MENANTU YANG DI HINA

MENANTU YANG DI HINA
bab 119


__ADS_3

Riri yang tersadar dari keterkejutannya,menatap Susan yang sedari dari terdiam.


''Sudah tunjukkan saja tas paling mahal di toko ini ,'' ujar Albert yang sedari tadi diam.


''Iya benar,Kami juga ingin melihat tas itu ,'' timpal Tika yang baru sadar dari keterkejutannya yang mengetahui harga tas mencapai 3,6 milyar rupiah itu.


''Kalau tas itu rusak apa kalian sanggup untuk mengganti kerugian tas itu ?'' tanya Riri menatap Albert dan Tika.


''Biarkan Pria itu yang mengganti tas itu ,'' jawab Albert menatap Raymon,Ia ingin tahu reaksi Raymon saat Ia mengatakan Raymonlah yang akan mengganti kerugian apabila tas itu rusak.


''Apa benar Tuan,Anda akan mengantinya?'' tanya Riri menatap malas ke arah Raymon yang berpenampilan biasa saja.


Raymon menganggukkan kepalanya tanda jawaban iya.


Riri nampak ragu untuk mengambil tas yang baru tadi pagi di bawa madam Sandrina.


''Aku tidak yakin Pria ini bisa mengganti rugi tas itu kalau rusak,lihat saja pakaiannya saja cuma harga ratusan ribu ,'' bisik Susan saat baru tersadar dari lamunannya.


''Iya Kau benar,'' jawab Riri. ''Kalau Pria itu Aku percaya Dia bisa mengganti rugi kalau tas itu rusak ,'' lanjutnya lagi menatap Pakaian Albert yang mencapai jutaan.


''Cepatlah Ambil tas itu ,'' suruh Albert yang sudah tak sabar untuk mempermalukan Suami Alexa.


''Baiklah tunggu sebentar ,'' ucap Susan dengan terpaksa.


''Tapi Mbak....,'' cegah Riri ketika Susan ingin masuk ke dalam ruangan.


''Tenang saja,lagian ada yang akan mengganti rugi kalau tas itu rusak ,'' jawab Susan sambil berlalu pergi masuk ke dalam ruangan madam Sandrina.


Sintia dan Alexa saling berpandangan saat Susan masuk ke dalam salah satu ruangan.Sintia menelan salivanya susah saat ada tas yang lebih mahal lagi dari ke dua tas yang di perlihatkan oleh Susan tadi.


''Kamu jangan berbicara omong kosong lagi,Ayo Kita secepatnya pergi dari sini ,'' ajak Alexa sambil berbisik.


''Kamu tenang saja,Aku mampu membayarnya ,'' jawab Raymon sambil tersenyum menatap Alexa,


''Tidak usah berbicara omong kosong ,'' hardik Alexa.


''Kamu tenang saja,Aku bisa mengatasinya ,'' jawab Raymon.


''Ist Kau ini,Aku tidak mau ikut campur lo kalau Kau tak mampu membayarnya ,'' ketus Alexa menatap sebal Raymon yang di anggapnya berbicara omong kosong.


Tidak lama kemudian Susan keluar dari dalam ruangan madam Sandrina.Dengan wajah yang di tekuk Susan membawa tas itu ke hadapan Mereka.

__ADS_1


Tas Boarini Milanesi Parva Mea.



''Tas ini terbuat dari kulit buaya semi-shiny.Di lengkapi 10 emas putih berbentuk kupu-kupu,dan tutup tas yang di lapisi berlian,'' ucap Susan sambil menjelaskan tas yang di pegangnya.


''Harga tas ini berapa?'' tanya Raymon sambil mengambil tas yang di pegang Susan.


''Harga tas ini 90 miliar rupiah,'' jawab Susan sambil menatap waspada tas yang di pegang Raymon,Susan takut tas itu akan rusak.


''Apa,90 miliar rupiah ,'' ucap Sintia yang terkejut dengan harga tas itu.


''Benar Nona,dan tas ini cuma hanya di produksi 3 buah saja di dunia lo Nona ,'' ucap Riri tersenyum,dan sesekali Ia menatap tas yang di pegang oleh Raymon.


Ia takut tas itu nantinya rusak.


Raymon mengangguk-anggukkan kepalanya setelah mendengar penjelasan dari kedua Wanita pegawai di dalam toko itu.


''Kamu mau tidak tas ini ?'' tanya Raymon sambil menatap Alexa yang sedari bengong dengan harga tas itu.


