
Sanjaya setelah memastikan anak buah nya membawa Pria paruh baya yang duduk di kursi roda ke ruangan lain,Sanjaya mengeraskan rahang nya saat melihat di layar monitor Wira menghianati nya.
Sanjaya pun memencet tombol tanda bahaya yang menghubung kan ke mafia Blackblood yang lokasi nya tidak jauh dari bar milik nya,setelah Sanjaya memastikan Ketua dari Blackblood menangkap sinyal dari nya dan segera bergerak membantu nya untuk melawan para penyusup.
Sanjaya langsung menuju di mana mereka berada.
...****************...
Sedangkan di tempat lain,malam itu sedang ada transaksi jual beli senjata di salah satu bar yang tidak jauh dari GOLDEN BAR,
Disebuah ruangan VVIP,ada seorang pria berbadan tegap,bermata tajam sedang duduk sembari menghisap rokok dan menyilangkan kakinya.
Di sisi kiri dan kanannya terdapat wanita-wanita berpakaian seksi yang sengaja untuk menemaninya,
Dia adalah ketua BLACKBLOOD,umur pria itu tidak jauh dari Raymon,pria itu bernama Samuel
Di depan nya terdapat pria muda yang usianya tidak jauh berbeda dengan dirinya,cuma lebih tua tiga tahun dari Samuel.
Mereka sedang melakukan transaksi jual beli senjata.
''Tuan Sam ,''panggil bawahannya
''Hm..''
Samuel cuma menjawab dengan berdehem dan melihat sekilas ke arah bawahannya,dan pria itu meminta kepada salah satu wanita untuk menuang wine kedalam gelasnya.
__ADS_1
Wanita yang di sisi kirinya dengan sigap menuang wine ke gelas tuannya,
''Tuan ada tanda bahaya yang di kirimkan oleh Sanjaya ,''lapor bawahannya sembari menundukkan kepalanya,bawahannya tidak berani melihat expresi dari Tuannya.
Samuel meremas gelas yang dipegangnya hingga hancur berkeping-keping,
''Sialan...''umpat Samuel
Pria itu tidak peduli dengan tangannya yang terkena pecahan gelas,Samuel langsung berdiri sehingga membuat wanita yang ada di sisi kiri dan kanannya terbentur sandaran sofa.
''Kerahkan anak buah mu ke Golden bar ,''
Samuel memerintahkan bawahan nya untuk mengumpulkan anak buah nya dan pergi ke Golden bar.
''Tuan Haider,mohon maaf untuk transaksi kali ini saya serahkan kepada orang kepercayaan saya,saya harus segera pergi ada hal yang lebih penting yang segera saya urus,''pamit Samuel
...----------------...
Sedangkan Denis dan Lexi bertemu dengan Jack di lantai yang menghubungkan ruang bawah tanah.
''Kenapa kalian ada di sini ?''tanya Jack
''Kami kesini ingin membantu Raymon bang ,'' jawab Lexi
''Raymon di mana bang ?'' tanya Denis
__ADS_1
''Kami tadi berpisah,jadi Abang tidak tahu dia berada di mana ,'' jawab Jack
''Kita harus segera mencarinya bang,'' ucap Lexi
''Bang,apa jangan-jangan Raymon ada di ruangan itu, karna aku melihat tadi beberapa pria berpakaian hitam berlari ke ruangan itu,'' tunjuk Denis ke salah satu ruangan yang menghubungkan ruang bawah tanah
''Ayo kita cari kesana ,''ajak Jack
Dan di jawab anggukan oleh Denis dan Lexi
Mereka pun melangkah menuju ke ruangan yang menuju ruangan bawah tanah,tiba-tiba langkah mereka di hentikan oleh pelayan bar.
''Maaf Tuan,anda mau kemana ?'' tanya pelayan pria
''Kami ingin masuk ke dalam sana ,'' jawab Denis
''Maaf Tuan,ruangan ini tidak bisa di masuki oleh sembarang orang,hanya orang yang berkepentingan saja yang bisa masuk ke dalam ruangan itu ,'' jelas pelayan itu
''Jadi kami tidak bisa masuk ke dalam ruangan itu ?'' tanya Lexi memastikan
''Maaf Tuan,tidak bisa,'' ucap pelayan itu dengan masih tersenyum
Lexi,Jack dan Denis melangkah mundur dan menjauhi tempat yang mereka curigai kemungkinan Raymon ada di ruangan itu,mereka pun mengatur strategi untuk bisa masuk ke dalam ruangan itu,
Saat mereka sedang mengatur strategi,Denis tidak sengaja melihat seorang pria yang tidak asing di mata nya,Dia pun heran kenapa pria itu ada di sini, dan sebenarnya mau apa pria itu ada di sini,
__ADS_1
Apa ada hubungan nya dengan Sanjaya atau Raymon yang ada di bar ini.