
Semua yang ada di ruangan itu cukup terkejut dengan keputusan Alexa yang mundur dari proyek itu.
''Lexa apa Kamu yakin dengan keputusan Mu itu?'' tanya Raymon memastikan
Alexa tersenyum menatap Raymon
''Ya Aku yakin dengan keputusan Ku itu ,''jawab Alexa sembari tersenyum
''Alexa coba kau pikir lagi dengan keputusan Mu itu ,'' ujar Baskoro
Gurat kecemasan tercetak di wajah tuanya.
''Iya Alexa pikirkanlah baik-baik keputusan Mu itu, jangan mangambil keputusan seperti itu di saat Kamu sedang emosi lexa ,'' bujuk Ratih sembari mengusap bahu Alexa
''Tapi ma....''
''Sebaik nya kamu istirahat,ini sudah malam,dan kita bisa bicarakan lagi besok pagi,''
Ratih pun beralih menatap Raymon.
''Bawalah Alexa masuk ke dalam kamarnya ,'' suruh Ratih
''Iya ma,'' jawab Raymon sembari membawa Alexa menaiki anak tangga.
Ratih menatap tajam pada Cassy yang hendak mengeluarkan suaranya,dan mengisyaratkan untuk diam dengan gerakan tangan ratih yang Ia letakkan di depan mulutnya.
__ADS_1
Cassy yang kesal,berlalu pergi menuju ke dapur untuk mengambil air minum,Ia butuh yang air yang dingin untuk meredam emosinya.
Rani pun yang kesal dengan sikap mertuanya,Ia pun memilih menyusul Cassy ke dapur.
*
*
Sedangkan di kamar Alexa,
Raymon mendudukkan Alexa di pinggiran tempat tidur,
''Aku siapkan air untuk Kamu mandi ,'' ucap Raymon sembari berlalu pergi.
Alexa menghentikan langkah Raymon dengan memegang pergelangan tangannya,Raymon berbalik dan bersimpuh di depan Alexa.
''Apa keputusanKu sudah benar untuk mundur dari proyek itu ?'' tanya Alexa balik
Raymon menghembuskan nafas panjang mendengar pertanyaan dari Alexa,Ia pun berdiri dan berpindah duduk di samping Alexa.
Alexa menatap Raymon,menunggu jawaban yang akan keluar dari bibir Raymon.
''Lexa,Kamu tahu sendiri kalau kamu mundur dari proyek itu,Kamu akan terkena denda,'' ucap Raymon sembari mengusap punggung tangan Alexa
Alexa menghembuskan nafas kasar saat teringat surat kontrak kerja sama pembangun proyek yang sudah Ia tanda tangani dengan pemilik perusahaan itu. Alexa pun menganggukkan kepalanya tanda jawaban iya.
__ADS_1
''Apa Kamu akan tetap mundur dari proyek itu ?'' tanya Raymon
''Entahlah Aku bingung,'' jawab Alexa
''Kalau Kamu mau mundur dari proyek itu, Aku punya sedikit tabungan untuk menambah bayar denda proyek itu ,'' ucap Raymon sembari mengeluarkan kartu sakti miliknya yang ada di dalam dompet.
Alexa menatap terharu ke arah Raymon yang ada di sampingnya,tanpa di suruh air matanya jatuh membasahi pipinya.
''Hai,kenapa kok malah nangis ,'' ucap Raymon sembari mengusap air mata Alexa dengan jempol tangannya.
''Ini air mata bahagia tahu ,'' kekeh Alexa langsung menghambur di pelukan Raymon.
Raymon yang terkejut dan belum siap menerima pelukan dari Alexa hingga Mereka terjatuh dari tempat tidur.
BRUGH
Raymon dan Alexa jatuh di lantai dengan posisi Alexa jatuh tepat di atas tubuh nya,tatapan mata mereka bertemu,entah siapa yang memulai duluan,Raymon dan Alexa saling berciuman,Raymon memperdalam ciumannya,Raymon menggigit kecil bibir bawah Alexa hingga Alexa membuka bibirnya,lidah mereka saling membelit,dan saling bertukar saliva.
Cukup lama mereka saling berciuman,Raymon melepas tautan bibir mereka dan tersadar dengan apa yang barusan terjadi.
Alexa yang malu buru-buru bangun dari atas tubuh Raymon,begitupun dengan Raymon dia pun buru-buru berdiri dan ingin menenangkan Adik kecil nya yang sudah berdiri,tanpa mengeluarkan suara Raymon buru-buru masuk ke dalam kamar mandi.
Alexa menatap bingung punggung Raymon hingga hilang di balik pintu.
''Kenapa Dia ?'' apa Dia marah karna kami tadi berciuman ,'' gumam Alexa yang bingung dengan sikap dingin Raymon.
__ADS_1
Alexa mengendikkan bahunya tak peduli dengan sikap Raymon,lalu Ia pun memutuskan untuk mengganti baju nya saja,setelah ia memakai piyama,Ia pun naik ke atas ranjang empuknya.Sesekali Ia melirik pintu kamar yang masih tertutup rapat,seperti tidak ada tanda-tanda orang yang di dalam akan segera ke luar dari dalam kamar mandi.
Alexa menghembuskan nafas kasar,Ia pun lalu menarik selimut hingga sebatas dada,dan Ia pun segera memejamkan matanya karna lelah.Ia pun tak tahu apa yang di lakukan Raymon di dalam kamar mandi sampai membutuhkan waktu lama.