
Tiba-tiba......
Langkah mereka di ketahui oleh anak buah Sanjaya,
Duar....
''Akh !'' teriak Silvi yang terkejut dan jatuh pingsan
''Silvi .....!'' teriak Ahmad yang melihat Silvi jatuh di lantai
Willi mendorong Raymon menjauh dari mereka,
''Tuan muda lari ,'' suruh Willi
''Tapi paman, '' ucap Raymon
''Cepat tuan muda ,'' suruh nya lagi
Raymon ragu untuk melangkah meninggal kan mereka, Sanjaya yang geram , hampir kecolongan melangkah maju ingin mendekati Raymon yang diam mematung di dekat pintu lobi,Ahmad dengan sekuat tenaga memberontak dari beberapa orang yang memegangi ke dua lengan nya,setelah Ahmad berhasil lepas dari mereka,Ahmad menghadang Sanjaya yang ingin mendekati Raymon.
''Lari tuan muda !'' teriak Willi coba menghadang anak buah Sanjaya
''Lari nak, lari!'' teriak Ahmad yang menghadang Sanjaya
Raymon meneteskan air mata nya melihat papa dan paman nya mempertaruhkan nyawa nya untuk melindungi dia.Raymon melihat ibu nya yang lemas di lantai,tersenyum ke arah nya dan mengisyarat kan Raymon untuk segera pergi dengan menggerak kan bibir dan tangan nya,Ketika Raymon akan lari
''Akh.......!'' teriak Dita
Raymon menoleh ke belakang dan melihat ibu nya yang tertembak untuk melindungi Raymon ketika Sanjaya mengarah kan pistol nya ke arah Raymon
__ADS_1
''Mama....!''teriak Raymon menangis melihat mama nya tertembak
''Per....gi....per.....gi.....,'' ucap terbata Dita sebelum tidak sadarkan diri
''Pergi tuan muda, selamat kan diri tuan muda ,'' suruh Willi sembari melawan dari beberapa pria yang menyerang nya
Raymon pun akhir nya lari meninggal kan mereka di hotel,Raymon terus lari tanpa menengok kebelakang lagi, tidak tahu apa yang terjadi kepada papa dan paman Willi nya.
Raymon berhenti sejenak karna kelelahan,sayup-sayup Raymon mendengar langkah kaki yang kian mendekat, Raymon pun bersembunyi di balik semak-semak dan melihat Sanjaya dan beberapa orang pria sedang berhenti tidak jauh dari nya
''Cari sampai ketemu anak itu, dan bunuh dia sekalian biar menyusul keluarga nya,''suruh Sanjaya
''Baik bos ,'' jawab Black
''Kalau anak itu mati, kita bisa mengusai harta nya,'' ucap Handoko
''Kamu benar Handoko, anak itu harus mati ,'' ucap Sanjaya tersenyum miring
''Belum bos,'' jawab Hendra
''Telusuri hutan ini,'' suruh Sanjaya
Para penjahat menyusuri hutan untuk mencari di mana Raymon bersembunyi, Raymon keluar dan lari kembali agar tidak di ketahui oleh mereka,
''Itu dia bos ,'' teriak Black yang melihat Raymon lari,
Sanjaya dan beberapa pria mengejar Raymon, Sanjaya tidak segan-segan nenguluarkan pistol yang ada di balik jas nya.
DUAR.......
__ADS_1
Sanjaya melepaskan tembakan nya, dengan cepat Raymon menghindar,Raymon pun kembali bersembunyi
''Kemana lari nya?'' tanya Sanjaya
''kita cari di sekitar sini,'' ucap Handako
Raymon diam-diam melangkah mundur dan
KREK....
Raymon menginjak ranting kering dan menimbul kan suara,
Sanjaya dan Handoko saling memandang dan menoleh kebelakang dan mereka pun tertawa
Ha...Ha...Ha....
Tawa kedua nya
''Mau pergi kemana kamu Raymon,'' kekeh Sanjaya yang melihat Raymon di dekat pohon
Raymon menatap mereka berdua penuh dengan dendam
Handoko mengayun kan pistol nya ke hadapan Raymon, Raymon yang saat itu masih berusia 16 tahun, dan dia yang sendirian tidak mungkin melawan mereka semua, Raymon menoleh ke belakang yang di bawah nya terdapat jurang
''Mau lari kemana kamu Raymon ?'' tanya Sanjaya
Raymon memejamkan mata sejenak dia pun akhir nya memutus kan untuk terjun ke jurang tersebut,
Sanjaya dan Handako yang melihat Raymon memilih terjun saling berpandangan dan mereka melihat ke bawah jurang
__ADS_1
''Aku yakin pasti dia mati,'' ucap Handako tertawa dan di susul tawa Sanjaya