MENANTU YANG DI HINA

MENANTU YANG DI HINA
bab 54


__ADS_3

Raymon pun mencengkram leher Samuel dengan kencang hingga punggung Samuel membentur dinding,


''Kalau sampai kau menyakiti IstriKu,Aku tidak akan pernah melepaskanmu Sam ,'' ucap Raymon menatap Dingin Samuel


''Raymon lepaskan Dia,Dia bisa mati ,''Suruh Jack menepuk bahu Raymon


''Iya Raymon, lepaskan Sam,Dia tetap teman kita ,''ucap Denis menyadarkan Raymon yang dikuasai amarah


''Argh,sial !'' Teriak Raymon memukul dinding yang ada di dekat wajah Samuel,


Setelah Raymon melepas cengkraman tangannya di leher Samuel,Samuel pun terbatuk dan mengatur nafasnya kembali.


Setelah itu Samuel,Sanjaya dan anggota Blackblood keluar dari bar.


Raymon yang baru tersadar tidak melihat lexi,


''Dimana Lexi ?'' tanya Raymon yang khawatir dengan Lexi


''Lexi ke rumah sakit membawa paman Wira ,'' jawab Denis


''Syukurlah ku kira Paman Wira di bawa anggota Blackblood,'' ucap Raymon lega


Raymon melangkah menuju pintu ruangan bawah tanah dan membuka pintu itu,Raymon pun terkejut melihat ruangan bawah tanah itu kosong.


''Silvi...,'' panggil Raymon


Hening tidak ada jawaban,


''Dimana kamu Silvi ,'' ucap Raymon frustasi


''Ada apa Ray ?'' tanya Jack dan Denis bersamaan


''Silvi dan Bryan tidak ada di sini ,'' jawab Raymon mengacak rambutnya frustasi

__ADS_1


''Kita telusuri ruangan bawah tanah ini ,'' ajak Jack


Raymon,Jack,dan Denis mencari keberadaan Silvi dan Bryan di setiap ruangan yang ada di ruangan bawah tanah.


...****************...


Sedangkan di tempat lain


Di sebuah gedung tua yang tidak terurus seorang Wanita dengan mata tertutup dan kaki dan kedua tangannya terikat di kursi,


sedangkan di ruangan lain seorang Pria terikat di tiang besi dengan wajah dan tubuh penuh luka.


Dan seorang Pria yang sedang duduk di kursi sedang memegang senjata laras panjang di tangannya,Pria itu menatap tajam Pria yang terikat di riang besi,


''Siramkan air ke wajahnya ,'' suruh Pria itu kepada bawahannya


''Siap Bos ,''


Pria yang terikat di tiang besi akhirnya sadar dari pingsannya,


''Lepaskan Aku....'' Suruh wanita yang baru saja di bawa masuk ke dalam ruangan itu,


Pria yang di ikat di tiang besi terkejut melihat siapa Wanita yang baru saja di bawa masuk paksa oleh beberapa pria berpakaian hitam,


''Shella...'' ucap Aldo lirih


''Lepaskan Aku ,'' suruh Shella


''Masih ingat denganku Shella ,'' ucap Samuel tersenyum sinis melihat gadis yang baru saja di bawa masuk,


''Samuel...'' gumam Shella


Cklek

__ADS_1


Pintu ruangan pun terbuka,Sanjaya melangkah masuk dan mendekati Aldo yang di ikat di tiang besi.


''Lepasin Aku pa ,'' suruh Aldo


''Jangan panggil Aku papa ,'' bentak Sanjaya ''Aku tidak mempunyai Anak pembangkang seperti kamu ,'' lanjutnya lagi sambil mencekik leher Aldo


''Lepas pasin Aldo pa '' suruh Shella


''Aku akan bunuh Anak tidak berguna ini ,'' ucap Sanjaya


''Shella mohon pa jangan bunuh Aldo,Shella janji akan turuti apa mau papa ,'' ucap shella memohon


Sanjaya mengendurkan cengkraman tangannya yang berada di leher Aldo setelah mendengar ucapan Shella.


''Uhuk...Uhuk...''


Aldo terbatuk setelah Sanjaya melepas cengkramannya,


''Baik,Aku tidak akan bunuh Aldo,asalkan kamu mau melakukan apa yang akan Aku katakan ,'' ucap Sanjaya


''Baik pa,asalkan Papa lepaskan Aldo ,'' ucap Shella Akhirnya mau menuruti Sanjaya


''Lepaskan Putraku ,'' suruh Sanjaya


Anak buah Samuel diam saja tidak bergeming dari tempat mereka berdiri.


''Apa kalian tuli !'' bentak Sanjaya


''Mereka tidak akan mendengar perintahmu tua bangka ,'' ucap Samuel tersenyum menyeringai ke arah Sanjaya


Sanjaya terkejut Samuel berbicara seperti itu, dan lebih terkejut lagi saat anak buah Sanjaya menangkap dirinya,


Apa salah ku,padahal Aku tidak menyinggung Samuel , pikir nya

__ADS_1


__ADS_2