MENANTU YANG DI HINA

MENANTU YANG DI HINA
bab 64


__ADS_3

Dinda menatap sinis ke arah Raymon dan dia melangkah kembali ke mejanya dan mengambil dompet yang ada di tasnya,


''Eh tunggu ,'' suruh Dinda sembari mengejar Raymon yang akan memencet tombol lift kusus para petinggi


Raymon pun menghentikan langkahnya dan berbalik menatap Wanita yang tidak jauh darinya


''Ini ambil dan pergi jangan buat keributan ,''


Dinda melempar uang 10 ribu ke wajah Raymon, Raymon menatap datar Dinda


''Ayo ambil ,'' suruh Dinda sembari mengibaskan rambut panjangnya


''Ambil uang itu ,'' suruh Raymon balik menatap tajam Dinda


Dinda membulatkan matanya terkejut saat Raymon menyuruhnya untuk mengambil uang yang Ia lemparkan tadi,


''Pengemis tidak tahu diri,masih untung Aku memberi uang Kamu 10 ribu,'' ucap Dinda memaki Raymon


''Ada apa mbak Dinda ?'' tanya Pak satpam yang tiba-tiba datang karna mendengar keributan di dalam kantor


''Kerja Pak Tarno bagaimana?sampai gembel seperti dia bisa masuk ke dalam kantor ini ?'' tanya dinda sembari melototi pak Tarno


''Maaf Non,tadi Saya ke belakang sebentar ,'' jawab Pak Tarno sembari menundukkan kepalanya


''Cepat usir Dia ,'' suruh Dinda sambil tangannya Ia letakkan di depan dada

__ADS_1


Ketika pak Tarno akan membawa Raymon keluar dari dalam kantor,tiba-tiba lift terbuka dan seorang Pria paruh baya keluar dari dalam lift itu.


Pak Tarno dan Dinda pun membungkuk hormat kepada Pria yang baru keluar dari dalam lift itu.


''Tuan muda sudah datang ?'' tanya Pria paruh baya itu yang tak lain adalah Leo


''Hem...,'' Raymon pun cuma menjawab dengan deheman


Dinda dan pak Tarno pun di buat melongo dengan apa yang di ucapkan Ceo mereka.


''Maafkan saya Tuan ,'' ucap Dinda dengan ketakutan


''Lain kali jangan nilai penampilan seseorang dari luar, dan bersikaplah baik pada orang yang datang ,'' Nasehat Raymon


''Baik Tuan ,'' jawab Dinda pasrah


Dinda pun menghentikan langkahnya tanpa membalikkan badannya dan menunggu apa yang di ucapkan Pria yang di hinanya tadi.


''Uang 10 ribu kamu ketinggalan ,'' ucap Raymon


Dinda pun yang malu dengan terpaksa membalikkan badannya dan mengambil uang 10 ribu yang ia lemparkan tadi,dan tepat di samping kaki Raymon.


Raymon pun berlalu masuk ke dalam lift dengan di ikuti pak Leo.


Karyawan lain berbisik-bisik dan memandang kepergian Pak Leo dengan Pria yang barusan berdebat dengan Dinda.

__ADS_1


Sesampainya Raymon di ruangan pak Leo.


Raymon dan Leo duduk di Kursi sofa yang ada di ruangan itu.


''Ada angin apa yang membuat Tuan muda berkenan mampir ke kantor ini?'' tanya Pak Leo


Raymon cuma diam dan memandang Pak Keo cukup Lama,


''Ada apa Tuan Muda ?'' tanya Pak Leo lagi yang melihat kegelisan di wajah Raymon


''Aku ingin bapak mengumumkan kebangkrutan perusahaan ini ,'' Perinta Raymon menatap Pak Leo


''Kenapa Tuan Muda ?'' tanya Pak Leo sambil mengerutkan keningnya


''Lakukan saja apa yang saya perintahkan,''jawab Raymon


''Terus bagaimana nasib karyawan-karyawan yang bekerja di sini ?'' tanya Pak Leo teringat dengan karyawan-karyawan terbaiknya


''Sebagian akan saya pindahkan ke hotel milik saya ,'' jawab Raymon


''Lalu bagaimana dengan satpam dan OB ?'' tanya Pak Leo lagi


''Itu akan menjadi urusan Saya dan teman-teman saya,'' jawab Raymon ''Dan saya juga akan membangun perusahaan baru yang lebih besar lagi dari Angkasa jaya group ,'' putus Raymon


Pak Leo bernafas lega saat mendengar Raymon akan membangun perusahaan baru dan itu artinya karyawan terbaiknya masih bisa bekerja kembali.

__ADS_1


Pak Leo pun bersemangat untuk mengumumkan kebangkrutan perusahaan ini dan bersemangat untuk menyambut perusahaan baru yang akan di bangun oleh Raymon.


__ADS_2