Sintia menyenggol lengan Alexa,Alexa pun tersadar dan menatap Sintia.


''Ist Kau ini,Itu Kau mau tas yang harganya 90 miliar ?'' tanya Sintia sambil menunjuk tas yang di pegang Raymon.


''Eh,Kau bercanda itu harganya sangat mahal lo ,'' bisik Alexa.


''Lexa,Kau mau tidak tas ini ?'' tanya Raymon lagi.


Alexa menggelengkan kepalanya.


''Kita cari saja tas yang lain ,'' ucap Alexa.


''Ini,IstriKu tidak tertarik dengan tas model seperti itu ,'' ucap Raymon sambil mengembalikan tas yang harganya 90 miliar ke pegawai toko yang bernama Susan.


Susan menerima tas itu,dan menatap kesal Raymon.


''Eh Kau,bilang saja Kau tidak mampu untuk membayar tas itu,pura-pura bilang istriMu tidak menginginkan tas itu ,'' ucap Rico sambil menggelengkan kepalanya,yang menganggap Raymon berpura-pura mencari tas yang paling mahal.


''Kalau Aku jadi Suaminya sudah ku belikan tas yang harganya 90 miliar ,'' ucap Albert tersenyum sinis menatap Raymon.


Raymon tersenyum tipis menatap Albert.

__ADS_1


Sedangkan Tika Shok mendengar harga tas 90 miliar.


''Kalau Kau mau belikan saja untuk IstriMu Tika ,'' geram Sintia.


Rico terdiam,Rico tidak mungkin bisa membelikan Tika tas dengan harga 90 miliar,bisa-bisa perusahaannya bangkrut dalam sekejab kalau Ia membeli tas itu.


Tika tersenyum menatap Rico,Ia berharap Rico akan membelikan tas yang harganya 90 miliar.Kalau itu sampai terjadi Ia bisa menang dari Alexa dan Sintia.


''Bagaimana Apa Kau sanggup ?'' tanya Sintia yang melihat Rico diam saja.


Rico terdiam dan tertegun mendengar pertanyaan dari Sintia,Ia tidak mungkin mengatakan tidak sanggup membeli tas itu,bisa di tertawakan Sintia dan Alexa.


''Ha...ha...,jangankan harga tas yang 90 miliar,kalau ada yang lebih dati harga tas itu aku akan membelinya ,'' jawab Rico sambil tertawa.''Tapi sayangnya tidak ada harga tas yang di atas 90 miliar,'' lanjutnya lagi.


Alexa tersenyum kecut menatap Rico yang mampu membayar harga tas di atas 90 miliar.


''Coba buktikan jangan berbicara omong kosong ,'' ujar Sintia sambil menggelengkan kepalanya tidak percaya dengan omongan Rico.


''Pasti SuamiKu mampu untuk membayarnya ,'' ucap Tika membanggakan Suaminya yang kaya.


''Kau yang bernama Riri kemari Aku ingin membayar tas itu ,'' ujar Raymon sambil menunjuk Riri untuk mendekat ke arahnya.


Riri bingung dan tidak menghiraukan ucapan Raymon yang menurutnya hanya membual.


Ke dua pegawai menghampiri Rico dan Tika,Mereka tidak menghiraukan Raymon yang ingin membayar tas yang harganya 90 miliar itu.


Raymon tersenyum kecut menatap Riri yang tidak mau mendekat ke arahnya,malahan Ia mendekati Rico dan Tika yang belum tentu mau membayar tas itu.


''Hai tukang bengkel,memangnya Kau punya uang untuk membayar harga tas itu ?'' tanya Tika menatap remeh Raymon.


''Tuan jadi kan membayar tas ini ?'' tanya Susan tersenyum manis menatap Rico dan Tika.


''Itu,Biarkan Mereka yang membayar tas ini,Aku ingin melihat Mereka mampu tidak membayarnya ,'' jawab Rico tersenyum kikuk menatap ke dua pegawai yang ada di depannya.


Ke dua pegawai itu menatap ragu Raymon,Susan dan Riri saling berpandangan.


''Kau saja yang pergi ke sana ,'' suruh Susan.


''Tidak,Kau saja ,'' elak Riri tidak mau mendekat ke arah Raymon.


''Ada apa ini,kenapa semua berkumpul di sini ?'' tanya seseorang yang baru masuk ke dalam toko.

__ADS_1


__ADS_2