
''Kak Raymon...''panggil Silvi dengan mata berkaca-kaca
Raymon tersenyum memandang Adik nya,
Sedangkan Bryan menatap haru ke arah Silvi dan Raymon.
DOR ..!
Suara tembakan mengejutkan mereka,
Raymon,Bryan,Kevin dan Silvi melihat arah datangnya suara tembakan itu,dan mereka pun terkejut siapa yang terkena tembakan,
''Paman....!'' teriak Mereka serempak
Silvi dan Bryan menghampiri Wira yang tergeletak di lantai dengan memegang dada nya yang terkena tembakan.
Sedangkan Raymon dan Kevin berlari mengejar Sanjaya,
''Paman bertahanlah,''ucap Silvi meletakkan kepala wira di dalam pangkuannya
''Iya paman,kita akan membawa paman ke rumah sakit,'' timpal Bryan
''Tidak Silvi ,'' tolak Wira memegangi dadanya ''Maa..fkan ke..sala..han Paman Silvi ,'' ucap Wira dengan terbata-bata,setelah itu Wira tidak sadarkan diri
''Tidak..., Paman....!'' Teriak Silvi sambil menangis
''Ayo Silvi kita bawa paman Wira ke rumah sakit ,'' Ajak Bryan
Silvi yang tersadar melihat ke kanan dan ke kiri
''Dimana kak Raymon ?''tanya Silvi
''Dia mengejar Sanjaya ,'' jawab Bryan
''Bryan Aku minta tolong sama kamu ,'' ucap Silvi memohon
''Apa Silvi ?'' tanya Bryan
__ADS_1
''Bawa Paman Wira ke rumah sakit,'' mohon Silvi dengan memegang tangan Bryan
''Kita akan bawa paman Wira ke rumah sakit Silvi ,'' jawab Bryan cepat
''Aku tidak bisa ikut ke rumah sakit Bryan ,'' tolak Silvi
''Silvi...''
''Aku harus menyusul kak Raymon ,'' potong Silvi cepat
''Silvi....'' panggil Bryan karna Silvi sudah berlari meninggalkannya,Bryan pun pasrah dan cuma bisa memandang punggung Silvi yang pergi meninggalkannya dan Paman Wira yang terluka.
Sedangkan Raymon dan Kevin mengejar Sanjaya sampai di lorong yang tidak jauh dari tempat ruangan rahasia.
Sanjaya berhenti dari larinya dan dia pun melihat ke arah di mana Raymon tepat di depannya, dan Kevin tepat di belakangnya.
Sanjaya memasang kuda-kuda dan siap menyerang Raymon dan Kevin.
''Kevin Aku ini papa dari bos mu kevin,'' ucap Sanjaya mencoba mengecoh pikiran Kevin ''Kevin apa kamu lupa kalau tidak ada saya yang menyelamatkan mu, mungkin kamu sudah tidak melihat dunia ini lagi,'' ucapnya lagi
Kevin diam dan dia pun dilema,di sisi lain dia berhutang budi pada pria di depannya ini,tapi pria yang ada di depannya sudah tega memisahkan Bos nya dengan kekasih nya,
Raymon yang melihat kegelisan di wajah Kevin pun Paham.
''Kevin pergilah ,'' Suruh Raymon
Kevin menatap Raymon yang tersenyum tulus ke arah nya.
''Biar ini menjadi urusan ku dengan Pria ini ,'' ucap Raymon
''Maaf,Aku tidak bisa membantu,'' ucap Kevin menyesal
Raymon pun menganggukkan kepalanya tanda dia mengerti.
''Terima kasih atas bantuannya Kevin ,'' ucap Raymon
Setelah Kevin menganggukkan kepala nya,Kevin pun pergi meninggalkan Raymon dan Sanjaya.
__ADS_1
''Ku kira kau dulu sudah mati Raymon ?''tanya Sanjaya
''Seperti yang paman lihat aku masih hidup sampai saat ini ,'' jawab Raymon santai
''menyusullah orangtuamu ke neraka Raymon ,'' ucap Sanjaya sambil menodongkan Pistol ke arah Raymon
Raymon masih menghadapi Sanjaya dengan tenang,
Sanjaya mengerutkan keningnya,kenapa Pria yang ada di hadapannya ini masih terlihat tenang meskipun Sanjaya menodongkan pistol ke arah nya.
Sanjaya melepaskan tembakan nya
Dor...
Tembakan Sanjaya meleset karna Raymon bergeser ke kanan
''Sialan....,'' umpat Sanjaya marah karna tembakan nya meleset
Sanjaya pun melepas tembakan nya lagi,tapi sial nya pistol yang di pegang Sanjaya pelurunya habis,
''Sial ...,'' umpat nya lagi dan membuang pistol itu kelantai
Dengan cepat Raymon meninju Sanjaya hingga Sanjaya jatuh ke lantai,
Sanjaya pun langsung bangkit berdiri dan melawan balik Raymon,
Perkelahian antara Raymon dan Sanjaya tidak dapat di hindari,
Sanjaya berulangkali kena pukulan dari Raymon,
Sesekali Raymon pun terkena pukulan balik dari Sanjaya,
Bugh...
Sanjaya jatuh tersungkur di lantai, dengan cepat Raymon berjongkok dan mencengkram kerah kemeja Sanjaya,
Saat Raymon ingin melayangkan tinjunya ke Wajah Sanjaya,
__ADS_1
Tiba-tiba dari arah samping suara gadis menghentikan Raymon,