MENANTU YANG DI HINA

MENANTU YANG DI HINA
bab 115


__ADS_3

Raymon mengambil gawainya yang ada di saku celananya,Ia pun mencari nomer ponsel seorang Polisi kenalannya.


''Hallo,Jendral Sanusi ,'' sapa Raymon setelah panggilan telponnya tersambung.


Rani yang tadinya tersenyum senang saat Alexa tidak mempermasalahkannya dirinya yang tidak minta maaf.Wajahnya berubah pucat saat tahu Raymon menelpon Jendral Sanusi.


''Alexa Aku minta maaf ,'' ucap Rani terpaksa agar Raymon tidak melaporkannya.


Alexa dan Sintia tertegun saat Rani meminta maaf. Alexa tahu Rani meminta maaf dengan terpaksa, dengan begitu Ia pun menerima permintaan maaf dari Rani.


Raymon yang mendengar Rani mengucapkan kata maaf pada Istrinya tersenyum tipis.


''Saya tutup telponnya dulu Jendral Sanusi ,'' ucap Raymon sambil memutus sambungan telponnya.


Setelah mengatakan itu Rani masuk ke dalam mobil, Raymon tidak membiarkan Rani pergi dari parkiran Mall.


Dan di susul oleh Caca dan Mega juga yang meninggal kan parkiran Mall juga.


Sedangkan Pria yang duduk di kursi kerjanya melongo terkejut setelah di telpon Raymon,Pria itu tidak percaya kalau Raymon akan menghubunginya.Pria itu berkali-kali memandangi ponselnya yang telah mati.


''Sin,ini Suami Ku Raymon ,''


Alexa memperkenalkan Raymon ke Sintia.


''Sintia ,'' ujar Sintia sambil mengulurkan tangannya di hadapan Raymon.


''Raymon ,'' jawab Raymon menerima uluran dari tangan Sintia,setelah itu Ia menarik kembali tangannya.


''SuamiMu tampan juga ,'' bisik Sintia.


Alexa cuma tersenyum menanggapi bisikan dari Sintia.


Saat Mereka akan melangkah masuk ke dalam Mall.


''Tunggu Pak !'' teriak Pak Satpam sambil berlari ke arah Mereka.


''Kalian masuk dulu ke dalam nanti Aku menyusul ,'' suruh Raymon menatap Pak Satpam yang sedang berlari ke arahnya.


Alexa dan Sintia melangkah masuk ke dalam mall meninggalkan Raymon di luar.


Brugh..


Raymon tidak sengaja bertabrakan dengan seorang Pria yang sepantaran dengan dirinya.


''Maaf Saya tidak sengaja ,'' ucap Pria itu yang tak lain Albert yang ingin mengikuti Alexa masuk ke dalam Mall.

__ADS_1


Raymon cuma tersenyum menanggapi Permintaan maaf Pria itu.


Albert tersenyum menyeringai menatap punggung Raymon yang sedang berbincang dengan Satpam,Ia pun kembali melangkah masuk mengikuti Alexa dan Sintia yang sudah ada di dalam Mall.


''Pindahin dulu motor Kamu itu ,'' suruh Satpam menatap kesal Raymon.


''Saya harus parkir di mana Pak ?'' tanya Raymon bingung harus memarkirkan motornya di mana.


''Terserah tapi jangan di dekat pos Satpam Saya, merusak pemandangan saja ,'' jawab Satpam itu sambil menghina.


Raymon dengan terpaksa melangkah mendekat ke pos satpam untuk memindahkan motornya.


''Eh...Eh...Kau mau kemana ?'' tanya Pak Satpam menghentikan Raymon yang ingin melewatinya dan memarkir motornya kedalam.


''Bapak ini bagaimana si,Saya memarkir di situ tidak boleh,di sana tidak boleh,Saya harus memarkir dimana ,'' ucap Raymon yang kesal di halang-halangi Pak Satpam.


''Terserah,asal jangan di area parkir Mall ini,'' jawab ketus Pak Satpam.


''Ck ,''Raymon berdecak sebal.


Raymon memutar bola mata malas dan tidak mempedulikan teriakan Pak Satpam saat Ia melajukan motor bututnya ke area parkiran khusus pemegang Saham Mall.


Satpam itu berlari mengejar Raymon yang sudah ada di parkiran khusus Mall.


