MENANTU YANG DI HINA

MENANTU YANG DI HINA
bab 55


__ADS_3

Raymon sudah mencari ke setiap ruangan yang ada di ruang bawah tanah,tapi Silvi dan Bryan belum juga ketemu.


''Ayo kita keluar Ray,pasti Silvi sudah keluar dari tempat ini ,''ucap Jack


''Iya Ray,dan kita segera susul Lexi dan paman Wira ke rumah sakit ,'' Ajak Denis


Raymon menghembuskan nafas kasar,Akhirnya Mereka keluar dari ruangan bawah tanah.


Tiba-tiba handphone Raymon berbunyi,Raymon mengambil handphonenya yang ada di saku celana dan dia pun membaca pesan singkat yang di kirimkan oleh Samuel.


''Dari siapa Ray ?'' tanya Denis


''Dari Sam ,'' jawab Raymon


''Mau apa dia ?''tanya Jack


''Besok malam dia ingin bertemu ,'' jawab Raymon


''Kamu ingin menemuinya Ray ?'' tanya Denis


''Hm...,'' Raymon cuma menjawab dengan berdehem,


''Tunggu ,'' suruh Raymon dan menghentikan langkahnya di depan pintu ruangan yang sedikit terbuka.


''Ada apa Ray ?'' tanya Jack


Raymon tidak menjawab,dia pun masuk ke dalam ruangan itu,


Sedangkan Jack dan Denis saling berpandangan,dan akhirnya mereka pun ikut masuk ke dalam ruangan itu,


''Ruangan apa ini ?'' tanya Denis yang melihat di dalam ruangan terdapat banyaknya sekali komputer dan beberapa alat-alat medis di dalam ruangan itu.

__ADS_1


Raymon pun mengendikkan bahunya,


''Lihat itu di sana ,'' tunjuk Jack di sebuah sudut ruangan


Raymon dan Denis melihat ke arah yang di tunjuk Jack,Mereka melihat seorang Pria berpakaian Jas putih tergeletak di lantai dengan luka tembak di dada dan kepalanya.


''Dia sudah mati ,'' ucap Jack setelah memeriksa Pria yang mereka yakini seorang ilmuwan


''Sanjaya biadab ,'' umpat Denis


Raymon melihat lemari besi yang terkunci,dia pun mendekat dan mencoba membuka lemari besi itu.


Setelah lemari besi terbuka,Raymon melihat banyak nya Senjata dan barang-barang antik.


''Ini pasti barang curian ,'' duga Denis


''Kamu benar Denis,kita harus mengembalikan barang-barang curian ini ke Musuem ,'' ucap Raymon


Ia meniup kotak itu karna banyaknya debu di atasnya.


Denis dan Jack yang melihat Raymon memegang kotak berwarna coklat pun menghampirinya.


''Kotak apa itu Ray ?'' tanya Jack


''Entah bang,Aku juga tak tahu ,'' jawab Raymon


''Sepertinya kotak ini sudah lama sekali ,'' duga Denis


''Kamu benar,Sepertinya merekapun tak tahu kalau ada kotak itu di situ ,'' ucap Jack juga


''Sini Ray biar Aku yang buka kotak itu ,'' ucap Denis sembari mengadahkan tangannya meminta kotak yang sudah usang itu.

__ADS_1


Raymonpun memberikan kotak itu ke tangan Denis,


Setelah Denis menerima kotak itu,Dia pun meletakkan kotak itu di atas meja,Denispun mencoba memecahkan kode-kode itu dengan keahliannya.


Satu kali denis memasukkan kode angka ke kotak kayu itu gagal,


''Sial...'' umpat Denis


''Ray ulang tahun Silvi tanggal berapa ?'' tanya Denis


''Tanggal 572002 ,'' jawab Raymon


Denis mencoba memasukkan angka itu namun kembali gagal,


''Aku yakin pasti kali ini benar ,''gumam Denis


Denispun memejamkan mata sejenak setelah itu dia pun memulai memencet angka-angka yang ada di dalam pikirannya,


''Yes berhasil !'' teriak Denis senang


Denispun membuka kotak itu,


Raymon dan Jack terkejut melihat isi di dalam kotak itu.


Jack pun mengambil kertas putih yang ada di dalam kotak itu,


''Ini surat berharga Ray yang di tujukan untuk kamu ,'' ucap Jack sambil menyerahkan Surat berharga itu ke tangan Raymon


''Huh, Syukurlah Sanjaya tidak menemukan surat ini ,'' ucap Denis betnafas lega.


Saat Jack tidak sengaja memegang lukisan itu,

__ADS_1


Tiba-tiba lukisan itu bergeser,dan Mereka pun terkejut melihat apa yang ada di hadapan Mereka.


__ADS_2