MENANTU YANG DI HINA

MENANTU YANG DI HINA
bab 56


__ADS_3

Jack tidak sengaja memegang lukisan itu,


Tiba-tiba lukisan itu bergesar,dan Mereka pun terkejut terdapat brangkas yang di tutupi lukisan.


Pasti yang melihat lukisan itu tidak menyangka kalau di baliknya terdapat brangkas.


Raymon menghampiri brangkas itu dan mencoba membuka kunci brangkas dengan kode yang di gunakan oleh Denis saat membuka kotak berwana coklat tadi.


Brangkas pun terbuka,


Raymon mengambil berkas berwarna Coklat,


''Coba biar gue lihat Ray ,''


Denis mengambil berkas yang ada di tangan Raymon, dan dia pun mulai membuka berkas,


''Ini bukti kejahatan Sanjata Ray ,'' ucap Denis


Raymon pun mengambil berkas itu dari tangan Denis, dan dia pun tersenyum saat membaca bukti kejahatan Sanjaya,atas penggelapan dana dan kelicikan Sanjaya di perusahaan keluarga Raymon.


''Apa rencanamu Ray ?'' tanya Jack


''Aku akan hancurkan Golden bar dan Jaya bar sekaligus ,'' jawab Raymon dengan tatapan dinginnya


''Apa kau yakin ?'' tanya Denis


''Hm...'' dehem Raymon

__ADS_1


''Kalau itu keputusanmu,Aku akan kerahkan anak buah kita untuk menghancurkan bar ini ,'' ucap Denis


''Aku serahkan masalah bar ini ke kalian berdua ,'' ucap Raymon,


Denis dan Jack menganggukkan kepalanya tanda mengerti.


Setelah Raymon mengambil surat-surat berharga peninggalan keluarganya,


''Bang,besok kau kembalikan barang antik itu ke museum ,''Suruh Raymon


''Tenang saja Aku akan urus semuanya,'' ucap Jack


Mereka pun keluar dari dalam bar.


Sesampainya Mereka di parkiran bar,


''Kau ingin ikut ke rumah sakit atau mau pulang Ray ?'' tanya Jack


''Ya sudah Aku dan Denis langsung ke rumah sakit ,'' pamit Jack


Raymon memandang mobil Jack yang kuan menjauh dari bar.


Raymon menghembuskan nafas panjang dan menengadahkan kepalanya menatap langit malam yang bertaburkan bintang-bintang.


Raymon pun mengambil gawai yang ada di saku celananya dan mencari no pak Leo,setelah ketemu diapun menekan tombol panggil,


Di deringan keduapun panggilan di jawab.

__ADS_1


''Besok Aku akan datang ke kantor ,'' ucap Raymon ketika panggilan baru tersambung,sebelum mendengar jawaban dari orang yang di telphonenya,Raymon langsung memutuskan panggilan telphonenya,


dan sudah di pastikan orang yang di sebrang sana sedang mengumpati dirinya.


Raymonpun masuk ke dalam mobil,dan setelah itu diapun melajukan mobilnya menuju kekediaman Baskoro.


''Aku harus mencari dua pelaku lagi,Aku harus memulainya dari mana ,'' gumam Raymon yang bingung harus mencari dua pelaku pembunuh orangtuanya,walaupun Silvi mengatakan papa Mereka masih hidup,Namun Raymon harus memastikan itu papa mereka atau bukan.


Sesampainya Raymon di kediamanan Baskoro, setelah pak satpam membuka pintu gerbang,Mobil yang di naiki Raymon memasuki pelataran rumah Baskoro.


Pak satpam heran melihat mobil yang baru masuk itu,


Pak satpam membulatkan matanya dengan mulut menganga saat melihat siapa yang ke luar dari dalam mobil.


Setelah pak satpam tersadar dari keterkejutannya, pak satpam pun menghampiri Raymon.


''Mobil baru Den ?'' tanya Pak satpam bernama Nurdin


''Iya pak ,teman ku menjualnya dengan harga murah ,'' jawab Raymon sambil tersenyum


Pak satpam pun mengangguk-anggukan kepalanya,


''Saya masuk ke dalam ya pak ,'' pamit Raymon


''Iya den ,'' jawab Pak satpam dan berlari kembali ke posnya lagi.


Raymon pun masuk ke dalam rumah,Dia pun bernafas lega saat melihat ruang keluarga kosong,Raymon pun langsung menuju ke kamar Alexa yang ada di lantai dua,

__ADS_1


Saat Raymon tiba di lantai dua,Raymon pun diam mematung melihat istrinya tertidur di salah satu sofa yang tidak jauh dari kamarnya,


Raymon tersenyum melihat istrinya yang tertidur.


__ADS_2