Kevin ingin masuk ke dalam kamar rawat inap.
__ADS_1
Aldo menghentikan langkahnya dan Ia pun menoleh melihat Denis melangkah ke arahnya.
''Denis ,'' panggil Kevin balik sambil tersenyum melihat Denis.
''Sedang apa Kau di sini ?'' tanya Denis.
''Ibu Ku di rawat di sini,'' jawab Kevin. ''Kau sendiri di sini sedang apa?'' tanya Kevin balik.
''Sahabat Ku di rawat di rumah sakit ini,'' jawab Denis.
Kevin menganggukkan kepalanya.
Setelah Denis berpamitan pada Kevin,Denis melanjutkan langkahnya ke ruangan di mana Samuel di rawat.
Cklek.
Denis membuka pintu rawat inap Samuel,Ia melihat Samuel terbaring di atas tempat tidur rumah sakit. Denis tidak melihat keberadaan Lexi dan Raymon. Denis melangkah mendekati Samuel yang masih memejamkan matanya karna efek dari obat penenang. Denis duduk di kursi yang tidak jauh dari tempat tidur Samuel.
Denis menoleh ke belakang saat pintu kamar rawat Samuel di buka dari luar,Ia melihat Raymon dan Lexi masuk ke dalam kamar rawat Samuel.
Raymon meletakkan buah-buahan yang Ia bawa di atas meja.
''Dari mana Ray?'' tanya Denis sambil beranjak dari duduknya dan mendekati Raymon yang duduk di sofa yang ada di sudut kamar rawat Samuel.
''Dari nyelesain pembayaran perawatan Samuel,'' jawab Raymon menatap Samuel yang terbaring di atas ranjang.
Denis dan Lexi menatap sedih Samuel yang terbaring lemah di atas ranjang.
__ADS_1
Denis menatap Samuel penuh penyesalan karna tidak bisa membantunya.