
Raymon menghembuskan nafas panjang setelah mengingat 10 tahun yang lalu di mana keluarga nya di bunuh.
''Paman bagaimana keadaan paman Willi ?''tanya Raymon
Wira memejamkan mata nya sejenak
Raymon yang melihat perubahan di wajah paman Wira menjadi penasaran.
''Paman wira, '' panggil Raymon menepuk bahu Wira
Wira menoleh ke samping dan melihat Raymon yang penasaran
''Apakah paman Willi masih hidup atau....?'' tanya Raymon yang menggantung pertanyaan nya
Wira pun tersenyum dan menepuk bahu Raymon ,
''Oh ya raymon nanti malam datang lah ke golden bar ,'' suruh Wira
Raymon mengernyitkan kening nya
''Kamu akan tahu jawaban nya di sana, '' ucap Wira lagi yang melihat Raymon penasaran
''Tunggu paman ,'' ucap Raymon menghentikan langkah Wira yang akan meninggal kan ruangan itu
__ADS_1
Wira tersenyum melihat raut wajah penasaran milik Raymon
''Kamu akan tahu jawaban nya nanti malam Raymon,'' ucap Wira dan melangkah pergi meninggal kan Raymon dengan berjuta pertanyaan di dalam kepala nya.
....
Setelah paman Wira pergi,
Raymon memejamkan mata nya sembari memijit pelipis nya.
''Aku harus memulai dari mana,'' gumam Raymon
''Ray ,'' panggil Denis yang baru masuk bersama Lexi
''Pria paruh baya tadi siapa Ray ?'' tanya Denis
''Dia paman Wira ,'' jawab Raymon
''Mau apa pria itu kemari ?'' tanya Lexi ''dan kenapa setelah kedatangan pria itu elo sedih ?'' tanya Lexi lagi yang melihat raut wajah Raymon yang sedih
Raymon menghembuskan nafas panjang , Raymon menepuk bahu Denis dan bergantian menepuk bahu Lexi
''Gue cabut duluan,'' ucap Raymon tanpa menjawab pertanyaan dari Lexi, Raymon melangkah ke luar dari ruangan nya,
__ADS_1
''Raymon tunggu, ada yang ingin gue sampaiin tentang Sanjaya paman loe, '' teriak Denis saat Raymon akan membuka pintu ruangan nya
Raymon diam dan menghembuskan nafas kasar saat mendengar nama Sanjaya di sebut,Tangan nya mengepal dengan kuat,Raymon berbalik menatap Denis dan menunggu apa yang akan di katakan Denis selanjut nya
''Duduk dulu ray ,'' suruh Denis
Raymon melangkah kembali ke kursi sofa dan dia pun menjatuhkan bokong nya di sofa itu.
''Cepat katakan , informasi apa yang kamu dapat kan tentang bajingan itu ?'' tanya Raymon tak sabaran
''Gue dapat informasi dari anak buah gue, siang ini dia kembali ke negara kita, dan kabar nya dia nanti malam ke golden bar bersama putri nya ,'' ucap Denis memberi tahu informasi tentang Sanjaya
''Pantas saja paman Wira menyuruh ku untuk datang ke golden bar, rupanya bajingan itu ada di sana, '' ucap Raymon tersenyum horor
Lexi dan Denis yang melihat Raymon seperti itu bergidik ngeri,
''Kami akan ikut nanti malam ke golden bar ray ,'' ucap Lexi
''Tak perlu, kalian tetap di markas ,'' perintah Raymon.
Raymon pun beranjak dari duduk nya dan keluar dari ruangan nya, sedangkan Lexi dan Denis saling memandang dan mereka pun mengangguk kan kepala nya bersamaan,mereka berdua akan diam-diam mengikuti Raymon ke golden bar nanti malam, Lexi dan Denis keluar dari ruangan Raymon menuju ke ruangan mereka masing-masing.
Raymon masuk ke dalam mobil nya,dia pun menyalakan handphone nya yang sedari pagi mati.
__ADS_1
''Sanjaya aku sudah lama menunggu kepulangan mu ke negara ini, tunggu pembalasan ku Sanjaya, kamu harus membayar atas kematian keluarga ku,'' ucap Raymon tersenyum menyeringai.