Setelah Raymon mematikan mesin motor,Raymon melangkah masuk ke dalam Mall melewati lift khusus yang mengarah ke dalam Mall.


Pak Satpam bingung yang tidak melihat pemilik motor butut itu tidak ada di parkiran khusus.


...****************...


Sedangkan Alexa dan Sintia melihat-lihat Tas branded yang ada di etalase toko yang ada di dalam mall.Alexa mengambil salah satu tas branded yang di pajang di rak.Dari arah samping seorang gadis muda juga melakukan hal yang sama dengan Alexa,yaitu memegang tas yang di pegang oleh Alexa.


Alexa tertegun menatap Gadis muda yang ada di sampingnya yang tak lain Adik dari Anton yang bernama Tika.


''Aku duluan yang menemukan tas ini ,'' ucap Tika menatap mencemooh Alexa yang bernampilan biasa saja.


''Maaf Tika,tapi saya duluan yang mengambil tas ini,'' jawab Alexa menatap balik Tika.


''Pelayan ,'' panggil Tika ke salah satu pegawai yang ada di toko itu.


Pegawai Wanita yang di panggil Tika pun melangkah ke arahnya.


''Ada apa Nona,ada yang bisa Saya bantu ,'' ucap Pegawai Wanita yang bernama Susan di baju seragamnya,sambil tersenyum ramah menatap Tika yang berpakaian glamor.


''Tolong bungkuskan tas ini ,'' ucap Tika sambil menatap sinis Alexa.sembari mengambil tas itu dari tangan Alexa.

__ADS_1


''Eh tidak bisa begitu,Tas ini duluan temanku yang ambil lo ,'' ujar Sintia sambil mengambil kembali tas yang di pegang Tika.


Susan menatap malas ke arah Alexa yang berbanding berbalik dengan penampilan Tika yang menurutnya kaya.


''Maaf Nona tapi Nona ini yang akan membayar tas ini ,'' ujar Susan sambil menunjuk Tika.


Tika tersenyum senang saat Susan membelanya.


''Silakan Nona cari tas yang harganya terjangkau yang ada di sebelah sana ,'' ucap Susan sembari menunjuk tas Kw yang harganya cuma ratusan ribu.


''Apa Maksud Kamu,Kamu pikir teman Saya tidak bisa membayar harga tas mahal ini,'' ucap Sintia tersulut emosi,yang belum mengetahui harga tas itu.


''Sudahlah Sintia Kita cari saja tas di tempat lain,'' bujuk Alexa sambil memegang lengan Sintia.


''Tidak bisa begitu,Kamu duluan yang menemukan tas itu ,'' ucap Sintia menolak untuk pergi.


Tika yang sekilas melihat harga tas itu,menelan Salivanya susah.


''Gila harga tasnya mahal sekali,ini bisa membeli satu buah mobil mewah keluaran terbaru ,'' gumam Tika dalam hati sambil menelan salivanya susah payah saat melihat harga nominal tas itu.


Tapi sudah kepalang tanggung Ia tidak mau kalah saing dengan Alexa,dulu Ia boleh kalah dengan percintaannya dengan Alexa,tapi sekarang soal harta Suaminya lebih unggul dari Suami Alexa.


''Tidak bisa ini tas harus jadi milikKu ,'' ucap Tika langsung merampas kembali tas itu dari tangan Sintia.


Sintia melotot menatap Tika yang merebut tas itu dari tangannya.


''Sudah ayo Kita pergi ,'' ajak Alexa.


Tika menatap sinis Sintia yang ingin kembali merebut tas itu lagi.


''Tapi Alexa ,''ucap Sintia


''Aku tidak bisa membeli tas itu,Kamu lihat saja harga tas itu,'' bisik Alexa.


Sintia membulatkan matanya saat melihat nominal harga tas itu.


''Kenapa Kamu tidak bilang dari tadi ,'' bisik Sintia di telinga Alexa.


Alexa cuma tersenyum menatap Sintia.


Sintia langsung terdiam tidak memperebutkan tas itu lagi.


''Tunggu,Aku yang akan membayar tas itu ,''ucap seorang Pria yang baru masuk ke dalam toko itu.


Semua yang ada di sana menoleh dan menatap terkejut pada Pria yang baru masuk ke dalam toko tas itu.

__ADS_1


__ADS_2