MENANTU YANG DI HINA

MENANTU YANG DI HINA
118


__ADS_3

''Coba Aku ingin lihat tas mana yang ingin di beli sama istriKu ,'' ucap Raymon menatap pegawai toko itu.


Pegawai toko itu pun mengambil kembali tas yang di letakkan di atas rak lemari.


Pegawai toko yang bernama Susan itu menyodorkan tas itu ke hadapan Raymon.


Raymon menerima tas itu dan membolak balikkan tas itu.Ia pun tersenyum tipis menatap tas yang ada di tangannya.


Tas Louis Vuitton Tribute Patchwork Bag.



Tas yang di perebutkan.


Terbuat dari kain perca dengan menggunakan 15 pola Louis Vuitton yang berbeda-beda.Tas ini hanya tersedia 20 item saja di seluruh dunia.Harga tas ini 580 juta rupiah.


''Apa ada tas yang lebih mahal dari tas ini ?'' tanya Raymon sambil meletakkan tas itu ke susan kembali.


Susan dengan terpaksa mengambil dua tas yang harganya mencapai milyaran rupiah.


Alexa tertegun menatap Raymon,Alexa menggelengkan kepalanya agar Raymon tidak berbicara omong kosong lagi.


Raymon cuma menanggapinya dengan tersenyum.


''Biarkan saja,Dia pasti tidak akan mampu membayarnya,'' ucap Rico tersenyum sinis menatap Raymon.

__ADS_1


Susan kembali dengan membawa 2 tas yang harganya milyaran.


Tas Hermes Matte Crocodile Birkin Bag.



''Tas kulit ini terbuat dari kulit buaya asli dan memiliki balutan berlian putih senilai 10 karat.Harganya sekitar 1,6 miliar rupiah ,'' jawab Susan sambil terpaksa mengatakan harga tas itu.


Raymon cuma mengangguk-anggukan kepalanya tanda mengerti


Tas Lana Mark Cleopatra Bag.



''Tas ini di balut dengan kulit buaya perak metalik dan pada bagian tali di taburi 1500 berlian hitam dan putih dalam emas putih seberat 18 karat ,'' jelas Susan tersenyum menatap Tika dan Suaminya berbeda ketika menjelaskan kepada Raymon dan Alexa yang pegawai itu yakini Mereka tidak akan mampu membayar harga tas yang harganya sampai miliaran rupiah.


''Harga tas ini mencapai 3,5 miliar rupiah ,'' jawab Susan masih menampilkan senyum yang manis kepada pasangan Suami Istri kaya yang ada di hadapan.


Tika dan Rico saling berpandangan mereka menelan saliva Mereka dengan susah saat mendengar harga tas yang di pegangnya.


''Kau ingin membohongi Kami ya,masa harga tas sekecil ini 3,6 miliar pasti Kamu berbohong ,'' seru Rico tidak percaya dengan harga tas itu.


Susan masih sabar menghadapi pelanggan yang menurutnya kaya itu,Ia kembali tersenyum dan menjelaskan tentang tas yang di pegangTika.


''Walaupun tas ini tergolong kecil,bobotnya cukup berat karena di balut dengan berlian dan emas asli ,'' jawab Susan masih menampilkan senyum manis.

__ADS_1


Alexa dan Sintia membulatkan matanya terkejut saat mendengar harga tas yang sampai milyaran rupiah. Kalau saja Alexa tidak memegangi Sintia,mungkin Sintia sudah pingsan saat mendengar harga tas itu yang mencapai milyaran.


''Apa ada yang lebih mahal lagi dari ke dua tas ini ?'' tanya Raymon yang masih belum puas dengan harga tas yang di tunjukkan.


Mereka yang di sana terdiam dan tertegun menatap Raymon.


''Tunggu sebentar,kebetulan ada tas yang baru datang pagi tadi ,'' jawab Susan setelah tersadar dari keterkejutannya.


Raymon menganggukkan kepalanya dan Ia pun lalu duduk di bangku yang tidak jauh dari Mereka.


''Riri...,'' panggil Susan kepada rekan kerjanya yang sedang melayani pelanggan lain.


Pegawai yang bernama Riri menoleh ke arah Susan.


''Iya mbak ,'' jawab Riri setelah berpamitan dengan pelanggan,dan Ia pun menghampiri Susan yang tidak jauh darinya.


''Kamu ambilkan tas yang di simpan Madam tadi pagi ,''suruh Susan.


''Tapi Mbak,tas itu baru datang tadi pagi,dan Madam belum menyuruh Kita untuk menjualnya ,'' ucap Riri ragu-ragu.


''Hubungi Madam Sandrina Aku melihat tas yang mahal itu ,'' ujar Raymon yang melihat Riri enggan untuk mengambil tas itu.


Riri dan Susan terkejut dengan Pria yang berpenampilan biasa saja,Mereka tidak menyangka kalau Pria itu mengenal madam Sandrina pemilik toko dan butik di dalam Mall itu.


Albert tersenyum kecut menatap Raymon yang pura-pura ingin memamerkan kekayaannya di depan dirinya.

__ADS_1


''Aku ingin melihat sejauh mana Kau berpura-pura kaya di depanKu ,'' ucap Albert dalam hati.


__ADS_2